Terbit: 19 Februari 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Penderita diabetes ternyata masih diperbolehkan untuk minum teh. Bahkan, mereka masih bisa mengonsumsinya di pagi atau sore hari. Menariknya adalah, salah satu minuman yang bisa mengatasi stres ini ternyata bisa membantu tubuh penderita diabetes meningkatkan sensitivitas hormon insulin. Hal ini tentu akan membantu mereka mengendalikan kadar gula darah sekaligus mencegah komplikasi dengan lebih baik.

Tips Minum Teh Bagi Penderita Diabetes

Teh mampu menurunkan kadar gula darah

Penderita diabetes memang harus pandai-pandai mengelola kadar gula darah dalam tubuhnya agar tidak sampai melonjak tak terkendali. Masalahnya adalah, di dalam tubuhnya biasanya sudah mengalami gangguan sensitivitas insulin sehingga mereka pun tidak bisa mengonsumsi makanan dengan sembarangan. Jika makanan yang dikonsumsi tinggi kandungan kalori atau gula, maka hal ini akan bisa membuat kadar gula darah terus meningkat karena insulin yang seharusnya bisa memetabolisme gula ini tidak diproduksi dengan cukup.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan hasilnya dalam jurnal berjudul Diabetes and Metabolism Journal pada 2013 lalu membuktikan bahwa penderita diabetes yang rutin minum teh cenderung mampu mengendalikan gula darahnya dengan lebih baik. Hal ini tentu akan membantu menekan risiko terkena komplikasi dengan signifikan.

Dalam penelitian yang dilakukan di Jepang ini, dihasilkan fakta lain bahwa orang sehat yang mengonsumsi teh hijau sebanyak enam cangkir setiap hari selama sepekan memiliki risiko terkena diabetes tipe 2 hingga 33 persen lebih rendah dibandingkan dengan orang-orang yang minum teh hijau satu cangkir atau kurang dalam seminggu.

Suzanne Steinbaum yang berasal dari Lenox Hill Hospital, New York, Amerika serikat menyebut kandungan biokimia di dalam teh, khususnya teh hijau ternyata mampu membuat beberapa jenis sel yang terkait dengan proses metabolisme gula menjadi lebih aktif. Hal ini tentu akan memberikan dampak besar bagi sistem metabolisme tubuh penderita diabetes.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku PTH - Advertisement

Teh juga memiliki kandungan polifenol, sejenis antioksidan yang mampu menurunkan stres oksidatif, kondisi yang dipicu oleh paparan dari radikal bebas yang bisa menyebabkan peradangan atau masalah kesehatan lainnya. Semakin tinggi dampak stres oksidatif, semakin banyak pula kerusakan yang terjadi di dalam tubuh. Beruntung, polifenol mampu melawan stres oksidatif ini sehingga mampu mencegah dampak buruk kondisi diabetes bagi tubuh. Selain itu, polifenol juga mampu membuat pembuluh darah arteri melebar sehingga membuat tekanan darah menurun, menurunkan risiko terkena penggumpalan darah, sekaligus menurunkan kadar kolesterol.

Berbagai dampak ini bisa berimbas pada menurunnya risiko penyakit jantung, salah satu komplikasi yang paling sering terjadi pada penderita diabetes.

Teh terbaik bagi penderita diabetes

Pakar kesehatan menyarankan penderita diabetes untuk mengonsumsi teh hijau, bukannya teh hitam atau teh herbal lainnya. Meskipun teh jenis lainnya juga kaya akan manfaat kesehatan, teh hijau lebih tinggi kandungan polifenolnya sehingga akan memberikan dampak kesehatan yang lebih baik. Sebagaimana disebutkan sebelumnya, telah ada penelitian yang membuktikan bahwa teh hijau juga mampu menurunkan kadar gula darah pada tubuh penderita diabetes dengan efektif.

Pakar kesehatan menyarankan penderita diabetes untuk tidak mencampur teh dengan susu dan tidak menambahkan gula demi mencegah peningkatan kadar kalori di dalam minuman ini. Jika memang ingin mendapatkan sensasi lebih manis, gunakanlah pemanis yang memang dibuat khusus bagi penderita diabetes sehingga lebih aman untuk digunakan.

Meskipun teh celup juga baik bagi kesehatan, pakar kesehatan lebih menyarankan konsumsi teh tubruk yang dianggap lebih aman bagi kondisi kesehatan penderita diabetes.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi