Terbit: 17 Mei 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Memasuki bulan suci Ramadan, setiap umat Muslim diwajibkan untuk menjalai ibadah puasa, yakni tidak makan dan minum mulai terbitnya matahari sampai terbenamnya fajar. Ketika puasa, banyak orang yang merasa lemas dan tidak berdaya untuk beraktivitas, terlebih jika harus olahraga. Oleh karenanya, banyak orang yang lebih memilih vakum sejenak dari dunia olahraga sampai bulan puasa berakhir.

4 Tips Fitnes di Bulan Puasa

Padahal anggapan tersebut tidak tepat. Pasalnya, Anda masih bisa melakukan olahraga walaupun sedang berpuasa. Meski badan lemas, tapi semangat tidak boleh kendur agar tubuh selalu sehat dan bugar. Nah, bagi Anda yang ingin melakukan olahraga kebugaran di bulan puasa, berikut 4 tipsnya:

1. Waktu Latihan

Jika pada normalnya Anda latihan siang atau sore hari, maka saat sedang berpuasa Anda bisa merubah waktu latihan tersebut. Misalnya di malam hari. Sebab, fitnes dalam keadaan perut kosong memang berisiko, untuk menghindarinya lebih baik Anda mengganti waktunya menjadi malam hari. Selain lebih aman, Anda akan lebih santai melakukan latihan di malam hari.

2. Intensitas Latihan

Memasuki bulan puasa, stamina Anda akan menurun akibat kurangnya asupan nutrisi atau makanan. Akibatnya, tenaga pun menjadi tidak stabil. Nah, agar tubuh Anda tetap bugar dan tidak cepat lelah, maka kurangilah intensitas latihan Anda. Misalnya di hari biasa Anda bisa melakukan latihan selama 4 jam, maka di bulan puasa cukuplah melakukannya dalam 1 jam.

3. Perbanyak Air Putih

Air putih adalah salah satu hal wajib yang harus dipenuhi oleh tubuh seseorang. Sebab, air putih bisa menghidrasi tubuh dengan baik. Untuk yang sedang berpuasa, usahakan mengonsumsi banyak air putih di malam hari agar terhindar dari dehidrasi saat beraktivitas, tidak terkecuali olahraga kebugaran.

4. Kurangi Bobot Beban

Nah, jika Anda adalah tergolong orang yang suka latihan beban di tempat fitnes. Maka ketika memasuki bulan puasa, alangkah baiknya Anda menurunkan bobot latihan berat tersebut. Sebab, dengan energi yang tidak banyak, Anda akan mengalami kelelahan yang luar biasa serta risiko terjadinya cidera pun semakin tinggi.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi