Terbit: 22 Juni 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Calley Bingham, ibu tiga anak dari Inggris berusia 27 tahun ini sedang menjalani terapi untuk mengobati kankernya, namun, terapi ini memberikan efek samping yang sama sekali tidak diduga, yakni membuat salah satu kakinya memiliki ukuran dua kali lebih besar dari kaki lainnya.

Menjalani Terapi Kanker, Ukuran Kaki Wanita Ini Jadi Berbeda

Dilansir dari Metro.co.uk, Calley didiagnosis terkena kanker serviks pada 2016, tepatnya empat bulan setelah melahirkan anak ketiganya. Ia pun mengalahkan kanker ini dengan operasi, terapi radiasi, kemoterapi dan brachytherapy. Hanya saja, kakinya justru mengalami perbedaan ukuran yang dalam kondisi medis disebut sebagai lymphoedema.

Kondisi lymphoedema yang dialami oleh Calley membuat kaki kirinya membengkak hingga 40 persen lebih besar dari kaki kanannya. Hal ini disebabkan oleh pembesaran getah bening, cairan yang tebal dan kaya akan protein yang ikut membangun tubuh, termasuk pada leher, kepala, kaki, dan tangan. Kondisi lymphoedema ini bisa disebabkan oleh faktor genetik, infeksi, cedera, hingga perawatan kanker.

Untuk mengatasi masalah lymphoedema ini, satu-satunya hal yang bisa dilakukan oleh Calley untuk mengatasi masalah ini adalah menjalani manual lymphatic drainage (MLD), sejenis pemijatan khusus yang membuatnya harus datang ke kota Taunton setiap minggu dan memakai stocking khusus setip hari.

Calley menyebut kondisi lymphoedema yang dialaminya membuatnya kesulitan membeli celana, rok, atau bahkan sepatu. Hal ini disebabkan oleh perbedaan ukuran kakinya yang cukup kentara. Meskipun begitu, Calley mengaku merasa beruntung bisa mengalahkan kanker yang dideritanya sebelumnya walau kemudian mengalami masalah kesehatan yang cukup langka ini.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Cetaphil Promo - Advertisement

Sayangnya, dokter menyebut lymphoedema sebagai penyakit yang sulit untuk disembuhkan. Calley pun mengaku kini berusaha untuk membiasakan diri dengan kondisi ini dan rutin melakukan terapi demi menurunkan pembengkakan pada salah satu kakinya.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi