12 Cara Mengurangi Rasa Sakit Saat Kontraksi

mules-mau-melahirkan-doktersehat

DokterSehat.Com– Saat akan menghadapi proses persalinan biasanya seorang wanita akan sering mengalami mules mau melahirkan atau kontraksi. Nyeri yang ditimbulkan akibat kontraksi ini kerap membuat wanita menjadi tidak nyaman dan makin panik.

Bagi Anda yang baru pertama kali melahirkan, membayangkan sakitnya kontraksi saat melahirkan tentu akan menimbulkan ketakutan tersendiri. Tentu ini adalah hal yang wajar terjadi menjelang persalinan. Saat kontraksi apa yang harus dilakukan untk meredam rasa nyeri tersebut?

Tahapan Nyeri Saat Kontraksi

Rasa sakit yang muncul saat kontraksi menjelang melahirkan tentu berbeda dengan rasa sakit pada umumnya. Mules mau melahirkan yang dialami juga belum tentu terasa sama pada tiap wanita. Hal itu tergantung dari kesiapan secara fisik dan mental menjelang persalinan.

Berikut ini beberapa tahapan nyeri yang menggambarkan mules mau melahirkan atau kontraksi menjelang melahirkan, yaitu:

1. Nyeri persalinan dini

Mules mau melahirkan atau kontraksi biasanya serviks membesar atau terbuka 3 sentimeter hingga 4 sentimeter dan mulai menipis (efface). Biasanya, kontraksi ringan hingga sedang berlangsung 30 hingga 60 detik dan terjadi setiap lima hingga 20 menit, menjadi lebih kuat dan lebih sering terjadi. Kondisi ini biasanya berlangsung 6 jam atau lebih.

2. Nyeri persalinan aktif

Kontraksi terus menjadi lebih panjang, lebih kuat dan lebih dekat bersama, dan leher rahim Anda membesar hingga 7 sentimeter. Ini adalah ketika kebanyakan wanita meminta obat penghilang rasa sakit, meskipun kadang-kadang diberikan lebih awal. Kondisi ini biasanya berlangsung 2 hingga 8 jam.

3. Nyeri persalinan transisi

Nyeri cenderung paling kuat saat serviks selesai melebar hingga 10 sentimeter. Selain mules mau melahirkan yang intens dan berjarak dekat, Anda mungkin merasakan sakit di punggung, pangkal paha, bahkan sisi atau paha, serta mual. Kondisi ini biasanya berlangsung 1 jam.

4. Nyeri saat mengejan

Rasa sakit yang intens dikalahkan oleh tekanan besar/ mengejan ketika Anda merasakan keinginan besar untuk menekan dan mendorong bayi keluar. Meskipun rasa sakit berlanjut, banyak wanita mengatakan itu melegakan untuk mendorong karena membantu meringankan tekanan. Ketika kepala bayi keluar, Anda mungkin mengalami sensasi terbakar yang menyakitkan di sekitar lubang vagina. Sakit akan terasa hingga 3 jam.

5. Nyeri saat plasenta keluar

Tahap ini cenderung relatif mudah, karena kontraksi ringan dan kram memudahkan plasenta keluar. Pada titik ini Anda tetap fokus pada kelahiran bayi. Nyeri biasanya berlangsung 30 menit.

baca juga: Mengenal Jenis-Jenis kontraksi Saat Hamil

Cara Mengurangi Rasa Sakit Saat Kontraksi

Saat kontraksi apa yang harus dilakukan? Berikut ini tips meredakan nyeri saat kontraksi pada ibu hamil:

1. Buat bunyian

Cara mengurangi rasa sakit saat kontraksi adalah mengeluarkan suara. Ketika mengalami nyeri kontraksi buatlah suara-suara yang dalam dan rendah guna membantu pernapasan lebih dalam dan membuat otot-otot panggul lebih rileks. Anda bisa bernyanyi, berhitung, atau mengulang-ulang kalimat supaya lebih rileks.

