DokterSehat.Com– Kita tentu pernah mendengar pernyataan yang menyebutkan bahwa tertawa bisa memberikan manfaat kesehatan. Tak hanya bisa membuat kita lebih berbahagia, dalam realitanya tertawa juga bisa memberikan efek kesehatan bagi tubuh kita. Fakta ini terungkap dari penelitian yang diunggah dalam WebMD pada 2001 lalu.

tertawa-doktersehat

Dalam penelitian yang dilakukan di University of Maryland ini, dihasilkan fakta bahwa tertawa bisa membantu menurunkan risiko terkena penyakit jantung. Bahkan, pakar kesehatan dari American Heart Association menyebutkan bahwa jantung pada orang yang mengalami masalah kesehatan jantung cenderung lebih sehat jika sering tertawa atau sering menikmati humor.

Michall Miller, MD dari Center for Preventive Cardiology yang ada di University of Maryland Medical Center, Baltimore, Amerika Serikat melakukan sebuah penelitian yang melibatkan 150 orang yang pernah terkena serangan jantung atau menjalani operasi jantung. Saat itu, mereka diminta untuk pergi ke sebuah acara dan menemui orang dengan baju yang persis sama dengan yang mereka pakai tanpa mereka ketahui sebelumnya atau menemui pramusaji yang tak sengaja menumpahkan minuman ke pakaian mereka. Reaksi para partisipan ini kemudian dicatat oleh para peneliti.

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa partisipan yang menanggapi hal-hal tersebut dengan tertawa dan menganggapnya sebagai situasi humor cenderung memiliki kondisi jantung yang lebih sehat. Sayangnya, dari seluruh partisipan, hanya 40 persen yang menanggapinya dengan tertawa.

Menurut para peneliti, tertawa bisa memberikan efek perlindungan bagi jantung karena menurunkan hormon kortisol atau hormon stres. Hal ini akan berimbas pada menurunnya tekanan darah. Selain itu, tertawa juga mencegah kerusakan endothelium atau dinding yang memberikan perlindungan bagi pembuluh darah.

Sementara itu, pakar kesehatan Lee Berk, DrpH dari Loma Linda University School of Medicine menyebutkan bahwa tertawa bisa membantu sistem kekebalan tubuh menjadi lebih kuat. Selain itu, dalam penelitiannya yang dipublikasikan dalam jurnal berjudul American Journal of the Medical Sciences pada 1989 silam, tertawa telah terbukti mampu menurunkan kolesterol, epinephrine, dan berbagai zat yang berbahaya lain bagi kesehatan tubuh.