Terbit: 3 Februari 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Salad dikenal sebagai makanan yang sehat karena terdiri dari sayuran yang kaya serat, vitamin, mineral dan karbohidrat yang aman bagi kulit. Namun jika salah meracik bahan-bahan, salad ternyata bisa jadi makanan yang tidak menyehatkan. Dilansir dari webmd, ini panduan memilih salad yang sehat untuk keluarga Anda:

Ternyata Salad Tidak Selalu Menyehatkan

Hindari salad dressing tinggi kalori
Dressing salad yang bertekstur creamy seperti keju biru dan Thousand Island biasanya memiliki kalori yang tinggi, lemak dan sodium. Dua sendok makan dressing keju biru mengandung 150 kalori dan 15 gram lemak. Menyantap salad dengan pilihan dressing ini sebanyak setengah mangkuk memiliki kandungan lemak setara dengan cheeseburger dan kentang goreng.

Hindari dressing salad bebas lemak
Untuk menghindari salad, Anda tentu memilih salad dengan bebas lemak bukan? Namun ternyata dressing salad dengan bebas lemak justru tidak sehat. Pasalnya, dressing salad jenis ini justru mengandung lebih banyak gula dan sodium.

Gunakan minyak zaitun
Jika ingin salad Anda lebih sehat, coba buat sendiri dressing salad Anda. Gunakan minyak zaitun, perasan lemon, madu, lalu sedikit garam dan lada hitam untuk memperkaya rasa. Campuran dressing ini lebih sehat karena mengandung lemak tak jenuh yang baik untuk kesehatan.

Crispy vs grilled chicken salad
Salad yang terdiri dari berbagai macam sayuran memang merupakan makanan sehat. Namun jika Anda menambahkan potongan ayam goreng yang renyah, hal ini bisa mengubah salad Anda menjadi makanan yang berkalori tinggi. Untuk menambahkan protein pada salad, Anda bisa menambahkan ayam atau ikan yang dipanggang. Gunakan dada ayam yang relatif lebih rendah lemak atau ikan salmon dan udang jika Anda ingin membuat salad seafood.

Perbanyak sayuran hijau
Tambahkan sayuran hijau pada salad Anda agar semakin kaya rasa dan nutrisi. Beberapa sayur yang bisa Anda campur untuk salad antara lain wortel, timun, brokoli, kale dan bayam. Tambahkan juga sayuran berwarna yang kaya vitamin A seperti tomat, paprika, buah bit dan bawang bombay.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi