Tips Memberikan Finger Food pada Bayi

doktersehat finger food bayi
Photo Credit: Pixabay

DokterSehat.Com– Selain memberikan puree atau bubur, Anda juga bisa memberikan finger food untuk bayi. Apa sebenarnya yang dimaksud dengan finger food dan kapan bayi boleh makanfinger food?

Apa itu finger food?

finger food dapat diartikan sebagai makanan yang dipoting seukuran genggaman bayi dan dapat diambil sendiri oleh bayi. Selain untuk memenuhi gizi bayi, finger food juga dapat membantu melatih motorik halus bayi dan koordinasi.

finger food diberikan sebagai camilan di antara makan utama bayi. Umumnya finger food berupa biskuit, namun bisa juga berupa potongan buah, sayur atau daging. finger food bisa diberikan ketika bayi berusia 8-9 bulan atau ketika sudah menunjukkan ketertarikan untuk makan sendiri.

Tips memberikan finger food pada bayi

1. Berikan finger food seukuran genggaman bayi

Saat akan memberikan finger food, pastikan Anda memberikannya dalam ukuran yang bisa digenggam oleh bayi. Jangan terlalu kecil atau terlalu besar. Makanan yang terlalu kecil dapat memicu bayi tersedak, sedangkan makanan yang terlalu besar dapat membuat bayi kesulitan saat makan.

2. Pastikan tekstur finger food lembut di mulut

Jika Anda ingin memberi finger food dari buah dan sayur, pastikan teksturnya empuk dan mudah dikunyah oleh bayi. Jika perlu, cicipi dulu finger food tersebut sebelum diberikan pada bayi.

3. Berikan finger food secara bertahap

Anda bisa memberikan finger food secara bertahap sesuai dengan usia bayi. Untuk pemula, Anda bisa memberikan sayuran rebus seperti wortel, kentang, atau ubi kukus. Buah potong seperti semangka, pisang atau mangga juga baik untuk bayi. Semakin besar, Anda bisa memberikan kentang atau wortel yang ditumis dengan unsalted butter . Sebagai alternatif dari buah dan sayur, Anda juga bisa memberikan tofi, telur rebus cincang, atau pasta yang dimasak lalu dipotong-potong.