Ingin Tingkatkan Performa Lari? Gunakan 4 Tips ini

makanan-untuk-olahraga-lari-doktersehat
photo credit : pexels.com

DokterSehat.Com– Lari adalah salah satu olahraga kardio yang bisa menjaga kebugaran tubuh secara efektif. Olahraga yang satu ini sangat praktis, sebab bisa dilakukan di mana saja dan kapanpun. Oleh karenanya, olahraga lari sangat direkomendasikan bagi orang yang memiliki rutinitas padat. Sebab, bisa dilakukan selepas kerja ataupun di pagi hari sebelum berangkat kerja.

Tentunya, bagi orang yang tak terbiasa dengan olahraga akan merasakan kesulitan dalam berlari. Hal itu wajar, namun ketika sudah terbiasa maka tubuh akan lebih tangguh dan tak mudah lelah. Sebab, dalam berlari, tak hanya kaki saja yang akan menjadi pegal, tapi bagian tubuh lainnya juga. Untuk itu, diperukan trik khusus bagi pemula agar performa lari semakin membaik.

Apa saja trik tersebut? Berikut diantaranya.

1. Pemanasan

Hal pertama yang harus dilakukan adalah pemanasan. Jangan pernah lupa ataupun mengabaikannya. Sebab, pemanasan sangat penting untuk menjaga keselamatan kita dari risiko terjadinya cedera. Dengan pemanasan, tubuh akan menghangatkan dirinya secara perlahan sehingga tidak kaget ketika diajak latihan yang sesungguhnya.

2. Mulai Perlahan

Jika Anda adalah seorang pemula, jangan pernah langsung latihan berat dengan berlari terlalu jauh atau terlalu kencang. Lakukanlah latihan yang ringan dulu dengan lari perlahan dan jarak tempuh yang tidak jauh. Sebab, tubuh Anda belum terbiasa untuk itu, jadi jangan memaksakan diri karena bisa menyebabkan cedera dan nyeri.

3. Interval

Setelah dirasa mampu, maka Anda bisa melakukan variasi latihan secara interval. Artinya, latihan lari diselingi dengan meningkatkan speed. Misalnya dalam 5 menit pertama Anda lari biasa, lalu selipkan sesekali lari dengan kecepatan tinggi beberapa detik saja. Setelah itu, lari perlahan lagi dan ulangi sampai benar-benar lelah.

4. Cari Medan yang Susah

Terakhir, jika Anda sudah merasa performa meningkat, maka Anda perlu mencari tempat yang memiliki medan sulit, misalnya jalan menanjak. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar otot menjadi lebih terlatih. Jika Anda bisa melalui medan tanjakan dengan baik, maka medan lurus akan terasa biasa.