Obat tetes telinga digunakan untuk mengatasi berbagai masalah telinga seperti radang telinga luar, infeksi telinga tengah, sakit telinga akibat kotoran telinga yang menumpuk, hingga mencegah infeksi telinga. Nah, ketahui apa saja jenis tetes telinga, cara penggunaan, harga tetes telinga, dll. 

tetes-telinga-doktersehat

Apa Itu Obat Tetes Telinga? 

Tetes telinga adalah obat yang biasanya direkomendasikan untuk infeksi telinga ringan dengan gejala seperti telinga terasa gatal, kering, berdenging, hingga menyebabkan sakit kepala dan gangguan pendengaran ringan. 

Secara umum, obat untuk infeksi telinga mengandung asam asetat yang bekerja dengan cara menghentikan pertumbuhan jamur dan bakteri penyebab infeksi. Obat tetes ini juga digunakan untuk membantu membersihkan kotoran telinga secara efektif.

Obat tetes ini hanya ditujukan untuk perawatan kesehatan telinga jangka pendek. Anda bisa mendapatkan obat untuk telinga secara bebas atau berdasarkan resep dokter.

Jenis Tetes Telinga 

Berikut ini adalah beberapa jenis tetes telinga berdasarkan kandungan utamanya, yaitu: 

  • Obat yang mengandung bahan berbasis asam untuk memecah kotoran telinga 
  • Obat yang mengandung alkohol dan larutan asam asetat untuk mencegah radang telinga luar 
  • Obat yang mengandung antibiotik untuk mengatasi infeksi bakteri pada telinga 
  • Obat yang mengandung anestesi untuk membantu mengatasi rasa sakit pada telinga yang terinfeksi 

Selain itu, obat tetes hanya untuk mengatasi infeksi telinga dengan gejala ringan, bukan untuk kondisi sakit telinga serius seperti ruptured eardrum atau gendang telinga pecah. 

Anda dapat menggunakan jenis obat tetes apapun, namun harus sesuai dengan gejala yang muncul dimana akan berkaitan dengan penyebabnya  dan menggunakannya dengan benar. Menggunakan jenis obat telinga yang tidak tepat dapat menyebabkan gangguan serius pada telinga bagian tengah.

Manfaat Tetes Telinga 

Berikut ini adalah kegunaan dari obat untuk telinga, yaitu: 

  • Mengobati infeksi telinga luar
  • Membersihkan kotoran telinga
  • Mengatasi rasa sakit dan pembengkakan telinga
  • Mencegah infeksi telinga yang mungkin terjadi akibat bakteri dan jamur
  • Mencegah gejala sakit telinga yang lebih serius

Kandungan obat tetes untuk infeksi telinga adalah asam asetat yang berfungsi untuk menghentikan bakteri dan jamur penyebab infeksi agar tidak berkembang. Obat ini juga mengandung gliserin atau alkohol yang membantu mengeringkan saluran telinga untuk menyembuhkan infeksi. 

Baca Juga: Infeksi Telinga: Penyebab, Gejala, Pengobatan, dan Pencegahan

Cara Penggunaan Tetes Telinga 

Penting untuk mengetahui cara penggunaan obat tetes untuk telinga dengan benar agar obat tepat memasuki saluran telinga untuk mengatasi infeksi telinga yang Anda alami. Bila tidak, Anda mungkin hanya akan membuang-buang cairan obat tersebut dan obatnya tidak bekerja dengan baik. 

Berikut ini adalah tahap-tahap untuk menggunakan obat untuk telinga yang benar, yaitu: 

1. Persiapan Sebelum Menggunakan Obat Tetes

Pastikan Anda sudah menyiapkan obat tetes untuk telinga yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Setelahnya, penting untuk mencuci tangan sebelum menggunakan obat tetes untuk telinga, serta Anda mungkin perlu menyiapkan tisu atau handuk bersih untuk menyeka tetesan telinga nantinya. 

2. Tahap Menggunakan Obat Tetes untuk Telinga dengan Benar

Perhatikan tahap-tahap menggunakan obat untuk telinga, berikut ini: 

  • Kocok botol obat 
  • Hangatkan obat dengan menggenggam botol selama 1-2 menit untuk membantu mengurangi rasa tidak nyaman apabila tetesannya nanti terlalu dingin di telinga Anda 
  • Buka tutup botol dan pastikan bahwa permukaannya bersih
  • Apabila botol menggunakan pipet, pastikan juga pipetnya bersih 
  • Miringkan kepala Anda sehingga telinga menghadap atas
  • Tarik telinga ke belakang dan ke arah bawah untuk memudahkan 
  • Bila sudah pada posisi yang tepat, berikan beberapa tetes obat sesuai dengan petunjuk penggunaan 
  • Tarik cuping telinga ke atas dan bawah secara lembut dan perlahan untuk mengarahkan agar tetesan benar-benar mengalir ke saluran telinga 
  • Biarkan kepala dalam posisi miring selama 2-5 menit sampai tetesan masuk dan menyebar ke telinga 
  • Bila sudah selesai, ulang penggunaan obat untuk telinga yang satunya lagi 

Cara penggunaan obat tetes telinga untuk anak juga sama, namun Anda harus menenangkan anak agar tidak bergerak sehingga cairan obat dapat menyerap dengan baik. 

