Terbit: 13 September 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Kita tentu pernah mendengar keluhan orang yang menyebutkan bahwa gara-gara telat makan, tubuh terasa tidak nyaman karena mengalami masuk angin. Sebenarnya, apakah telat makan memang bisa memberikan dampak ini?

Telat Makan Sebabkan Masuk Angin?

Pakar kesehatan menyebut masuk angin sebagai kombinasi gejala maag dan flu. Kondisi ini membuat kita mengalami gejala seperti perut kembung dan begah, sakit perut, sering kentut, mual, batuk-batuk, badan pegal-pegal, kedinginan, atau bahkan demam. Yang tidak disangka adalah, telat makan ternyata memang bisa menyebabkan efek masuk angin.

Hal ini disebabkan oleh telat makan yang ternyata mampu merusak ritme sirkadian tubuh, jam biologis tubuh yang mengatur kinerja berbagai organ dan sistem, termasuk sistem pencernaan. Jika sampai kita telat makan, maka sistem pencernaan yang sudah terbiasa bekerja atau mengeluarkan asam lambung di jam-jam tertentu menjadi kebingungan karena tidak ada makanan yang dikonsumsi. Kita pun akan rentan terkena kram perut hingga kenaikan asam lambung.

Selain mengeluhkan gangguan pencernaan, kita juga akan mengalami sensasi badan tidak nyaman dan lemas. Hal ini mirip dengan sensasi masuk angin, meskipun tentu saja kita tidak akan mengalami gejala seperti flu, kedinginan, atau demam akibat hal ini.

Sering telat makan atau makan dengan tidak teratur bisa membuat tubuh tidak mendapatkan energi yang cukup. Kita juga akan lebih rentan mengalami gangguan metabolisme tubuh. Hal ini bisa mempengaruhi berat badan, kemampuan berpikir, hingga kesehatan mental kita. Karena alasan inilah ada baiknya kita selalu menjaga pola makan tetap sehat dan selalu makan tepat waktu setiap hari demi menjaga kesehatan tubuh.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku RT Mandiri - Advertisement


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi