Terbit: 2 Februari 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Dalam hal memilih produk perawatan kulit bayi, orang tua perlu sedikit lebih cermat. Kulit bayi yang baru lahir sangat sensitif dan dapat menimbulkan iritasi jika terkena produk-produk perawatan tersebut. Untuk memudahkan memilih produk perawatan kulit bayi tersebut, Anda dapat menyimak tips berikut:

Tips Memilih Produk Perawatan Bayi yang Aman Bagi Kulit

1. Pilih produk khusus perawatan bayi
Memilih produk khusus perawatan bayi akan lebih aman bagi kulit bayi karena formula dan bahan-bahan yang digunakan memang terbukti aman bagi bayi. Produk bayi ini bisa digunakan hingga anak berusia satu atau dua tahun, sebelum beralih ke produk khusus untuk anak.

2. Pilih produk bebas pewarna dan pewangi
Sebaiknya orang tua perlu teliti dalam membaca label yang terdapat pada kemasan produk. Produk perawatan bayi yang mengandung pewarna dan pewangi dikhawatirkan dapat mengganggu sistem pernapasan pada bayi dan menimbulkan iritasi.

3. Hindari memilih produk antibakteri
Meskipun kandungan antibakteri dapat membunuh kuman, namun sebenarnya kandungan tersebut tidak baik untuk kesehatan kulit bayi. Pada bayi yang baru lahir, Anda cukup membersihkannya dengan menggunakan tisu basah yang bebas alkohol atau sabun khusus bayi.

4. Bebas alkohol
Alkohol dapat menyebabkan kulit menjadi kering, baik pada kulit orang dewasa maupun pada anak-anak. Namun tidak semua jenis alkohol dapat membuat kering atau iritasi pada kulit. Hindari produk yang mengandung ethyl alcohol, namun jika dalam kemasan tertulis cetearyl alcohol atau fatty alcohol, hal ini masih boleh Anda gunakan karena tidak menyebabkan iritasi pada bayi.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Darlie - Advertisement

5. Bebas paraben dan phthalate
Paraben biasanya digunakan sebagai bahan pengawet, sedangkan phthalate merupakan zat yang biasanya digunakan sebagai pelembut. Phthalate dapat menyebabkan masalah reproduksi, alergi asma dan kanker. Sedangkan paraben dapat menyebabkan gangguan hormon, dan iritasi kulit. Rantai senyawa turunan dari paraben ini diduga dapat mengganggu sistem endokrin dan menyebabkan gangguan reproduksi ibu serta perkembangan anak. Hindari produk yang menggunakan paraben dan akhiran paraben dalam komposisinya, termasuk asam benzoat, propil ester, BPA (Bisphenol A), DEP, DBP dan DEHP.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi