Makan Camilan Kemasan Juga Bisa Sehat, Begini Caranya!

doktersehat-makanan-ganggu-kesehatan-tulang

DokterSehat.Com– Seberapa sering Anda mengonsumsi camilan kemasan? Kini kita tentu semakin mudah memperoleh camilan dalam kemasan karena cukup banyak tersedia di pasaran.

Banyaknya jenis makanan, minuman dan camilan kemasan memang membuat kita seakan sulit untuk tidak memilih camilan kemasan sebagai pilihan makanan sehari-hari.

Akan tetapi, camilan kemasan juga tidak boleh dikonsumsi dengan asal, hal ini disebabkan camilan kemasan cenderung memiliki penambahan pengawet yang akan membuat produk memiliki masa simpan yang lebih lama.

Lantas, bagaimana cara sehat saat mengonsumsi camilan kemasan?

Kandungan zat dan gizi yang ada pada camilan kemasan

Dibandingkan dengan makanan, misanya kornet, makanan kaleng, roti atau minuman kemasan, camilan kemasan memiliki kandungan zat dan gizi utama yang berbeda. Mengapa?

Camilan kemasan memiliki bahan baku berupa makanan berkarbohidrat, baik umbi atau tepung, yang diolah dengan proses indistri dengan tambahan banyak natrium dan gula buatan.

Tidak hanya itu, camilan kemasan, utamanya keripik, kacang, atau jajanan lain yang digoreng, akan memiliki kandungan lemak trans.

doktersehat-keripik-junk-foodNatrium, gula buatan, dan lemak trans adalah kombinasi jenis bahan makanan yang harus dibatasi konsumsinya dalam minuman sehari-hari.

Hal ini yang membuat konsumsi camilan kemasan menjadi harus diatur cara mengonsumsinya, mengingat asupan natrium, gula dan lemak trans, dapat mengganggu kadar tekanan darah, gula darah dan nilai kolesterol dalam tubuh.

Lantas, bagaimana cara sehat mengonsumsi camilan kemasan?

Cara sehat untuk mengonsumsi camilan kemasan adalah dengan cara melakukan pemilihan jenis, memerhatikan kandungan gizi dan membatasi porsinya.

Untuk lebih jelasnya, yuk sama-sama kita simak tips sehat mengonsumsi camilan kemasan di bawah ini!

1. Pilih camilan kemasan yang diolah dengan metode panggang

Belakangan ini sudah cukup banyak jenis jajanan yang mulai menggunakan metode panggang sebagai metode pengolahan produknya.

Hal ini sangat baik untuk kita jadikan pilihan camilan kemasan yang sehat, mengapa?

doktersehat-keripik-buah-sayur
Photo Credit: Your Best Digs

Makanan yang diolah dengan metode panggang tentu akan menggunakan minyak yang lebih sedikit. Hal ini yang kemudian dapat membuat kadar lemak trans dalam camilan kemasan menjadi lebih rendah.

Perlu diketahui, lemak trans adalah jenis lemak yang sangat berbahaya untuk tubuh karena tidak hanya bersifat meningkatkan kolesterol jahat, namun juga mengurangi kadar kolesterol baik dalam tubuh.

Jadi, usahakan untuk selalu memilih camilan kemasan yang digunakan dengan metode pengolahan rendah lemak, ya.

2. Perhatikan kandungan gula dan natrium pada camilan kemasan

Untuk membatasi asupan gula dan natrium yang tinggi pada camilan kemasan, Anda bisa melakukannya dengan memerhatikan kandungan keduanya pada informasi nilai gizi yang ada pada kemasan luar camilan.

label-makanan-lemak-doktersehat
Photo Credit: www.tumblr.com

Usahakan untuk memilih camilan dengan kandungan natrium dan gula yang lebih rendah daripada camilan lainnya yang sejenis, ya. Hal ini akan sangat efektif untuk menekan asupan gula buatan dan natrium yang bisa merugikan tubuh jika dikonsumsi berlebihan.

3. Konsumsi camilan kemasan sesuai takaran jumlah saji yang dianjurkan

Pernahkah Anda memerhatikan, bahwa dalam setiap camilan kemasan, ada anjuran porsi yang bisa kita jadikan batasan jumlah seberapa banyak camilan tersebut harus dikonsumsi?
doktersehat-shopping-label-makanan-kadaluarsaYa, setiap camilan kemasan memiliki anjuran takaran saji pada setiap kemasannya. Hal ini bisa dengan mudah Anda manfaatkan untuk mengontrol porsi saat mengonsumsi camilan kemasan tersebut.

Selalu perhatikan, berapa takaran saji sebelum memakan camilan tersebut. Misalnya satu camilan dianjurkan untuk dikonsumsi 2 porsi atau 2 saji, maka Anda sebaiknya mengonsumsi makanan tersebut bisa dikonsumsi untuk 2 orang dalam, atau Anda bisa mengonsumsi masing-masing 1 porsi untuk 2 hari. Hal ini tentu cukup mudah dilakukan, bukan?

4. Batasi konsumsi camilan kemasan dalam satu hari

Lazimnya, Anda memiliki 3 kali waktu makan utama dan 2-3 kali waktu makan camilan. Agar Anda bisa mengontrol asupan camilan kemasan, akan lebih baik jika Anda hanya memilih paling banyak 2 kali waktu makan camilan untuk jenis makanan kemasan, ya.

doktersehat-keripik-sehat
Photo Credit: Flickr.com/Guilia Carradori

Hal ini tentu akan sangat efektif mengontrol asupan camilan kemasan dalam tubuh. Akan tetapi, akan lebih baik jika frekuensi konsumsi camilan kemasan tidak terlalu sering, ya.