Terus Bekerja Selama 1 Bulan Tanpa Liburan, Supir Bus Ini Meninggal Dunia

Flickr/Mujitra

DokterSehat.Com– Setiap pekerjaan bisa membuat tubuh terasa lelah, apalagi jika pekerjaan ini menuntut energi yang cukup besar seperti yang dialami oleh supir bus. Sayangnya, banyak supir bus yang terbiasa menjalani profesinya tanpa mendapatkan hari libur demi mendapatkan penghasilan yang cukup bagi keluarganya.

Photo Source: Flickr/ Mujitra

Dilansir dari Definitely Filipino Buzz, hal inilah yang terjadi pada supir bus di Filipina yang merupakan saudara dari Roip Euman. Ia terus bekerja tanpa mendapatkan liburan selama 1 bulan penuh dan akhirnya meninggal dunia karena terkena cardiac arrest atau henti jantung. Ia mengalaminya saat sedang tidur di dalam busnya karena tidak pernah bisa benar-benar beristirahat.

Euman berkata bahwa saudaranya hanya mendapatkan gaji sekitar 10 ribu Peso atau kurang dari Rp 2,7 juta.  Pihak perusahaan bahkan tidak mau membantu biaya pemakamannya karena menganggap sang supir malang ini sebagai karyawan yang masih baru. Bahkan, proses pemulangan jenazah dari Avenida, Manila, ke Bataan yang berjarak 127 km pun juga sama sekali tidak ditangani oleh perusahaan.

Menurut pakar kesehatan, kebiasaan terus bekerja tanpa istirahat bisa berdampak buruk bagi kondisi kesehatan tubuh meskipun saat malam hari kita masih sempat melakukan istirahat malam. Dalam realitanya, tubuh juga membutuhkan jeda untuk tidak memikirkan pekerjaan dan menghilangkan stress yang dialami selama bekerja.

Jika kita terus melakukannya, maka kemampuan berpikir otak bisa menurun dengan signifikan, meningkatkan rasa nyeri pada punggung atau bagian tubuh lainnya, menurunkan fungsi indera seperti penglihatan dan pendengaran, serta meningkatkan risiko terkena penyakit jantung yang mematikan.

Melihat adanya fakta ini, jangan terus memaksakan diri untuk bekerja dengan berlebihan ya? Pastikan untuk mendapatkan waktu istirahat yang cukup sehingga kita pun tidak akan mudah terkena penyakit.