Terbit: 20 April 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Sudah menjadi rahasia umum jika anak kerap tidak mau makan sayur dan buah. Padahal sayur dan buah merupakan bahan makanan yang sangat baik untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral anak. Untuk itu kita harus tahu bagaiamana mengolah sayur dan buah yang tepat agar anak tidak lagi takut makan sayur.

US Departement of Agriculture
memberikan beberapa tips agar anak bisa mengonsumsi buah dan sayur dalam berbagai olahan, diantaranya:

Tips Olahan Sayur Dan Buah Untuk Anak

1. Membuat kreasi dari smoothies

Ajak anak mengkreasikan buah dan sayur menjadi smoothies, anak tentu tertarik jika kita ajak memotong atau mencampurkan buah menjadi smoothies. Pilih warna buah yang beragam dan cocok dicampurkan sehingga anak akan lebih tertarik untuk ikut membuat.

2. Pilih olesan untuk makanan dari buah

Anak tentu senang mengoleskan selai, yoghurt atau cokelat diatas makanannya. Untuk itu sediakan selai atau yoghurt dengan bahan dasar buah asli. Anak akan mengonsumsi lebih banyak buah dengan lebih sering mengoleskannya pada makannya.

3. Pizza buah atau sayur

Buat dan kenalkan pada anak bahwa ada pula varian pizza dari buah atau sayur. Hal ini akan baik untuk anak agar anak terbiasa mengonsumsi pizza dengan topping yang lebih sehat.

4. Sereal dari kacang dan buah kering pilihan anak

Sediakan kacang dan buah kering dalam berbagai jenis, biarkan anak memilih kacang dan buah kering pilihannya untuk dicampurkan dalam sereal whole grain. Hal ini akan membuat anak turut memilih makanannya sehingga ia lebih menyukai sereal pilihannya.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Cetaphil Promo - Advertisement

5. Kentang tumbuk dengan hiasan berbentuk wajah

Buatkan makanan utama anak dari kentang tumbuk, tambahkan kacang polong, kacang merah dan tomat ceri lalu bentuk menyerupai wajah tersenyum. Olahan ini tentu menggunakan bahan dasar sayur dan buah yang lengkap ya.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi