Terbit: 18 Mei 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Kita tentu pernah melihat berita yang menunjukkan bahwa tas sekolah anak yang kini cenderung semakin berat bisa memicu datangnya sakit punggung. Namun, penelitian terbaru yang dilakukan di Australia justru menunjukkan hasil yang berbeda, yakni tas sekolah tidak akan memicu nyeri punggung.

Penelitian Terbaru: Tas Sekolah Tidak Memicu Sakit Punggung

Dilansir dari Asia One, terdapat sebuah aturan yang menyebutkan bahwa berat tas punggung bagi anak sebaiknya tidak melebihi 5 hingga 20 persen dari berat badannya. Namun, Tie Parma Yamato, pemimpin penelitian dari University of Sydney, New South Wales, Austarlia, justru menyebutkan bahwa tas punggung sepertinya tak bisa sepenuhnya disalahkan akan hal ini.

Belum ada bukti yang benar-benar bisa memastikan bahwa berat tas punggung, cara anak dalam memakainya, atau bahkan desain tas punggung bisa memicu sakit punggung. Berdasarkan alasan inilah Yamato dan rekan-rekannya melakukan penelitian lebih mendalam akan hal ini.

Penelitian yang kemudian dipublikasikan dalam British Journal of Sports Medicine ini dilakukan dengan cara mengecek kembali 69 penelitian yang berkaitan dengan tas sekolah dan nyeri punggung. Setidaknya data dari 72.000 anak dilibatkan di dalamnya.

Hasilnya adalah, hanya 5 penelitian yang menganggap tas sekolah bisa memicu sakit punggung. Satu penelitian juga menunjukkan bahwa anak yang kesulitan membawa tas sekolahnya memiliki risiko lebih besar untuk mengalami nyeri punggung. Meskipun begitu, setelah melakukan penelitian lebih mendalam pada 64 penelitian lainnya, dihasilkan fakta bahwa tidak ada kaitan antara tas punggung dengan sakit punggung.

Menurut Yamato, aktivitas fisik dan beban, termasuk pada tas sekolah, justru bagus bagi tulang punggung. Jika anak mengalami nyeri punggung karena beban tas terlalu berat, orang tua bisa mulai menurunkan beban yang mereka bawa untuk mengurangi rasa sakit. Namun, setelah punggung kembali membaik, mereka bisa kembali membawa beban yang berat pada tasnya.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi