Terbit: 30 Januari 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Siapa sih yang nggak suka makan tempe? Lauk khas Indonesia ini digemari semua kalangan masyarakat karena rasanya yang enak dan harganya yang murah meriah. Bahkan, telah banyak penelitian yang membuktikan manfaat luar biasa dari tempe. Salah satu dari manfaat tersebut adalah mencegah datangnya kanker prostat.

Makan Tempe Bisa Cegah Kanker Prostat?

Kandungan tempe yang bisa mencegah kanker

Pakar kesehatan menyebut tempe memiliki kandungan sehat seperti vitamin, karbohidrat, lemak, protein, serta serat. Di dalamnya juga terdapat kandungan genistein dan fitoestrogen yang bisa menurunkan risiko kanker prostat dengan signifikan. Kandungan lain yang sangat tinggi dari bahan makanan yang terbuat dari kedelai ini adalah vitamin B12. Sebagai informasi, di dalam 100 gram tempe sudah ada 1,5 – 6,3 mikrogram vitamin B12. Jumlah ini dianggap sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan vitamin B12 dalam sehari.

Tempe juga memiliki kandungan antibakteri dan antibiotik. Hal ini berarti, mengonsumsinya secara rutin bisa membantu menurunkan risiko terkena infeksi dengan signifikan. Selain itu, di dalam tempe juga terdapat kandungan asam lemak tak jenuh ganda yang bisa membantu menurunkan kadar kolesterol LDL atau kolesterol jahat dan antioksidan yang sangat tinggi sehingga bisa mencegah datangnya penyakit kardiovaskular dan kanker.

Tempe juga memiliki kandungan zat besi, tembaga, seng, protein, dan asam folat. Kandungan ini disebut-sebut bisa membantu mengatasi masalah anemia. Selain itu, kandungan flafonoidnya juga bisa membantu menurunkan tekanan darah dan mengatasi gangguan pencernaan seperti diare.

Manfaat tempe lainnya

Selain bisa mencegah datangnya kanker, tempe ternyata juga bisa memberikan banyak manfaat kesehatan lain yang jarang diketahui banyak orang.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Cetaphil Promo - Advertisement

Berikut adalah berbagai manfaat kesehatan tersebut.

  1. Tempe baik bagi penderita diabetes

Pakar kesehatan menyebut tempe sebagai bahan makanan yang cocok untuk dikonsumsi oleh mereka yang menderita diabetes. Sebagaimana kita ketahui, penderita diabetes tidak bisa makan sembarangan demi mencegah lonjakan kadar gula darah dalam tubuhnya. Beruntung, tempe bisa menjadi solusi makanan sehari-hari bagi mereka.

Hal ini disebabkan oleh bahan utama tempe berupa kedelai yang kaya akan serat dan isoflavon. Kandungan ini bisa membuat gula darah terjaga sekaligus mengatasi masalah resistensi insulin. Hanya saja, cara pengolahan tempe juga sebaiknya harus diperhatikan oleh penderita diabetes. Biasanya, tempe yang digoreng dan kaya kalori sebaiknya dihindari, namun tempe bisa dijadikan campuran sayur, dijus, atau bahkan dipanggang yang tentu lebih aman untuk dikonsumsi.

  1. Tempe bisa menyehatkan otak

Tempe yang kaya akan kandungan mangan dan tembaga ternyata bisa membantu proses pemulihan luka dengan lebih cepat. Hal ini disebabkan oleh kemampuan kandungan ini dalam membuat kekuatan jaringan meningkat. Selain itu, kandungan ini juga bisa membuat fungsi otak semakin meningkat sehingga kita pun bisa berkonsentrasi atau bekerja dengan lebih baik.

  1. Tempe baik bagi kesehatan jantung

Kandungan antioksidan dan antiinflamasi di dalam tempe yang tinggi bisa membuat pembuluh darah terlindungi dari berbagai peradangan dan kerusakan oksidatif. Hal ini tentu akan bisa membuat kesehatan jantung semakin meningkat.

  1. Tempe baik bagi kesehatan tulang dan gigi

Berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan di Kuala Lumpur, Malaysia, tempe diketahui memiliki kandungan kalsium yang sangat tinggi. Bahkan, jika kita mengonsumsi empat potong tempe saja, kita sudah mendapatkan kalsium sebanyak yang ada di dalam segelas susu sapi. Hal ini berarti, rutin makan tempe bisa membantu menjaga kesehatan tulang dan gigi.

Melihat adanya berbagai fakta ini, jangan ragu lagi rajin-rajin makan tempe. Banyak manfaat sehatnya kok.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi