Tips Makan Mi Instan bagi Penderita Diabetes yang Aman

mie-instan-kuah-doktersehat
Photo Source: Flickr/cityfoodsters

DokterSehat.Com– Penderita diabetes memang tidak boleh sembarangan mengonsumsi makanan, apalagi mi instan. Jika tidak menerapkan pola makan yang tepat, maka kadar gula akan kacau dan akhirnya berisiko komplikasi.

Apakah Pengidap Diabetes Tidak Boleh Makan Mi Instan?

Pakar kesehatan menyarankan untuk tidak sembarangan dan berlebihan makan mi instan karena bisa memicu obesitas dan masalah kesehatan lainnya. Kandungan karbohidrat dan lemak di dalam sebungkus mi instan sangat tinggi, namun rendah kandungan lainnya seperti protein, serat, vitamin, serta berbagai macam mineral.

Pakar kesehatan dari American Diabetes Association menyebut penderita diabetes sebenarnya masih boleh mengonsumsi mi instan atau makanan dengan karbohidrat tinggi lainnya. Hanya saja, sebaiknya mereka berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu untuk mengetahui apakah masih bisa mengonsumsinya atau diminta untuk benar-benar menghindarinya.

Jika memang diperbolehkan untuk mengonsumsi mi instan, mereka juga harus membatasi porsi atau frekuensi memakannya. Jika sembarangan memakannya, dikhawatirkan akan membuat kadar gula darah tak lagi bisa dikendalikan dan akhirnya membuat risiko komplikasi semakin meningkat.

Jika memang masih bisa mengonsumsi mi instan dengan porsi yang sedang, penderita diabetes juga harus melakukan olahraga secara teratur demi menjaga kadar gula darah dan membakar kalori. Selain itu, batasi pula asupan makanan tinggi kalori lainnya.

Tips Makan Mi Instan bagi Penderita Diabetes

Selain dengan meminta saran ke dokter, pakar kesehatan juga menyarankan penderita diabetes untuk memperhatikan banyak hal jika ingin mengonsumsi mi instan. Berikut ini beberapa tips makan mi instan bagi penderita diabetes yang aman:

  1. Pilih Mi yang Mengandung Serat Tinggi

Kebanyakan mi instan yang bisa kita dapatkan di pasaran adalah yang memiliki kandungan tepung putih. Bahkan, mi telur yang sering dianggap sebagai pilihan mi yang lebih sehat juga memiliki kandungan yang sama. Masalahnya adalah kandungan tepung putih termasuk dalam karbohidrat sederhana yang bisa membuat kenaikan kadar gula darah dengan sangat cepat.

Pakar kesehatan menyarankan penderita diabetes untuk mengonsumsi mi instan yang terbuat dari bahan lainnya seperti tepung gandum utuh, tepung kacang hijau, dan tepung quinoa. Memang, mi dari bahan-bahan ini tidak mudah ditemukan, namun masih bisa didapatkan.

Mi instan yang dibuat dari bahan ini biasanya memiliki kandungan serat yang tinggi. Kandungan ini bisa membuat perut lebih cepat kenyang. Rasa kenyangnya juga akan bertahan lebih lama dan tidak akan memicu lonjakan kadar gula darah dengan cepat.

  1. Jangan Pakai Bumbu Mi Instan

Kekuatan utama dari mi instan adalah bumbunya. Tanpa adanya bumbu, rasa mi akan cenderung hambar dan kurang nikmat. Sayangnya penderita diabetes justru diminta untuk membuang bumbunya demi mencegah datangnya masalah kesehatan.

Demi menggantikan bumbu-bumbu tersebut, mereka bisa menggunakan bahan alami seperti cabai, lada, ketumbar, dan lain-lain. Bahan-bahan ini bisa membuat rasa mi instan tetap nikmat namun lebih aman untuk dikonsumsi.

  1. Tambahkan Sayur pada Mi Instan

Tambahkan sayuran atau bahan-bahan sehat lainnya layaknya daging ikan, daging ayam, atau minyak zaitun demi membuat mi instan ini jauh lebih sehat dan bermanfaat bagi penderita diabetes.

  1. Batasi Porsi Makan Mi

Meski rasanya sangatlah nikmat, pakar kesehatan menyebut penderita diabetes harus membatasi konsumsi mi instan. Selain itu, kita juga harus membatasi frekuensi mengonsumsinya.

Orang sehat biasanya diminta untuk menurunkan asupan mi instan maksimal sekali seminggu. Penderita diabetes sebaiknya mengonsumsinya lebih jarang dari frekuensi tersebut.