Tips Mengatur Jadwal Tidur Bayi Baru Lahir

doktersehat tips mencegah bayi begadang

DokterSehat.Com– Kelahiran si kecil pasti membawa kebahagiaan dalam keluarga Anda. Namun beberapa ibu harus siap dengan risiko terbangun tengah malam untuk menyusui atau menemani aktivitas si kecil. Akibatnya ibu kadang harus merasa tidak fit atau kurang tidur keesokan harinya. Adakah cara efektif untuk menghindari bayi terbangun di malam hari?

Tips mengatur pola tidur bayi

Bayi yang terbangun di tengah malam adalah hal yang wajar terjadi pada bayi baru lahir. Umumnya pola tidur ini akan terjadi pada 1-2 bulan pertama. Setelah bayi berusia 3 bulan, jam tidur bayi akan berubah menjadi lebih teratur dan mulai bisa mengikuti pola tidur orang dewasa.

Nah, bagi para ibu baru yang ingin mengatur pola tidur bayi, berikut ini beberapa cara yang bisa Anda lakukan:

1. Catat jadwal bayi

Ibu perlu mencatat jadwal tidur dari bayi yang baru lahir untuk mengetahui pola tidur bayi. Misalnya kapan bayi bangun dan kapan bayi menyusu di siang atau malam hari. Dengan mengetahui jadwal tersebut, ibu dapat bersiap-siap dan menyesuaikan diri dengan aktivitas lainnya. Misalnya ibu perlu menyempatkan diri untuk makan, mandi dan melakukan rutinitas lainnya sebelum waktunya menyusui si kecil.

2. Ketahui kapan bayi mengantuk

Penting untuk mengetahui kapan bayi mengantuk dan kapan perlu segera menidurkannya. Semakin bayi keleahan, ia akan sulit tidur dan cenderung rewel. Beberapa tanda bayi mengantuk di antaranya adalah bayi menguap, mengusap mata, dan sedikit gelisah.

3. Mulai ajari membedakan siang dan malam

Anda bisa mulai mengajarkan bayi tentang perbedaan waktu siang dan malam. Saat pagi hari, ajarkan bayi untuk banyak melakukan aktivitas, bermain di tempat yang terang. Sedangkan saat malam hari, mulai kecilkan volume televisi dan redupkan lampu agar bayi paham perbedaan siang dan malam. Dengan demikian secara perlahan tubuhnya akan menyesuaikan jadwal tidurnya dengan Anda.

4. Bangunkan bayi untuk menyusu

Apabila bayi tidur siang terlalu lama hingga lebih dari 4 jam, maka sebaiknya bangunkan si kecil untuk menyusu. Namun hal ini hanya berlaku untuk bayi yang berusia sebelum 2 bulan. Setelah berusia 2 bulan ke atas, jika berat badannya normal, maka Anda tidak perlu terburu-buru membangunkan bayi hanya untuk menyusu. Cara ini dapat membantu bayi untuk tidur siang lebih pulas dan tidak terbangun di malam hari.