Tips Memilih Obat Darah Tinggi

doktersehat-tekanan-darah-tinggi-hipertensi

DokterSehat.Com– Salah satu masalah kesehatan yang cukup sering ditemui di Indonesia adalah masalah tekanan darah tinggi yang juga dikenal sebagai hipertensi. Pakar kesehatan menyebutkan bahwa faktor keturunan, pola makan yang buruk, hingga stres yang kerap melanda membuat banyaknya masyarakat tanah air yang terkena hipertensi. Untuk mengatasi masalah ini, penderita hipertensi dianjurkan untuk rutin mengonsumsi obat hipertensi.

Yang sering menjadi masalah adalah kebanyakan penderita hipertensi hanya mau mengonsumsi obat pada saat tekanan darahnya tinggi. Padahal, seharusnya obat darah tinggi terus dikonsumsi rutin seumur hidup bahkan saat kondisi tekanan darah normal. Karena jika obat ini tidak diminum secara rutin maka tekanan darah akan menjadi semakin sulit dikendalikan dan dapat menyebabkan komplikasi yang sangat berbahaya.

Untuk mendapatkan obat darah tinggi yang tepat, ada baiknya kita tidak sembarangan membelinya. Periksakan kondisi kesehatan Anda ke dokter terlebih dahulu untuk mendapatkan resep obat yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.

Jenis Obat Darah Tinggi

Ada bermacam-macam obat darah tinggi dengan cara kerja yang berbeda beredar di pasaran, beberapa jenisnya antara lain adalah:

1. Diuretik

Obat diuretik menurunkan tekanan darah pada tubuh dengan mengurangi jumlah cairan di pembuluh darah. Cara kerja obat diuretik adalah dengan menghilangkan kelebihan kadar air dan natrium di dalam tubuh sehingga akan membuat kita kerap buang air kecil.
Contoh nama obat: Furosemide, Metolazone, dan Indapamide

2. Angiotensin-Converting Enzyme (ACE) Inhibitor

Obat ACE Inhibitor menurunkan tekanan darah dengan mengurangi produksi hormon Angiotensin. Hormon Angiotensin adalah hormon tubuh yang berfungsi untuk menyempitkan pembuluh darah. Dengan menurunkan produksi hormon ini maka pembuluh darah akan mengendur sehingga tekanan darah pun menurun.
Contoh nama obat: Trandolapril, Ramipril, dan Lisinopril

3. Beta blockers

Obat ini menurunkan tekanan darah dengan cara mengurangi efek hormon adrenalin pada tubuh. Dengan berkurangnya efek hormon Adrenalin maka jantung akan bekerja dengan lebih lambat. Alhasil, denyut dan kekuatan pompa jantung juga ikut menurun sehingga volume darah yang mengalir pada pembuluh darah dan tekannannya menurun.
Contoh nama obat: Metoprolol, Nebivolol, Propranolol

4. Alpha blockers

Obat Alpha blocker bekerja dengan menghalangi hormon norepinefrin yang bertugas mengencangkan otot pembuluh darah. Dengan berkurangnya efek hormon ini, maka otot pembuluh darah akan menjadi lebih kendur sehingga pembuluh darah akan melebar dan tekanan darah turun.
Contoh nama obat: Prazosin Hydrochloride, Terazosin Hydrochloride

Dengan pengetahuan dan resep obat dari dokter, ada baiknya kita juga tidak sembarang memilih apotek untuk membelinya. Pastikan apotek tempat Anda membeli berlisensi dan aman. Salah satu apotek yang terpercaya, murah, dan nyaman dapat Anda kunjungi di Farmaku.com. Farmaku.com adalah apotek online yang menyediakan berbagai macam obat yang dibutuhkan masyarakat. Di sini, kita bisa dengan mudah mendapatkan obat generik maupun menebus resep obat dengan cepat karena persediannya yang lengkap. Tak hanya membeli obat, masyarakat juga bisa dengan mudah melakukan konsultasi dan membeli produk kesehatan lainnya di sini.

Mengingat obat darah tinggi yang diresepkan oleh dokter belum tentu ada di apotek dekat dengan tempat tinggal kita, keberadaan Farmaku.com tentu bisa menjadi solusi yang mudah dan murah untuk mendapatkan obat tersebut. Bahkan, kita juga bisa mendapatkan diskon dan ongkos kirim gratis di masa promosi. Untuk membayar obat yang ingin kita beli, kita juga bisa dengan mudah memakai transaksi online ataupun membayarnya melalui minimarket Alfamart terdekat.

apotek online farmaku.com

Peringatan sebelum membeli dan mengonsumsi obat darah tinggi

Konsultasikan kondisi Anda terlebih dulu untuk menentukan obat darah tinggi yang lebih sesuai dan efektif untuk kondisi Anda. Jangan lupa baca aturan pakai, efek samping, dan dosis yang digunakan untuk setiap obat. Selain mengonsumi obat, pastikan Anda tetap menjaga pola makan dan pola hidup sehat untuk mengontrol tekanan darah Anda.