Tips Makan Seafood agar Tidak Mudah Terkena Kolesterol

seafood-kerang-doktersehat
Photo Source: Pexels

DokterSehat.Com– Siapa sih yang tidak suka dengan makanan laut? Memang, bagi yang memiliki alergi dengan seafood, mereka pasti akan memilih untuk menghindarinya, namun jika kita tidak memiliki alergi apapun dengan makanan ini, biasanya akan ketagihan dan menjadikannya makanan favorit karena rasanya yang luar biasa. Masalahnya adalah pakar kesehatan menyebut kebiasaan mengonsumsi makanan laut bisa menyebabkan masalah kolesterol tinggi.

Tips makan seafood agar kolesterol tidak naik

Pakar kesehatan menyebut makan seafood terlalu sering atau dengan porsi yang berlebihan bisa menyebabkan dampak buruk bagi kadar kolesterol tubuh.

Berikut adalah beberapa hal yang sebaiknya kita perhatikan jika ingin mengonsumsinya.

  1. Perhatikan porsinya

Pakar kesehatan dari American Heart Association menyebut asupan kolesterol harian sebaiknya dibatasi maksimal 300 miligram saja. Jika asupan kolesterol kita melebihi batasan tersebut, maka kadar kolesterol jahat akan naik dengan signifikan. Hal ini akan memicu penumpukan plak di dalam pembuluh darah yang dikhawatirkan bisa menyebabkan datangnya penyakit jantung atau stroke yang berpotensi mematikan.

Makanan laut memang tinggi kolesterol, namun bukan berarti kita harus benar-benar menghindarinya. Kita masih bisa mengonsumsinya asalkan porsinya tidak berlebihan. Sebagai contoh, jika kita ingin mengonsumsi kepiting, udang, atau kerang, sebaiknya kita membatasi konsumsinya maksimal 8 ons saja untuk seminggu. Hal ini disebabkan oleh kadar kolesterol di dalam makanan laut dalam jumlah tersebut yang sudah mencapai sekitar 226 miligram.

  1. Mengolahnya dengan cara yang tepat

Meskipun bisa membuat rasa seafood menjadi lebih enak, mengolahnya dengan cara digoreng bisa membuat makanan tersebut memiliki kadar lemak trans lebih tinggi. Jika kita mengonsumsi lemak trans dengan berlebihan, dikhawatirkan bisa menyebabkan peningkatan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh.

Pakar kesehatan lebih menyarankan kita untuk mengolah makanan laut dengan cara memanggangnya, merebusnya, atau mengukusnya. Jika ingin menggunakan minyak, tumislah dengan minyak berjumlah sedikit. Cukup banyak menu seafood yang tidak digoreng namun memiliki rasa yang nikmat seperti ikan bakar, pepes ikan, ikan panggang, kerang rebus, sup ikan, dan lain-lain.

  1. Maksimalkan rempah-rempah, bukan garam

Garam memang bisa membuat rasa makanan, termasuk makanan laut menjadi lebih gurih. Hanya saja, mengingat makanan laut juga biasanya sudah memiliki kadar natrium atau kolesterol yang tinggi, sebaiknya tidak menambahkan garam saat mengonsumsinya. Bisa jadi, kita malah mengonsumsi natrium dengan berlebihan dan akhirnya hal ini akan memicu peningkatan tekanan darah.

Alih-alih memakai garam, sebaiknya kita menggantinya dengan rempah-rempah yang juga bisa membuat rasa makanan laut menjadi lebih nikmat sekaligus membuat dagingnya tetap berada dalam kondisi berkualitas. Sebagai contoh, jika kita menggunakan bawang putih, maka kita justru bisa mendapatkan manfaat berupa penurunan kadar kolesterol dan trigliserida mencapai 20 mg/dL.

  1. Menambahkan air perasan jeruk lemon

Selain bisa menghilangkan rasa amis pada makanan laut, kandungan vitamin C serta flavonoid di dalam air perasan jeruk lemon ternyata juga bisa membantu menurunkan kadar trigliserida sekaligus kolesterol LDL. Hal ini tentu akan membantu menjaga keseimbangan kadar kolesterol tubuh.

  1. Jangan lupa mengonsumsi makanan berserat

Meski makanan laut memiliki rasa yang enak, pastikan untuk mengimbanginya dengan makanan berserat seperti sayuran hijau, gandu utuh, hingga kacang-kacangan. Mengonsumsinya akan membuat perut mudah kenyang sehingga akan membuat kita tidak mudah mengonsumsi makanan laut dengan berlebihan. Selain itu, keberadaan serat juga bisa membantu mencegah penyerapan kolesterol di dalam saluran pencernaan.

Dengan memperhatikan berbagai hal ini, kita pun bisa tetap menikmati makanan laut sekaligus mencegah datangnya masalah kolesterol tinggi.