Tips Bercinta yang Aman Saat Anak Sedang Tidur

doktersehat seks setelah anak tidur

DokterSehat.Com – Kehidupan seks pasangan sering mengalami gangguan kalau pasangan sudah memiliki anak. Seks menjadi aktivitas yang tidak penting lagi dan pasangan hanya melakukannya sekadar memenuhi kebutuhan saja. Kalau mereka susah lelah bekerja, seks tidak akan dilakukan. Selain itu, saat anak sedang bangun, seks juga tidak bisa dilakukan.

Salah satu cara melakukan seks yang aman dan nyaman setelah memiliki keturunan adalah ketika anak tidur. Begitu anak tidur, seks bisa dilakukan di mana saja asal pasangan tidak membuat kegaduhan. Kalau Anda khawatir akan mengganggu anak, berikut beberapa cara untuk menyiasatinya.

  1. Melakukan seks kilat di luar kamar anak

Melakukan seks adalah hal yang cukup sulit dilakukan pasangan kalau memiliki anak kecil. Saat pasangan tidak lelah bekerja atau mengurus, anak malah bangun atau rewel. Saat anak sedang tidur, Anda malah lelah sehingga seks seperti tidak mungkin dilakukan. Akhirnya seks selalu gagal dilakukan.

Sebenarnya pasangan bisa menyiasati kondisi ini dengan melakukan seks secara kilat. Saat Anda sedang tidur dan tidak rewel, mereka bisa melakukan seks kilat saat berada di dapur atau di ruang tamu. Seks bisa dilakukan dengan rangsangan singkat agar tidak membuang waktu. Kalau pasangan tidak nyaman, bisa menambahkan pelumas saat seks.

  1. Melakukan seks saat mandi bersama

Salah satu trik melakukan seks yang aman dan nyaman saat memiliki anak adalah di kamar mandi. Anda dan pasangan bisa mengambil sesi mandi bersama setelah pulang kerja. Dengan mandi bersama-sama, Anda dan pasangan bisa saling merangsang satu dengan lain sembari relaksasi kalau menggunakan air hangat.

Lakukan seks yang intens di kamar mandi sehingga menghemat banyak waktu. Seks bisa dilakukan selama 15-30 menit bersama dengan mandi. Dengan waktu yang tidak terlalu lama ini Anda tidak perlu khawatir saat anak terbangun dan akhirnya menangis atau rewel.

  1. Seks di sebelah kasur atau di lantai

Beberapa pasangan khawatir dengan anaknya yang masih kecil kalau ditinggal melakukan seks di luar ruangan. Nah, kalau Anda khawatir, bisa melakukannya di sebelah tempat tidur anak dengan menggelar tikar atau kasur lipat. Lakukan seks di sini saat anak tidur sehingga pengawasan bisa terus dilakukan.

Karena seks dilakukan di kasur, ada baiknya Anda tidak menggunakan gaya-gaya yang terlalu ekstrem dan menimbulkan banyak getaran. Gunakan gaya-gaya standar seperti misionaris, woman on top, atau spooning. Dengan gaya-gaya ini seks bisa berjalan dengan lebih aman dan tetap memberikan kenikmatan.

  1. Memahami kebiasaan anak tidur dan bangun

Pahami kebiasaan tidur yang dimiliki oleh anak. Beberapa anak susah tidur saat jam-jam tertentu dan akhir bangun karena lapar, mengompol, atau rewel. Pahami jam-jam itu untuk dimanfaatkan sebagai waktu melakukan seks yang tepat.

Misal anak terbiasa bangun pukul 22.00 setiap hari, lakukan seks sebelum itu atau menunggu anak tidur lagi. Cari celah yang tepat untuk menikmati seks meski sudah memiliki anak.

  1. Menahan desahan

Karena seks diharapkan berada di dekat anak untuk keperluan pengawasan, selalu perhatikan desahan yang Anda lakukan. Jangan mendesah terlalu keras karena bisa membangunkan anak yang sedang tidur. Selain desahan, pertimbangkan juga getaran yang akan ditimbulkan dari aktivitas seks.

Dengan melakukan seks yang tenang, Anda bisa menikmati kebersamaan kapan saja. Asal anak tidur, seks bisa dilakukan untuk menjaga kedekatan pasangan.

Seks saat memiliki anak memang cukup susah dilakukan. Namun, kalau Anda tahu trik di atas, seks bisa dilakukan kapan saja.

Halo, Teman Sehat!

Anda diundang ke #AksiSehatCeria bersama DokterSehat di Ciputra Medical Center, Lotte Shopping Avenue Lt. 5, Jakarta Selatan pada hari Sabtu, 15 September 2018 pukul 10.00 – 13.00 WIB.

Yuk, datang dan ikut donor darah + health talk*, lomba blog berhadiah jutaan rupiah, dan dapatkan merchandise keren. GRATIS!

*Registrasi: http://bit.ly/AksiSehatCeria