Tips Meredakan Nyeri Kontraksi Saat Akan Melahirkan

Doktersehat-cara-mengurangi-rasa-sakit-saat-kontraksi
Photo Credit: Flickr.com/Andras Czipa

DokterSehat.Com– Saat akan menghadapi proses persalinan biasanya seorang wanita akan sering mengalami kontraksi. Nyeri yang ditimbulkan akibat kontraksi ini kerap membuat wanita menjadi tidak nyaman dan makin panik. Guna meredakan nyeri saat kontraksi, ibu hamil bisa melakukan beberapa tips berikut ini:

  • Buat bunyian

Ketika mengalami nyeri kontraksi buatlah suara-suara yang dalam dan rendah guna membantu pernapasan lebih dalam dan membuat otot-otot panggul lebih rileks. Anda bisa bernyanyi, berhitung, atau mengulang-ulang kalimat supaya lebih rileks.

  • Ubah posisi

Posisi yang baik saat kontraksi berlangsung tak harus selalu berbaring. Anda juga bisa duduk bersandar di kursi, dinding, atau pada tubuh suami. Mengubah posisi saat melahirkan merupakan salah satu cara efektif meredakan nyeri saat kontraksi. Namun, jangan lakukan gerakan saat dokter mulai melakukan tindakan sebab pengawasan bayi dalam kandungan harus dilakukan terus-menerus.

baca juga: Mom, Ketahui Bedanya Kontraksi Asli dan Palsu

  • Pemijatan

Salah satu cara mengurangi rasa sakit saat kontraksi yang mudah adalah dengan pijatan atau tekanan yang konsisten ke arah bawah. Waktu dipijat Anda bisa duduk menghadap sandaran kursi atau memeluk bantal. Minta bantuan pasangan untuk memijat bagian punggung dan pinggul menggunakan bola tenis dengan gerakan memutar.

  • Lakukan afirmasi

Rasa takut yang berlebihan sebelum persalinan malah akan meningkatkan rasa nyeri. Yakinkan diri Anda dengan mengucapkan kalimat afirmasi yang dapat menekan rasa takut Anda. Bila menangis bisa membuat Anda lebih lega maka lakukanlah.

  • Pikirkan hal-hal yang menyenangkan

Saat kontraksi tubuh memproduksi hormon oksitosin. Faktanya hormon ini juga diproduksi saat Anda sedang jatuh cinta, orgasme, atau saat Anda merasa aman. Rasa takut yang berlebihan dapat menghambat hormon ini. Karena itu, sebisa mungkin ciptakan lingkungan sekitar Anda terasa nyaman untuk mengurangi rasa nyeri.

  • Metode panas-dingin

Metode ini memang tidak menghilangkan keseluruhan nyeri namun setidaknya memberikan rasa nyaman. Botol air panas yang dibungkus handuk dan dicelup ke air dingin mengurangi pegal di punggung dan kram bila ditempel di punggung. Menaruh handuk dingin di wajah juga bisa mengurangi ketegangan.

  • Gerakan

Aktif bergerak dapat meningkatkan sirkulasi darah, mengurangi nyeri punggung, dan mengalihkan rasa nyeri. Cobalah berbagai posisi persalinan, gunakan bantal untuk menyangga sampai diperoleh posisi paling nyaman.

  • Teknik bernapas yang benar

Psikopropilaksis merupakan metode yang menekankan teknik bernapas yang benar selama kontraksi. Konsentrasi pada napas dapat mengalihkan Anda dari nyeri, otot-otot menjadi rileks, dan ketegangan mengendur.

Rasa Sakit Saat Kontraksi

Bagi Anda yang baru pertama kali melahirkan, membayangkan sakitnya kontraksi saat melahirkan tentu akan menimbulkan ketakutan tersendiri. Tentu ini adalah hal yang wajar terjadi menjelang persalinan.

Perlu diketahui, rasa sakit yang muncul saat kontraksi menjelang melahirkan tentu berbeda dengan rasa sakit pada umumnya. Rasa sakit yang dialami juga belum tentu terasa sama pada tiap wanita. Hal itu tergantung dari kesiapan secara fisik dan mental menjelang persalinan.

baca juga: Mengenal Jenis-Jenis kontraksi Saat Hamil

Meski begitu, ada beberapa petunjuk yang bisa dipakai untuk menggambarkan kontraksi menjelang melahirkan, yaitu:

  • Rasa kontraksi mirip seperti perut kembung atau begah yang membuat wanita hamil sangat tidak nyaman. Jika rasa begah ini tak mereda bahkan setelah buang angin atau buang air besar, bisa jadi ini adalah indikasi bahwa persalinan sudah kian dekat.
  • Semakin pendek jarak kontraksi dan semakin berat intensitas rasa sakit yang dirasakan, menandakan waktu melahirkan sudah dekat. Agar mendapat hasil yang pasti, Anda bisa mencatat kapan dan berapa lama kontraksi terjadi, juga seberapa kuat nyeri yang dirasakan.
  • Kontraksi menjelang persalinan mirip dengan kram saat menstruasi. Bedanya, kontraksi ini akan terasa beberapa kali lebih berat daripada kram perut saat menstruasi.
  • Kontraksi akan semakin kuat menjelang bayi lahir. Rasa tidak nyaman ini dapat menjalar ke seluruh bagian perut, mulai dari bagian depan, kanan dan kiri perut, hingga ke punggung.