3. Tahap Penyelesaian 

Setelah Anda menggunakan obat sesuai dengan petunjuk, bersihkan sisa-sisa obat yang mungkin ada di sekitar telinga. Tutup dan simpan botol sesuai dengan petunjuk penyimpanan obat yang aman. Terakhir, cuci tangan Anda untuk membersihkan sisa-sisa obat yang mungkin menempel.

Biarkan obat bekerja dengan baik. Apabila Anda mengalami gejala efek samping obat seperti telinga bengkak, merah, atau gatal, hentikan pemakaian dan segera konsultasi pada dokter. 

Baca Juga: Cara Menggunakan Obat Tetes Telinga yang Benar

Interaksi Obat Tetes untuk Telinga 

Interaksi obat untuk telinga dengan obat lainnya tidak selalu terjadi, namun sangat penting untuk memberi tahu dokter apabila Anda sedang menggunakan obat telinga lain, obat herbal, atau vitamin lainnya untuk mengurangi risiko efek samping dan komplikasi lainnya. 

Efek Samping Obat Tetes Telinga 

Berikut ini adalah kemungkinan efek samping obat tetes, yaitu: 

  • Sensasi sengatan atau terbakar sementara di telinga 
  • Telinga menjadi merah 
  • Bengkak di bagian dalam telinga 
  • Reaksi alergi
  • Timbul rasa sakit baru 

Apabila Anda mengalami efek samping tersebut dan infeksi telinga tidak membaik, maka segera hentikan penggunaan dan segera hubungi dokter. 

Peringatan Penggunaan Obat Tetes 

Perhatikan peringatan penggunaan obat tetes, berikut ini: 

  • Jangan gunakan pipet atau botol obat yang rusak, retak, terkelupas, bocor dan kotor 
  • Pastikan pipet  atau lubang tetes selalu bersih 
  • Jangan sampai ujung pipet  atau batang pipet mengenai bagian telinga karena akan terpapar bakteri dan kuman dari telinga yang terinfeksi
  • Jangan menghangatkan botol obat dengan air panas karena cairannya akan terlalu panas di telinga Anda 
  • Jangan menggunakan atau berbagi obat dengan orang lain, walaupun dengan gejala infeksi telinga yang sama 
  • Gunakan obat sesuai dengan petunjuk penggunaan 
  • Apabila Anda mengalami gejala efek samping atau kondisi telinga Anda tidak membaik, segera hubungi dokter

Baca Juga: 7 Arti Warna Kotoran Telinga, Bagaimana yang Normal dan yang Berbahaya?

Harga Tetes Telinga 

Harga tetes telinga berbeda-beda tergantung pada merek produknya, Berikut ini adalah beberapa merek obat untuk telinga dan kisaran harganya, yaitu: 

  • Otopain (8 ml)

Obat tetes ini mengandung Polymyxin B sulfate 50000 iu, neomycin sulfate 25 mg, fludrocortisone acetate 5 mg, dan lidocaine HCl 200 mg. Manfaat obat otopain adalah untuk otitis eksterna akut dan otitis media kronis. Harga obat tetes otopain adalah sekitar Rp102.295 per botol.

  • Colme (8 ml)

Obat tetes ini mengandung chloramphenicol 10% dan lidocaine HCl 4%. Manfaat obat colme adalah mengatasi otitis media dan otitis eksterna. Harga obat tetes colme adalah Rp 50.162 per botol 

  • Erlamycetin (10 ml) 

Obat tetes ini mengandung chloramphenicol  base 1%. Manfaat obat erlamycetin adalah untuk mengatasi infeksi pada telinga bagian luar. Harga obat tetes erlamycetin adalah Rp10.176 per botol.

  • Vital Ear Oil (10 ml)

Obat tetes ini mengandung thymol, menthol, camphor  dan paraffin liquid. Manfaat obat vital ear oil adalah untuk mengatasi pertumbuhan jamur dan bakteri dan sebagai antiseptik rongga telinga. Harga obat tetes vital ear oil adalah Rp17.183. 

Terdapat banyak merek obat tetes lainnya dengan harga yang berbeda-beda. Itulah pembahasan tentang obat tetes telinga untuk anak dan dewasa, serta cara menggunakannya. Semoga informasi ini bermanfaat!

 

 

Informasi kesehatan ini telah ditinjau oleh dr. Jati Satriyo.

 

 

Sumber: 

  1. WebMD. 2019. Ear Drops Solution. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-805-7171/ear-drops/acetic-acid-otic/details. (Diakses pada 9 Januari 2020).
  2. University of Illinois-Chicago, Drug Information Group. 2016. How to Use Ear Drops. https://www.healthline.com/health/general-use/how-to-use-ear-drops. (Diakses pada 9 Januari 2020).
  3. Hayes, Kristin, RN. 2019. How to Use Ear Drops Correctly. https://www.verywellhealth.com/how-to-use-ear-drops-correctly-1192039. (Diakses pada 9 Januari 2020).