3. Ubah posisi

Posisi yang baik saat kontraksi berlangsung tak harus selalu berbaring. Anda juga bisa duduk bersandar di kursi, dinding, atau pada tubuh suami. Mengubah posisi saat melahirkan merupakan salah satu cara efektif meredakan nyeri saat kontraksi. Namun, jangan lakukan gerakan saat dokter mulai melakukan tindakan sebab pengawasan bayi dalam kandungan harus dilakukan terus-menerus.

baca juga: Mom, Ketahui Bedanya Kontraksi Asli dan Palsu

4. Pemijatan

Salah satu cara mengurangi rasa sakit saat kontraksi yang mudah adalah dengan pijatan atau tekanan yang konsisten ke arah bawah. Saat dipijat ibu hamil bisa duduk menghadap sandaran kursi atau memeluk bantal. Minta bantuan pasangan untuk memijat bagian punggung dan pinggul menggunakan bola tenis dengan gerakan memutar.

5. Lakukan afirmasi

Rasa takut yang berlebihan sebelum persalinan malah akan meningkatkan rasa nyeri. Yakinkan diri Anda dengan mengucapkan kalimat afirmasi (kata-kata atau melakukan hal positif untuk diri sendiri) yang dapat menekan rasa takut Anda. Bila menangis bisa membuat Anda lebih lega maka lakukanlah.

6. Pikirkan hal-hal yang menyenangkan

Saat kontraksi tubuh memproduksi hormon oksitosin. Faktanya hormon ini juga diproduksi saat Anda sedang jatuh cinta, orgasme, atau saat merasa aman. Rasa takut yang berlebihan dapat menghambat hormon ini. Karena itu, sebisa mungkin ciptakan lingkungan sekitar Anda terasa nyaman untuk mengurangi rasa nyeri.

7. Metode panas-dingin

Cara mengurangi rasa sakit saat kontraksi ini memang tidak menghilangkan keseluruhan nyeri namun setidaknya memberikan rasa nyaman. Botol air panas yang dibungkus handuk dan dicelup ke air dingin mengurangi pegal di punggung dan kram bila ditempel di punggung. Menaruh handuk dingin di wajah juga bisa mengurangi ketegangan.

8. Gerakan

Aktif bergerak dapat meningkatkan sirkulasi darah, mengurangi nyeri punggung, dan mengalihkan rasa nyeri. Cobalah berbagai posisi yang baik saat kontraksi berlangsung hingga persalinan, gunakan bantal untuk menyangga sampai diperoleh posisi paling nyaman.

9. Teknik bernapas yang benar

Cara mengurangi rasa sakit saat kontraksi ini mungkin sudah banyak dilakukan saat persalinan. Psikopropilaksis merupakan metode yang menekankan teknik bernapas yang benar selama kontraksi. Konsentrasi pada napas dapat mengalihkan Anda dari nyeri, otot-otot menjadi rileks, dan ketegangan mengendur.

10. Titik fokus

Cara mengurangi rasa sakit saat kontraksi yang hebat adalah titik fokus. Salah satu hal indah tentang titik fokus adalah Anda tidak perlu berlatih menggunakannya. Ketika kontraksi menjadi intens, Anda hanya melihat sesuatu dan fokus padanya – mungkin celah di dinding, kancing pada baju orang yang menemani, atau bahkan salah satu gambar ultrasound Anda. Alasan titik fokus bekerja untuk mengatasi rasa sakit adalah karena Gate Control Theory (teori kontrol gerbang).

Pada dasarnya, otak memproses informasi yang Anda lihat meninggalkan lebih sedikit aktivitas otak untuk memproses rasa sakit yang dialami. Karena otak tidak memproses rasa sakitnya, Anda tidak akan terlalu merasakannya.

11. Hipnoterapi

Ini mungkin terdengar konyol, tetapi hipnoterapi bisa menjadi cara mengurangi rasa sakit saat kontraksi yang fantastis. Dengan sedikit latihan sepanjang kehamilan, ibu hamil dapat mempelajari proses menjadi sangat rileks dan bebas dari rasa takut sehingga otot-otot rahim dapat bekerja dengan sedikit rasa sakit.

Kelas, video, dan kaset audio membantu ibu hamil belajar refleks terkondisi di mana mereka dapat menciptakan keadaan mereka sendiri dari relaksasi mental yang mendalam, relaksasi fisik, dan konsentrasi sendirian. Dua opsi berbeda yang tersedia adalah Hypnobabies dan Hypnobirthing.

12. Bergerak dan Berjalan

Sangat tidak nyaman bagi seorang ibu hamil untuk tetap diam saat mengalami kontraksi persalinan. Semakin banyak berjalan dan bergerak dan tegak selama persalinan, semakin Anda mendorong bayi lahir dan menjaga diri senyaman mungkin selama proses tersebut. Jadi bangunlah dari tempat tidur dan bergeraklah!