Terbit: 28 November 2018 | Diperbarui: 9 Maret 2021
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Pada umumnya, bayi mulai belajar makan makanan padat ketika memasuki usia 6 bulan. Namun pada beberapa kasus, bayi bisa mulai makan lebih awal yaitu sekitar 4 bulan. Lalu, menu makanan bayi 4 bulan apa yang aman untuk dikonsumsi?

Tips Memberi Makan Bayi Usia 4 Bulan

Perhatikan Kesiapan Bayi untuk Makan Padat

Sebelum Anda mengetahui makanan bayi 4 bulan yang bisa dikonsumsi, perlu diperhatikan pula faktor kesiapan bayi untuk menerima makanan padat. Beberapa pakar kesehatan tidak menganjurkan untuk memberikan makanan padat pada bayi yang berusia kurang dari 4 bulan

Hal ini dikarenakan bayi belum memiliki kemampuan fisik untuk menelan makanan padat dengan aman sebelum usianya memasuki 4 bulan. Ini juga terkait dengan sistem pencernaan bayi yang baru siap menerima makanan padat pada usia 4 bulan.

Mengenalkan makanan padat terlalu dini dapat meningkatkan risiko obesitas, alergi makanan, asma, dan infeksi pernapasan pada bayi.

Beberapa tanda bayi siap diberi makan antara lain bayi sudah bisa duduk dalam waktu yang lama, bisa menyangga kepala, bisa membawa makanan dari ujung mulut ke tenggorokan dan tertarik pada makanan orang dewasa.

- Iklan -

Iklan DokterSehat Farmaku Sensodyne - Advertisement

Umumnya usia bayi mulai makan di tunjukan tanda-tanda tersebut ketika usia 4 bulan. Selain itu, ada beberapa kondisi khusus yang membuat orang tua memberi makan bayi pada usia 4 bulan, yaitu berat badan bayi yang tidak sesuai dengan kurva pertumbuhan sehingga perlu dibantu dengan makanan padat.

Biasanya makanan bayi 4 bulan agar cepat gemuk yang paling awal diperkenalkan adalah bubur sereal bayi yang dicampur ASI atau susu formula. Jangan terburu-buru memberikan bubur bayi atau makanan padat sejenisnya, namun perkenalkanlah dengan perlahan.

Caranya, berikan satu sendok sereal lumat yang didekatkan pada mulut bayi. Jika bayi menolak, tunda sejenak atau tunggu beberapa hari sebelum mencoba lagi.

Anda dapat mulai memberikan bubur yang terbuat dari pisang, pepaya dan apel yang dihaluskan dengan blender. Perkenalkan bubur buah ini sekitar 1 sendok teh, kemudian tingkatkan menjadi satu sendok makan dua kali sehari. Anda juga bisa membeli makanan khusus bayi yang akan menjadi lunak seperti bubur setelah dicampur dengan air.

Makanan Padat yang Aman untuk Bayi 4 Bulan

Penting bagi orang tua untuk merancang menu makanan bayi 4 bulan atau MPASI 4 bulan dengan benar karena kondisi pencernaan bayi perlu beradaptasi dengan jenis makanan yang baru.

Bagi bayi usia 4 bulan, ASI masih menjadi menu utama, dan makanan padat lainnya merupakan menu pendamping. Jadi ketika anak tidak mau menghabiskan makanannya, Anda tidak perlu merasa khawatir. Berikut adalah beberapa makanan bayi 4 bulan yang bisa dicoba, antara lain:

1. Puree buah

Makanan bayi 4 bulan yang pertama bisa Anda coba adalah puree buah. Sebagai awalan dalam memberikan MPASI 4 bulan ini berikan bayi Anda dengan satu bahan makanan untuk mengenalkan rasa.

Anda bisa memberikan pisang dengan cara dikerok, atau air jeruk dan puree apel. Beberapa buah yang bisa Anda berikan dalam bentuk puree adalah apel, pisang, dan alpukat.

2. Sereal bayi

Makanan bayi 4 bulan berikutnya adalah sereal bayi. Sereal bayi merupakan salah satu pilihan menu makanan bayi pertama yang direkomendasikan. Sereal juga umumnya tidak mengandung pencetus alergi sehingga aman bagi bayi. Berikan dengan tekstur yang lembut sesuai petunjuk penggunaan untuk menghindari bayi sembelit.

3. Puree sayur

Selain puree buah makanan bayi 4 bulan, Anda juga dapat memberikan bayi puree sayur seperti puree dari ubi jalar, wortel, atau labu. Semakin besar usia bayi, Anda bisa memberikan makanan bayi yang lebih beragam dengan jumlah porsi makanan yang semakin meningkat.

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan saat Pemberian MPASI

Perlu diketahui, pola makan anak berawal dari masa pertamanya mengonsumsi makanan. Berikanlah beragam jenis makanan sehat terutama sayur dan buah, selain agar bayi mendapatkan nutrisi yang cukup hal ini juga membuatnya untuk terbiasa menyantapnya.

Setelah Anda mengetahui makanan bayi 4 bulan, terdapat hal-hal pendukung lainnya yang juga tidak boleh dilewatkan demi menyukseskan MPASI 4 bulan, antara lain:

  • Pada awal pemberian MPASI sebaiknya berikan dalam jumlah sedikit

Awali dengan memberikan beberapa sendok teh makanan dan hanya satu kali per hari. Cobalah untuk memberikan jenis makanan berbeda tiap hari. Bayi tidak harus selalu makan tiga kali sehari. Lebih baik bayi makan dalam porsi kecil, tapi lebih sering dibandingkan jika dalam porsi banyak, tapi hanya sesekali.

  • Makan bersama di meja makan

Salah satu kebiasaan bayi adalah meniru hal-hal yang dilakukan orang-orang di sekitarnya. Tempatkan bayi Anda di kursi makan khusus dan diikutsertakan makan bersama, hal itu membuatnya memperhatikan orang lain makan, di mana nantinya bayi akan meniru cara makan yang dilakukan oleh dewasa.

  • Melatihnya untuk makan sendiri

Sesekali Anda harus  membiarkan bayi memasukkan makanan sendiri ke dalam mulut. Agar bayi tidak tersedak saat menelan makanan, hindari meninggalkannya seorang diri. Sementara untuk menghindari risiko tersedak, hindari menyuapinya saat sedang duduk.

  • Perlu waktu untuk menyesuaikan diri dengan MPASI

Pahamilah bahwa pengenalan makanan pada bayi pasti memerlukan waktu dan kesabaran. Hindari memaksakan bayi untuk mengonsumsi makanannya. Jika dia belum tertarik pada saat disuapi, bukan berarti seterusnya dia tidak akan tertarik untuk makan. Cobalah untuk menawarkan MPASI kembali di waktu lain.

Pada akhirnya, hal penting yang harus diperhatikan dalam pemberian makanan bayi 4 bulan atau MPASI 4 bulan adalah hindari memaksakan bayi menghabiskan makanannya, Anda tidak perlu khawatir bayi kekurangan makanan. Pada usia ini, bayi akan makan di saat memang sedang lapar, bukan karena faktor kesenangan.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi