Begini Tips Sehat Mengonsumsi Makanan Bersantan

daging-santan-doktersehat
Photo Source: Twitter/infosumbar

DokterSehat.Com– Hari Raya Idul Adha identik dengan makanan bersantan dan terbuat dari bahan daging-dagingan. Hal ini disebabkan oleh melimpahnya daging hewan kurban yang bahkan bisa kita olah hingga berhari-hari. Banyaknya makanan bersantan dan daging-dagingan ini bisa memicu dilema tersendiri karena meskipun memiliki rasa yang enak, makanan bersantan jika dikonsumsi dengan berlebihan bisa menyebabkan masalah kolesterol tinggi.

Porsi makanan yang kita konsumsi adalah kunci utama untuk mencegah datangnya kenaikan kolesterol dalam tubuh. Meskipun enak, pastikan untuk tidak mengonsumsi makanan bersantan dan daging-dagingan dengan berlebihan. Menurut laman Verrywell Fit, di dalam 1 sendok makan santan saja sudah menyediakan 3,2 gram lemak jenuh. Hal ini berarti, ada baiknya kita membatasi asupan santan hingga maksimal 1 cangkir saja dalam sehari.

Selain membatasi konsumsi santan dan daging-dagingan agar tidak berlebihan, ada baiknya kita juga tidak melupakan asupan sayur dan buah-buahan. Tak hanya membantu perut menjadi lebih kenyang karena kaya akan kandungan serat, mengonsumsi sayur dan buah juga bisa membantu kita untuk mencegah datangnya kolesterol tinggi akibat konsumsi makanan daging-dagingan dan bersantan.

Pakar kesehatan juga meminta kita untuk tidak memanaskan makanan bersantan berulang kali. Lemak sehat yang awalnya ada dalam santan bisa berubah menjadi lemak jahat jika kita terus memanaskannya kembali hingga berkali-kali. Sekali atau dua kali memanaskannya masih dianggap aman untuk dilakukan, namun ada baiknya memang kita memasak daging-dagingan dan makanan bersantan dalam porsi yang tidak terlalu besar sehingga kita tidak perlu memanaskannya hingga berulang kali.