Terbit: 6 Juni 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Ibu dua anak berusia 30 tahun bernama Galina Rakushina ingin mengejutkan suaminya, Alexander dengan melakukan operasi pembesaran payudara di sebuah klinik yang ada di Moscow, Rusia.

Memperbesar Payudaranya, Wanita Ini Tewas

Sayangnya, ia langsung tidak sadarkan diri saat menjalaninya dan 13 bulan setelah menjalani operasi ini, kondisi kesehatannya terus menurun, sehingga akhirnya koma dan kemudian meninggal dunia.

Dilansir dari Metro.co.uk, pihak kepolisian langsung mengadakan investigasi pada kasus yang dialami oleh Galina ini. Mereka menduga jika penggunaan obat-obatan dan obat bius dalam proses operasi plastik pembesaran payudara yang dilakukannya tidak sesuai dengan standar.

Salah satu rekan Galina menyebutkan bahwa ia memang ingin mengejutkan suaminya dengan memperbesar ukuran payudaranya, sehingga tetap menarik meskipun sudah memiliki dua orang anak. Secara diam-diam, Galina menabung demi mampu menjalankan operasi ini.

April 2017 lalu, detak jantung Galina langsung berhenti tatkala petugas operasi menyuntikan obat bius pada tubuhnya. Ia pun langsung dilarikan ke IGD demi menyelamatkan nyawanya, namun jantungnya telah berhenti berdetak selama lebih dari 3 menit dan hal ini berpengaruh besar pada pasokan oksigen menuju otak.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Cetaphil Promo - Advertisement

Hal inilah yang kemudian membuat Galina koma hingga akhirnya menghembuskan nafasnya yang terakhir.

Pihak klinik tempat Galina menjalani operasi pembesaran payudara pun langsung ditutup karena dianggap melakukan tindakan kriminal dan menyediakan layanan medis yang tidak aman.

Sebelum kasus Galina, empat wanita juga meninggal dunia setelah menjalani operasi plastik di ibukota Rusia ini. Pemerintah setempat pun meminta kaum hawa untuk tak lagi sembarangan menjalani operasi plastik di tempat yang belum bisa dipastikan keamanannya.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi