Tato Bisa Menyebabkan Penyakit Hati?

Doktersehat-tato

DokterSehat.Com– Meninggalnya Faldy Albar, putra dari Ahmad Albar pada Rabu, 29 Agustus 2018 lalu masih menjadi perbincangan hangat masyarakat. Setelah diketahui meninggal akibat terkena penyakit liver, banyak orang yang menduga jika penyakit ini terkait dengan tato yang ada di tubuhnya.

Sebenarnya, apakah memang benar tato bisa memicu penyakit hati?

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa meski seringkali terkait dengan pola makan yang tidak sehat, penyakit liver atau hati ternyata bisa disebabkan oleh hal lainnya, termasuk tato.

Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyebutkan bahwa tato jika tidak dirajah dengan baik atau menggunakan tinta yang tidak aman ternyata juga bisa memicu datangnya infeksi hati. Hal ini disebabkan oleh darah yang sudah terkontaminasi tinta yang tentu bisa memicu dampak buruk bagi kesehatan tubuh.

“Tato dan tindik bisa menjadi media penularan Hepatitis C dan infeksi lain, apalagi jika peralatan yang dipakai untuk membuat tato atau tindik tidak steril,” ucap Rania Tohme dari CDC.

“Jika sampai kita mendapatkan tato atau tindik di tempat yang tidak profesional, maka risiko untuk terkena hepatitis C bisa meningkat hingga 2-4 kali lipat,” lanjut Tohme.

Sementara itu, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menyebutkan bahwa sekitar 29 persen penderita penyakit hati atau hepatitis C memiliki setidaknya satu buah tato di tubuhnya. FDA juga menyebut tinta tato mampu memicu kontaminasi bagi kesehatan dengan signifikan.

Meskipun tinta tato dipastikan aman bagi tubuh, dalam realitanya tinta tato rentan terkontaminasi bakteri atau jamur. Apalagi jika wadah atau tutupnya tidak berada dalam kondisi yang baik atau tidak steril. Melihat adanya fakta ini, ada baiknya memang kita tidak sembarangan merajah tubuh dengan tato karena bisa jadi hal ini membahayakan kondisi kesehatan.