Tips Berendam Air Hangat yang Tidak Membahayakan Penis

doktesehat berendam ari panas
photo credit: Pexels

DokterSehat.Com – Berendam air hangat dengan suhu cukup tinggi memang membuat tubuh relaks. Awalnya mungkin kulit sedikit terbakar, tapi lama-lama akan terbiasa dan akhirnya membuat Anda jadi betah. Berendam akan membuat kulit menjadi bersih dan tubuh jadi lebih nyaman sehingga tidur jadi nyenyak atau stres bisa hilang.

Meski berendam air hangat entah di dalam bak mandi, di dalam jacuzzi, atau di pemandian air panas alam memberikan banyak manfaat, ada beberapa hal yang harus diperhatikan pria. Penis cukup sensitif dengan panas sehingga sebelum berendam ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh pria. Simak tips berendam air hangat di bawah ini.

  1. Perhatikan suhu air

Suhu air di dalam bak mandi, jacuzzi, atau kolam air hangat alami berbeda-beda. Kadang terlalu tinggi sehingga bisa melepuhkan kulit, kadang hanya hangat-hangat kuku yang nyaman untuk berendam. Nah, sebelum berendam ke dalam air pastikan dahulu suhu dari air dan kemampuan kulit untuk menerima.

Tidak semua pria bisa menerima suhu dengan panas tertentu. Coba dahulu dengan tangan dan kaki. Kalau sudah terbiasa, coba basahi area dari penis perlahan-lahan agar suhunya sedikit meningkat. Kalau sudah merasa terbiasa barulah berendam. Jangan langsung terjun ke kolam karena penis akan merasa tidak nyaman.

  1. Jangan tempatkan penis di tempat air mengalir

Beberapa kolam air atau jacuzzi memiliki tempat masuknya air yang berbentuk gelembung. Suhu di area itu cukup tinggi karena air baru keluar dari sumber yang panas. Beberapa pria mungkin merasa nyaman dengan duduk di sekitar air yang menekan itu karena penis sedikit menerima rangsangan.

Hindari area itu karena suhu yang terlalu tinggi bisa melukai penis. Mungkin saat masih berada di dalam air Anda tidak merasakannya, tapi setelah keluar baru rasa sakitnya muncul dengan jelas. Lebih baik berendam agar menjauh agar suhu air sedikit menurun.

  1. Pastikan airnya bersih

Sebelum berendam pastikan airnya bersih. Berendam tidak sama dengan mandi biasa atau mengenakan shower. Air yang dipakai untuk shower akan jatuh ke bawah dan membawa kotoran. Kalau berendam, air akan menggenang sehingga kotoran yang mengendap akan tetap ada.

Coba bayangkan kalau kotoran itu berada di sana dari orang-orang berendam sebelumnya. Tentu bisa masuk atau menempel di kulit. Terlebih ada beberapa jenis bakteri atau virus yang tahan dengan panas sehingga tidak mati dengan mudah.

  1. Selalu sediakan minuman

Berendam air hangat akan membuat cairan di dalam tubuh ikut menguap. Itulah kenapa berendam air hangat atau sekadar sauna tidak boleh lama-lama. Kalau terlalu lama bisa membuat Anda menjadi mudah sekali lemas dan tidak ada tenaga untuk melakukan apa pun.

Berendam sebentar mungkin tidak akan berdampak untuk penis. Namun, kalau cukup lama bisa menaikkan suhu di testis cukup lama. Sperma yang ada di sana akan susah diproduksi. Kalau pun bisa diproduksi, kualitasnya tidak akan baik.

  1. Mandi air dingin setelah berendam

Setelah mandi air hangat pastikan untuk mandi atau melakukan shower dengan air yang suhunya lebih dingin. Mandi akan membuat suhu tubuh menurun khususnya suhu di area penis. Kalau suhu turun, gangguan pada penis bisa dihindari.

Lebih lanjut, mandi dengan air yang dingin bisa membuang kotoran yang menempel. Tubuh akan kembali bersih dengan efek relaks yang masih menempel.

Inilah beberapa hal yang harus dilakukan oleh pria kalau ingin berendam air hangat. Semoga bisa dijadikan rujukan.