Terbit: 4 Januari 2021 | Diperbarui: 5 Januari 2021
Ditulis oleh: Gerardus Septian Kalis | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Seks bagi penderita asma adalah sesuatu yang dapat mengganggu karena bisa membuat penderitanya kesulitan bernapas. Simak penjelasan lengkap mengenai cara mengatasi sesak nafas saat berhubungan. 

Seks bagi Penderita Asma dan Hal-Hal Penting yang Harus Anda Tahu

Serangan Asma saat Berhubungan Seks

Hal pertama yang harus dilakukan adalah jangan panik. Perlakukan seperti serangan asma lainnya:

  • Cobalah untuk duduk tegak.
  • Ambil satu embusan inhaler pereda setiap 30-60 detik.

Jika Anda tidak merasa lebih baik setelah 10 kali tarikan napas, segera hubungi dokter. Selain itu, gejala asma muncul ketika saluran udara bereaksi terhadap pemicunya. Pemicunya sering kali merupakan alergen, seperti debu atau serbuk sari. Paparan alergen di tempat tidur juga bisa memperburuk masalah.

Beberapa ahli berpendapat bahwa kondom lateks mungkin berperan bagi individu yang sensitif terhadap lateks. Dengan mengurangi pemicunya, penderita asma bisa menghindari sesak nafas saat berhubungan.

Terdapat beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk meredakan gejala asma tanpa mengurangi gairah bercinta, antara lain:

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Darlie - Advertisement

  • Jujurlah dan katakan pada pasangan bahwa Anda perlu berhenti sejenak.
  • Siapkan inhaler ketika Anda mulai untuk berhubungan seks.
  • Anda mungkin merasa lebih nyaman untuk mencoba posisi di mana dada tidak dibebani. Misalnya, Anda berdua bisa berbaring miring, saling berhadapan atau dengan satu pasangan di belakang.

Bagaimana Cara Menghentikan Seks yang Memicu Gejala Asma?

Jika Anda mengalami gejala asma, Anda mungkin ingin mencoba terus berhubungan seks seperti tidak ada yang salah untuk menyelamatkan rasa malu. Bagaimanapun, seks pasti membuat Anda terengah-engah, sehingga jika diteruskan hal itu bisa memperburuk keadaan. Semakin baik Anda mengelola gejala, semakin cepat Anda bisa kembali menikmati seks.

Mengelola asma bisa dimulai jauh sebelum Anda masuk ke kamar tidur. Memastikan Anda menggunakan inhaler atau obat asma lainnya seperti yang diresepkan akan membantu mengendalikan gejala sepanjang waktu.

Dokter mungkin menyarankan untuk meminum satu atau dua isapan inhaler pereda sebelum berhubungan seks. Jika Anda harus melakukannya setiap saat, itu adalah tanda bahwa Anda mungkin perlu mengganti obat atau meningkatkan teknik inhaler. Sebaiknya lakukan tinjauan penyakit asma yang Anda alami untuk memeriksa semua gejala yang muncul.

Mengapa Aktivitas Seks Memicu Gejala Asma?

Pada dasarnya berhubungan seks sama seperti berolahraga, hal itu membuat jantung dan paru-paru bekerja lebih keras. Akan tetapi, seks bagi penderita asma tidak hanya terkait dengan sesak napas tetapi juga terkait hal lain, seperti:

  • Napas yang semakin cepat mungkin membuat Anda bernapas melalui mulut.
  • Mengalami emosi yang besar saat berhubungan seks.
  • Keadaan lingkungan tempat berhubungan seks. Misalnya, dikelilingi oleh lilin wangi, lantai berdebu, tungau debu, atau memiliki hewan peliharaan.
  • Sesak nafas saat berhubungan bisa dipicu oleh stres, hal itu mungkin disebabkan karena Anda khawatir muncul gejala saat berhubungan seks.

