Terbit: 3 April 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Ratusan pasien di Inggris yang seharusnya sudah dijadwalkan untuk menjalani pemindaian MRI harus membatalkan prosedur ini karena memiliki tubuh yang terlalu gendut! Ukuran tubuh mereka tidak cukup untuk memasuki tabung pemindaian alat ini.

Terlalu Gendut, Ratusan Pasien Tidak Bisa Menggunakan Pemindaian MRI

Dikutip dari The Sun, masalah obesitas yang terjadi di Inggris sudah terlalu parah. Padahal, sudah menjadi rahasia umum jika obesitas bisa menyebabkan masalah kesehatan yang lebih serius dan mematikan.

Para ahli dari Cadriff and Vale University disebut-sebut telah membatalkan 200 jadwal pemindaian MRI sejak 2014 silam. Salah satu juru bicara dari universitas tersebut menyebutkan bahwa mereka kesulitan untuk memasukkan pasien dengan ukuran tubuh yang terlalu besar. Padahal, pemindahan MRI sangat penting untuk mengetahui adanya penyakit dalam, cedera, atau kondisi lainnya.

Sebagian besar rumah sakit membatasi pasien yang diperbolehkan untuk melakukan prosedur pemindaian MRI maksimal memiliki berat badan 150 kg. Selain itu, tabung standar alat pemindai MRI juga hanya memiliki diameter maksimal 172 cm. Bagi mereka yang mengalami masalah obesitas yang cukup parah, ukuran tabung ini tentu tidak akan cukup.

Menurut pakar kesehatan, penderita obesitas rentan terkena masalah kesehatan seperti sleep apnea, penyakit paru obstruktif kronis, penyakit jantung koroner, diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, gangguan persendian, stroke, atau beberapa jenis penyakit kanker seperti kanker prostat, kanker payudara, hingga kanker rahim.

Melihat adanya fakta ini, ada baiknya penderita obesitas sebaiknya mulai mengubah gaya hidupnya demi menurunkan berat badan sekaligus membuat tubuh menjadi semakin sehat. Cara yang bisa dilakukan adalah dengan rajin berolahraga, mengubah pola makan menjadi lebih sehat dan bergizi seimbang, menghindari minuman beralkohol, dan berkonsultasi dengan dokter.

Berat badan Sobat Sehat termasuk ideal atau tidak?


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi