Terkena Kelainan Genetik, Gadis Ini Terus Merasa Lapar

SWNS/Foxnews

DokterSehat.Com– Anna Hankins, gadis berusia 15 tahun dari Mississippi, Amerika Serikat, mengalami kondisi bernama Prader-Willi Syndrome, sebuah kelainan genetik langka yang tidak bisa disembuhkan. Masalah kesehatan ini membuatnya terus merasa lapar meski sudah makan.

Photo Source: SWNS/Foxnews

Dikutip dari Foxnews, kebiasaan makannya yang sangat berlebihan demi mengatasi rasa lapar yang terus datang ini membuatnya mengalami obesitas. Tercatat, berat badannya kini bahkan sudah mencapai lebih dari 170 kg.

National Institutes of Health menyebutkan bahwa Anna mulai mengalami keinginan berlebih untuk makan sejak usia 2 tahun. Sebagai informasi, penyakit Prader-Willi Syndrome yang diderita Anna menyerang satu dari 15.000 bayi yang dilahirkan di Amerika serikat. Bahkan, menurut sang ibu, Jennifer, kata pertama yang diungkapkan oleh Anna saat masih kecil adalah “aku lapar”.

Saat masa anak-anak, rasa lapar yang dialami Anna tidak bisa dikendalikan. Ia bisa saja bangun di tengah malam dan mengonsumsi kue berukuran besar. Jennifer bahkan mengaku harus mengunci kulkas dan lemari dapur untuk mencegah buah hatinya menghabiskan semua makanan dan menghilangkan permen atau camilan di dalam rumah.

Kini, gadis dari kota Louisville ini sedang berusaha untuk melakukan diet demi menurunkan asupan kalorinya hingga 900 kal saja per hari karena jika tidak dilakukan, berat badannya akan terus naik dan hal ini bisa membahayakan kesehatannya.

“Aku terus merasa lapar dan hal ini bisa sangat menyulitkan aktivitasku sehari-hari,” ucap Anna.

Sempat merasa tidak percaya diri dengan kondisinya, Anna akhirnya mengikuti ajang Miss Amazing yang dikhususkan untuk para gadis dengan masalah disabilitas atau masalah kesehatan. Ia berhasil memenangkan ajang yang terakhir diadakan November 2017 lalu ini.

Kalau Sobat Sehat kerap merasa lapar tidak meski sudah makan?