Mengapa Banyak Orang Tidak Suka dengan Bau Durian?

Cara-sehat-makan-durian-doktersehat-1
Photo Credit: Flickr.com/Travis

DokterSehat.Com– Indonesia kembali mendapatkan berita yang menghebohkan dari dunia penerbangan. Kali ini, penerbangan Sriwijaya Air SJ 091 dengan rute Bengkulu – Jakarta harus ditunda hanya gara-gara hal yang cukup konyol, yakni bau durian. Menurut berbagai media, jumlah buah durian yang diangkut di dalam pesawat sangatlah banyak sehingga mengganggu indra penciuman para penumpang dan awak kabin pesawat.

Aroma buah durian memang sangat kuat. Hanya saja, cukup banyak orang yang ternyata suka dengan aroma raja buah-buahan ini. Lantas, apakah orang yang tidak suka dengan aroma buah durian sebenarnya mengalami gangguan kesehatan? Pakar kesehatan menyebutkan bahwa hal ini bisa jadi terkait dengan kondisi medis yang disebut sebagai hyperosmia atau kesensitivitasan yang berlebihan pada aroma tertentu.

Jika kita sampai mengalami kondisi hyperosmia pada aroma buah durian, maka kita bisa mengalami sensasi gelisah atau depresi. Sekitar 25 hingga 50 persen orang yang mengalami kondisi ini bisa mengalami sensasi migrain saat menghirup aroma ini. Selain aroma buah atau makanan yang kuat, pakar kesehatan menyebut aroma seperti parfum, produk pembersih, hingga wewangian artifisial juga bisa menyebabkan efek yang sama.

Hanya saja, selain hyperosmia, beberapa kondisi lain seperti hidung yang terlalu sensitif, kondisi kehamilan, penyakit autoimun, alergi, hingga Alzheimer juga bisa menjadi penyebab hal ini. Karena alasan inilah jika kita sampai mengalami gejala yang sangat parah saat mencium aroma tertentu, sebaiknya segera memeriksakan kondisi ini ke dokter untuk mengetahui penyebab pastinya.

Jika dicermati, orang Indonesia cukup terbiasa dengan aroma buah durian meski kurang menyukainya. Hal yang berbeda terjadi pada para wisatawan, khususnya turis asing yang biasanya mengaku sangat tidak suka dengan aromanya. Hal ini ternyata disebabkan oleh mereka yang hampir tidak pernah mencium aromanya sejak kecil sehingga menyebabkan kesensitivitasan berlebihan.

Kondisi yang sebaliknya juga berlaku jika kita berkunjung ke negara lain atau mencicipi masakan dari negara lain. Sebagai contoh, banyak orang yang kurang suka dengan aroma kimchi, makanan khas Korea Selatan yang dibuat dari fermentasi sayuran yang dikenal luas sebagai salah satu makanan tersehat di dunia.