Penderita Penyakit Ini Tidak Boleh Minum Air Kelapa

doktersehat-diet-dengan-kelapa

DokterSehat.Com– Tak hanya memiliki rasa yang enak dan menyegarkan, air kelapa dikenal luas sebagai minuman yang kaya akan nutrisi yang menyehatkan. Hal ini disebabkan oleh tingginya kandungan elektrolit, klorida, kalium, magnesium, dan protein di dalamnya. Hanya saja, menurut pakar kesehatan, tidak semua orang boleh minum air kelapa. Orang-orang dengan kondisi kesehatan inilah yang tidak boleh meminumnya.

Penderita masalah gangguan ginjal sangat tidak direkomendasikan untuk minum air kelapa. Meski bisa menghidrasi tubuh dengan baik, dalam realitanya air kelapa memiliki kandungan yang tidak cocok untuk dikonsumsi penderita gangguan ginjal. Sebagai contoh, kandungan potasium di dalamnya yang sangat tinggi bisa membuat fungsi ginjal semakin terbebani. Selain itu, kandungan kalium dan sodium di dalam air kelapa yang tinggi juga kurang baik bagi penderita gangguan ginjal dan jantung.

Penderita diabetes juga sangat tidak disarankan untuk mengonsumsi air kelapa. Hal ini disebabkan oleh tingginya kadar kalium dan gula alami di dalamnya yang dikhawatirkan bisa memicu kenaikan kadar gula darah dengan cepat. Padahal, sebagaimana kita ketahui lonjakan kadar gula darah bisa berimbas buruk pada meningkatnya risiko komplikasi diabetes yang berbahaya.

Mereka yang menderita sindrom iritasi usus ternyata juga sebaiknya tidak sembarangan dalam mengonsumsi air kelapa. Banyak orang yang tidak menyadari adanya efek laksatif atau pencahar dari air kelapa. Jika kita mengalami sindrom iritasi usus, minum air kelapa bisa memicu gangguan pencernaan atau bahkan gangguan buang air besar yang tentu bisa membuat tubuh menjadi tidak nyaman.

Jika kita sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, ada baiknya kita juga tidak sembarangan mengonsumsi air kelapa. Sebagai contoh, obat-obatan inhibitor ACE, beta blocker, dan beberapa jenis antibiotik ternyata sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan atau dekat dengan waktu kita minum air kelapa. Jika kita nekat untuk meminumnya, maka kadar kalium di dalam darah bisa menjadi sangat tinggi atau melebihi batas normal yang tentu bisa membahayakan sistem yang ada di dalam darah.

Melihat adanya fakta ini, jika kita mengalami kondisi kesehatan yang disebutkan di atas, ada baiknya selalu meminta saran kepada dokter tentang makanan atau minuman apa saja yang sebaiknya dihindari.