Telapak Kaki Sakit Saat Berjalan, Tanda Asam Urat?

ibu-jari-kaki-jempol-doktersehat
Photo Source: Flickr/essers

DokterSehat.Com– Banyak orang yang mengeluhkan munculnya rasa sakit pada telapak kaki saat berjalan. Mereka kemudian mencurigai hal ini sebagai tanda dari masalah asam urat. Sebenarnya, apakah memang penyakit asam urat bisa menyebabkan datangnya gejala ini?

Pakar kesehatan menyebut penyakit asam urat terjadi akibat zat asam urat di dalam tubuh sudah berada dalam kondisi yang berlebihan. Penyebab dari kondisi ini adalah kebiasaan mengonsumsi makanan yang kaya akan purin dan sering mengalami kondisi kekurangan cairan. Tak hanya merusak persendian, asam urat yang terlalu tinggi juga bisa merusak jaringan lunak dan ginjal.

Lantas, apakah nyeri pada telapak kaki juga menandakan adanya masalah asam urat di dalam tubuh? Pakar kesehatan menyebutkan bahwa peradangan akibat masalah asam urat terjadi di persendian seperti di buku-buku jari, pergelangan tangan dan kaki, atau siku dan lutut. Hal ini berarti, ada kemungkinan munculnya sensasi nyeri pada telapak kaki saat berjalan bukanlah disebabkan oleh penyakit asam urat.

Jika di bagian telapak kaki juga tidak mengalami gejala asam urat yang khas seperti pembengkakan, kemerahan, dan sensasi panas atau kaku, bisa jadi hal ini disebabkan oleh masalah kesehatan lainnya yang sayangnya tidak bisa kita sepelekan begitu saja.

Seringkali, penyebab sakit pada telapak kaki saat berjalan adalah cedera akibat aktivitas sehari-hari seperti karena melompat, terjatuh, terpeleset, hingga menendang sesuatu. Selain itu, hal ini bisa saja disebabkan oleh kebiasaan memakai alas kaki yang kesempitan atau tidak nyaman.

Nyeri pada telapak kaki ini juga bisa saja terkait dengan gangguan saraf bernama neuropati perifer. Karena alasan inilah ada baiknya kita tidak membiarkannya begitu saja dan segera memeriksakan telapak kaki ke dokter demi mengetahui apa penyebab pastinya.

Jika kita sudah mengalami masalah asam urat dan tidak ingin terkena serangan penyakit ini, pakar kesehatan menyarankan kita untuk tak lagi mengonsumsi makanan yang tinggi purin, menjaga berat badan tetap ideal, tak lagi mengonsumsi alkohol, berhenti mengonsumsi makanan dengan kandungan pemanis buatan, memperbanyak air putih, dan rajin minum obat asam urat.