Pada sebagian besar kasus, keadaan ini membuat seseorang malu untuk menceritakannya dengan dokter. Padahal jika Anda melakukan konsultasi dengan tenaga medis profesional, Anda bisa mendapatkan kehidupan seks yang lebih baik.

Menulis daftar pertanyaan sebelum berbicara dengan dokter dapat membantu Anda merasa lebih terkendali. Jangan ragu untuk mengungkapkan semuanya secara jujur pada dokter.

Tetap Bugar dan Aktif

Rehabilitasi paru dan olahraga dapat membantu Anda menjadi aktif lebih lama, baik saat berjalan, berhubungan seks, atau melakukan aktivitas fisik lainnya. Sama halnya seperti semua aktivitas fisik lain, bersanggama melibatkan jantung, paru-paru, dan otot.

Energi yang Anda gunakan saat orgasme hampir sama dengan energi yang dibutuhkan untuk menaiki tangga atau jalan cepat.

Jangan ragu untuk membicarakan kekhawatiran dan keinginan Anda dengan pasangan. Berbicara terus terang akan membuat Anda berdua lebih rileks serta menemukan cara untuk menikmati kebersamaan dan keintiman.

Baca Juga: 10 Makanan Afrodisiak untuk Meningkatkan Gairah Seksual

Pilih Waktu dan Tempat yang Tepat untuk Berhubungan Seks

Seks bagi penderita asma harus dilakukan saat tubuh cukup istirahat dan pernapasan terasa nyaman. Hal ini mungkin terjadi saat obat bekerja dengan baik dan Anda memiliki energi yang cukup.

Jika Anda merasa stres atau lelah, berhubungan seks dapat meningkatkan asma. Oleh karena itu, jauh lebih baik apabila Anda sudah merencanakan sebelumnya. Beberapa hal yang harus dipastikan agar tercipta suasana nyaman dan santai adalah:

  • Hindari berada di tempat yang terlalu dingin atau panas.
  • Tunggu selama 2 jam setelah makan berat, pernapasan mungkin lebih tegang jika perut kenyang dan merasa kembung.
  • Hindari konsumsi alkohol karena dapat menurunkan fungsi seksual dan mempersulit pria untuk ereksi.

Selain soal waktu, seks bagi penderita asma juga harus memerhatikan kondisi lingkungan. Cobalah untuk menghindari hal-hal yang dapat memicu sesak napas, seperti debu, asap, atau wewangian.  

Bereksperimen dengan Posisi Seks

Keintiman adalah sumber kesenangan dan relaksasi, sehingga penting untuk membicarakan kesulitan apa pun yang Anda alami. Cobalah berbagai cara untuk mengekspresikan kasih sayang dan saling memberi tahu apa yang membuatnya nyaman.  Temukan posisi bercinta yang paling cocok untuk Anda berdua agar sesak nafas saat berhubungan tidak terjadi. 

Kuncinya adalah menghindari posisi yang memberi tekanan pada dada. Anda juga bisa mencoba menggunakan bantal untuk memaksimalkan kenyamanan. Gaya bercinta yang menggunakan lebih sedikit energi mungkin membuat keadaan lebih nyaman.

Saling berpelukan, mencium, dan membelai juga memenuhi ekspresi cinta dan kasih sayang serta membutuhkan lebih sedikit energi.

Jika Anda mulai merasa sesak, cobalah memperlambat atau beristirahat. Berhenti menggunakan inhaler pereda jika perlu. Anda dapat mengubah posisi akan tetapi tetap memberi pelukan selama jeda. Tarik napas dalam-dalam secara perlahan akan membantu Anda rileks.

 

  1. Anonim. When sex triggers your asthma symptoms. https://www.asthma.org.uk/advice/triggers/sex/#:~:text=Having%20sex%20can%20be%20an,inhaler%20might%20make%20you%20cringe. (Diakses pada 4 Januari 2021).
  2. Anonim. Sex and breathlessness. https://www.blf.org.uk/support-for-you/sex-and-breathlessness/suggestions. (Diakses pada 4 Januari 2021).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi