Terbit: 7 Desember 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Terkadang, kita melihat orang lain tertawa saat masih tidur dengan lelap. Tertawa ini bisa saja berlangsung sebentar saja, namun terkadang hal ini juga bisa berlangsung hingga beberapa kali. Sebenarnya, apakah hal ini termasuk dalam hal yang wajar?

Tertawa Saat Tidur, Wajar atau Tidak?

Penyebab Tertawa Saat Tidur

Dalam dunia medis, tertawa saat tidur disebut sebagai hypnogely. Pakar kesehatan dari Cambridge University Press menyebut hal ini sebagai sejenis sleep talking atau mengigau atau berbicara saat tidur. Meskipun terkadang dialami oleh orang dewasa, hal ini lebih sering terjadi pada mereka yang masih bayi.

Biasanya, hal ini disebabkan oleh respons seseorang saat mengalami mimpi tertentu. Mimpi ini bisa yang membahagiakan atau lucu. Hanya saja, mereka yang mengalaminya biasanya mengaku baru saja menjalani mimpi yang aneh dan tidak bisa diceritakan sehingga mereka pun tidak bisa benar-benar mengingat apa yang membuat mereka bisa tertawa.

Pakar kesehatan menyebut tertawa saat tidur terjadi saat kita memasuki fase tidur rapid eye movement atau REM. Kondisi ini membuat pernapasan kita berjalan dengan lebih cepat namun tidak teratur, dan mata juga bergerak ke kanan dan kiri dengan cepat. Hal ini menandakan bahwa kita sedang berada dalam fase tidur yang cukup dalam.

Meskipun biasanya hal ini tergolong sebagai sesuatu yang normal, pakar kesehatan menyebut hal ini juga bisa dipicu oleh adanya gangguan seperti REM Sleep Behaviour Disorder atau parasomnia. Kondisi ini cenderung sering dialami oleh mereka yang berusia lebih dari 50 tahun dengan salah satu gejalanya adalah sering tertawa sendiri saat tidur.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku PTH - Advertisement

Tak hanya tertawa, terkadang mereka juga bisa berteriak, berbicara, hingga menggerakkan bagian tubuhnya seperti melakukan pukulan, tendangan, atau bahkan berjalan saat masih tidur. Hal ini bisa saja menyebabkan kecelakaan pada diri sendiri ataupun pada orang lain.

Parasomnia seringkali terkait dengan kebiasaan minuman beralkohol berlebihan. Hanya saja, terkadang hal ini juga terjadi pada mereka yang baru saja berhenti minum alkohol setelah sebelumnya terbiasa mengonsumsinya. Mereka yang sering mengalami masalah kurang tidur atau mengonsumsi beberapa jenis obat-obatan tertentu juga bisa menjadi pemicunya.

Bisa Jadi Terkait dengan Parkinson

Kita juga sebaiknya mewaspadai kemungkinan adanya penyakit Parkinson jika sering tertawa saat tidur. Penyakit neurologis ini bisa menyebabkan gangguan pengendalian otot dengan signifikan.

Selain itu, tertawa saat tidur juga bisa disebabkan oleh masalah hamartoma hipotalamus yang bisa saja menyebabkan kejang-kejang. Mereka yang mengalami hal ini kesulitan untuk mengendalikan tertawanya hingga berkali-kali atau berlangsung dalam waktu yang sangat lama.

Mencegah Tertawa Saat Tidur

Jika kita sering tertawa saat tidur sehingga kesulitan untuk mendapatkan waktu tidur yang berkualitas, sebaiknya segera melakukan beberapa cara demi mencegahnya. Sebagai contoh, kita bisa mulai melakukan beberapa cara demi membuat kualitas tidur membaik seperti menata kamar agar lebih nyaman, sejuk, dan bersih, hingga menghindari kebiasaan minum kopi atau memainkan gawai di malam hari.

Hal lain yang bisa mencegah tertawa saat tidur adalah menghindari minuman beralkohol. Jika kita sudah terlanjur kecanduan, segera minta bantuan terapis atau dokter demi mengatasinya. Jika penyebab tertawa saat tidur adalah obat-obatan yang kita konsumsi, berkonsultasilah ke dokter demi mendapatkan obat-obatan yang tepat dan tidak menyebabkan gejala ini.

Jika perlu, kita bisa meminta bantuan dokter demi mengatasi penyebab utama dari tertawa saat tidur demi membuat kualitas tidur kita semakin meningkat.

 

Sumber:

  1. Barrell, Amanda. 2019. Why do people laugh in their sleep?. medicalnewstoday.com/articles/325359.php (Diakses pada 7 Desember 2019).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi