Terbit: 20 September 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Memiliki penis yang kuat melakukan penetrasi hingga lama adalah keinginan semua pria. Mereka ingin membuat pasangan puas dan mendapatkan orgasme bersama-sama. Sayangnya, keinginan dari pria ini kadang tidak bisa menjadi kenyataan. Bahkan seks jadi terganggu karena pria sering keluar duluan.

Mengenal Edging, Tenik Seks agar Pria Tahan Lama di Ranjang

Meski kerap mengalami ejakulasi dini, pria tidak seharusnya menyerah begitu saja. Ada beberapa teknik seks yang bisa digunakan untuk mengatasi ejakulasi dini dan bisa tahan lama di atas ranjang. Teknik itu bernama egding dan dilakukan tanpa bantuan obat-obatan tertentu, berikut ulasan selengkapnya.

Apa itu teknik edging?

Saat melakukan penetrasi, pria akan merasakan nikmat mulai dari biasa hingga ke puncak dan mencapai orgasme. Nah, teknik edging ini dilakukan dengan menahan pria mencapai titik tertinggi dalam aktivitas seksnya. Kalau pria sudah berada di tengah-tengah kenikmatannya, mereka harus menurunkan atau memperlambat penetrasi.

Istirahat sejenak selama beberapa menit sebelum melakukan penetrasi lagi. Hal ini bisa dilakukan berkali-kali hingga pria tidak tahan lagi untuk mengeluarkan ejakulasi dan mendapatkan orgasme yang hebat.

Oh ya, teknik edging ini bisa meningkatkan waktu ejakulasi dari pria perlahan-lahan. Saat pertama melakukannya, pria tidak akan langsung bisa melakukannya dengan sempurna selama berbulan-bulan akan membuat edging ini sempurna.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Sensodyne - Advertisement

Bagaimana melakukan edging yang benar?

Melakukan edging yang benar harus dibarengi dengan latihan yang intens. Nah, latihan ini bisa dilakukan dengan melakukan seks secara aktual. Anda dan pasangan harus saling membantu satu dengan yang lain untuk menciptakan seks yang sempurna.

Kalau Anda ingin melakukan latihan sendiri, bisa dengan masturbasi. Coba lakukan rangsangan pada penis dengan bantuan pelumas. Kalau sudah berada pada skala 5 dari 10, hentikan sementara dengan tetap mempertahankan ereksi. Selanjutnya, lakukan rangsangan lagi dengan intens lalu berhenti dan ulangi. Lakukan berkali-kali sampai tidak kuat lagi.

Salah satu kesulitan dari teknik edging ini adalah mempertahankan ereksi. Kalau pria tidak ada masalah dengan ereksi, mungkin bisa dilakukan dengan mudah. Namun, kalau pria memiliki gejala disfungsi ereksi sehingga penis susah dipertahankan kekerasannya jika berhenti dirangsang, pria akan kesulitan melakukannya.

Teknik edging ini juga bisa diimbangi dengan kegel. Teknik yang digunakan untuk melatih otot pelvis dasar ini bisa membuat pria mempertahankan ereksinya dengan mudah. Selain itu, orgasme yang akan didapatkan juga lebih hebat.

Cara lain untuk mencegah ejakulasi dini

Ejakulasi dini yang terjadi pada pria sebenarnya terjadi karena banyak hal. Ada yang terjadi karena pria susah mengendalikan dirinya saat bercinta. Selanjutnya ada pria yang mengalami kondisi ini karena stres dan gangguan pada tubuhnya akibat gaya hidup. Selain edging, berikut beberapa cara mengatasi ejakulasi dini.

  • Mengubah gaya hidup menjadi lebih. Pria yang biasanya sering merokok dan minum alkohol disarankan untuk menghentikannya terlebih dahulu.
  • Hindari makanan berlemak yang menyebabkan penambahan kadar lemak di dalam tubuh. Pria yang obesitas rentan mengalami masalah penis termasuk ejakulasi dini.
  • Lakukan olahraga secara rutin setiap harinya. Turunkan kadar lemak di dalam tubuh sehingga stamina terjaga.
  • Lakukan seks saat tidak stres atau tidak nyaman.
  • Lakukan pemeriksaan pada penis kalau terjadi masalah di sana.
  • Melakukan masturbasi 1-2 jam sebelum seks biasanya membantu pria mengatasi ejakulasi dini. Cara ini tidak disarankan untuk pasangan yang ingin mendapatkan keturunan.

Inilah beberapa hal tentang edging yang bisa kita pahami bersama-sama. Oh ya, Anda yang tidak memiliki masalah ejakulasi dini tetap bisa melakukannya untuk seks yang lebih lama dan juga hebat.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi