Terbit: 1 Mei 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Memperingati Hari Buruh yang jatuh setiap tanggal 1 Mei, ada baiknya kita mencermati kebiasaan lembur yang dilakukan banyak sekali pekerja di Indonesia. Memang, dengan melakukan kerja lembur, pendapatan akan menjadi semakin melimpah. Namun, jika kita terlalu sering melakukannya hingga larut malam atau bahkan tanpa mendapatkan waktu libur, maka berbagai masalah kesehatan pun akan menanti.

Terlalu Banyak Lembur Bisa Memicu Kematian Mendadak?

Jika kita cermati, cukup banyak kasus kematian mendadak yang dipicu oleh serangan jantung. Salah satu penyebab dari serangan jantung ini adalah karena seseorang lembur terlalu lama secara berturut-turut. Menurut pakar kesehatan, bagi orang biasa dengan riwayat jantung sehat, bekerja lembur memang tidak akan dengan mudah memicu serangan jantung. Namun, bagi mereka dengan riwayat penyakit kardiovaskular, ada kemungkinan serangan jantung muncul akibat dari bekerja dengan berlebihan.

Kerap kerja lembur juga telah terbukti mampu meningkatkan risiko beberapa masalah kesehatan yang serius seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan diabetes. Hal ini disebabkan oleh tingginya faktor stress yang muncul dalam tubuh pekerja yang akhirnya memicu ketidakseimbangan hormon dan akhirnya menyebabkan datangnya penyakit-penyakit tersebut.

Melihat adanya fakta ini, meskipun kerja lembur tidak memiliki kaitan langsung dengan kematian mendadak, ada baiknya memang kita tak lagi bekerja dengan berlebihan dan mulai menata ulang waktu kerja kita agar bisa selalu menyelesaikannya tepat waktu. Jika kita bisa melakukannya, maka kita akan memiliki waktu lebih banyak untuk bersama dengan keluarga atau setidaknya menikmati kehidupan lainnya sehingga tidak mudah terkena stress.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku RT Mandiri - Advertisement


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi