Avatar

adha dzulhidja

9 Februari 2021 pada 2:57 pm

halo dok, saya mau tanya. akhir-akhir ini banyak tersebar berita bahwa kitolod memiliki berbagai kandungan yg baik digunakan untuk obat luar. salah satunya flavonoid yangh cocok digunakan untuk penyakit neurodegeneratif. apakah tanaman kitolod ini aman untuk dikonsumsi?

Dr. Ursula Penny

Dr. Ursula Penny

Dokter
16 Februari 2021 pada 2:18 pm

Kitolod (Isotoma longiflora (L.) C. Presl.) merupakan tanaman yang biasa dimanfaatkan sebagai tanaman obat oleh masyarakat. Penggunaan daun dan bunga kitolod sendiri dapat digunakan dalam bentuk segar seperti tumbukan, perasan, seduhan, dan rebusan, yang oleh masyarakat daun dan bunga kitolod dimanfaatkan sebagai obat glaukoma pada mata (Wardani dan Siska, 2010), katarak (Amaliah, 2014), antivirus (Rothan et al., 2014), sakit gigi, bronkitis, sifilis, dan asma (Koller, 2009). Tanaman kitolod juga memiliki aktivitas sebagai antimikroba yaitu suatu zat yang dapat membunuh atau menghambat pertumbuhan mikroba seperti bakteri Stapylococcus hominis (Ismailova, 2008) dan Staphylococcus aureus (Safitri et al., 2009). Berdasarkan pada penelitian sebelumnya dilaporkan bahwa ekstrak seduhan daun kitolod memiliki aktivitas antibakteri pada pasien penderita konjungtivitis lebih besar dibandingkan dengan ekstrak refluks daun kitolod (Ismailova, 2008). Jika memang Anda mendapatkan dan mengolah sendiri Kitolod tnpa ada zat kimiawi tmbahan, aman dikonsumsi.

  • Anda harus log masuk untuk membalas topik ini.