Terbit: 13 Februari 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Kerupuk selalu menjadi favorit semua orang. Saat kita makan tidak lengkap bila tidak ada kerupuk. Kerupuk juga sering kita jadikan teman ngemil. Rasanya yang gurih selalu membuat banyak orang ketagihan dan ingin terus makan kerupuk. Bagi pecinta kerupuk rasanya tidak cukup hanya makan satu karena kerupuk sangat umum jika dimakan dalam jumlah banyak.

Ternyata Makan Kerupuk Ini Sama dengan Makan Nasi

Berbagai macam jenis, ukuran, bentuk, pilihan rasa dan bahan baku membuat semakin banyak orang menjadikan kerupuk sebagai pilihan makanan saat ngemil. Beberapa bahan dasar pembuatan kerupuk seperti ikan, udang dan lainnya adalah salah satu jenis kerupuk yang cukup populer karena rasanya yang makin gurih dengan tambahan bahan baku tersebut. Namun, perlu diingat bahwa kerupuk umumnya bahan dasar utamanya adalah tepung terigu. Sehingga sebenarnya kandungan karbohidrat pada kerupuk tergolong tinggi meskipun beberapa kerupuk menggunakan campuran bahan baku ikan atau udang.

Dalam Pedoman Gizi Seimbang yang dikeluarkan Kementrian Kesehatan, kerupuk udang dan ikan termasuk dalam golongan makanan yang berkarbohidrat tinggi. Kandungan karbohidrat yang tinggi pada kerupuk ini menjadikan kandungan gizi kerupuk sama dengan kandungan gizi makanan pokok seperti nasi, apabila dikonsumsi dalam jumlah tertentu. Hal ini yang kadang sering lupa kita sadari. Saat makan kerupuk umumnya kita tidak menyadari seberapa banyak kerupuk yang sudah kita makan dan kita sering menganggap bahwa kerupuk adalah sebagai camilan saja.

Kerupuk udang akan sama kandungan karbohidratnya apabila kita mengonsumsinya sebanyak 35-40 gram kerupuk udang. Dalam bentuk matang angka tersebut diperoleh dari 11-12 potong kerupuk udang ukuran sedang. Kandungan karbohidrat yang terdapat pada kerupuk udang dengan jumlah tersebut adalah sebanyak kurang lebih 30 gram karbohidrat. Jumlah kerupuk dalam bentuk gram tersebut juga dapat diterapkan pada kerupuk berbahan dasar ikan.

Nah, sekarang kita sudah tau bahwa ternyata makan kerupuk dalam jumlah tertentu ternyata sama kandungan karbohidratnya dengan mengonsumsi nasi. Jadi bila tidak ingin asupan karbohidrat kita berlebihan dari kerupuk, saat makan kerupuk perhatikan juga jumlahnya, ya.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi