Terbit: 29 Desember 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Usus adalah salah satu organ pencernaan yang paling penting bagi tubuh kita. Tanpa adanya usus, kita tidak akan bisa menyerap berbagai nutrisi makanan. Sayangnya, karena gaya hidup yang buruk, usus bisa mengalami kerusakan atau peradangan. Dampaknya tidak hanya terjadi pada organ pencernaan saja. Dalam realitanya, banyak bagian tubuh yang akhirnya mengalami gejala kesehatan jika terjadi masalah pada usus.

Tubuh Seperti Ini? Waspada Usus Bermasalah

Beberapa gejala dari usus bermasalah

Usus bermasalah tidak hanya menyebabkan gangguan pada pencernaan. Bahkan, pakar kesehatan menyebut hal ini bisa menyebabkan gangguan kesehatan mental.

Berikut adalah beberapa gejala usus bermasalah yang sebaiknya kita waspadai.

  1. Masalah pada kulit

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, dampak dari gangguan pada usus bisa menyerang berbagai bagian tubuh. Salah satu yang paling terdampak adalah kulit. Jika kita mengalami masalah jerawat atau eksim yang parah dan sulit untuk diobati, ada kemungkinan terjadi ketidakseimbangan bakteri di dalam usus. Selain itu, jika usus mengalami kesulitan untuk mencerna beberapa jenis makanan, maka tubuh akan segera mengeluarkan respons peradangan yang akhirnya berimbas pada masalah kulit.

  1. Gangguan pencernaan

Karena usus adalah organ pencernaan, maka sangatlah wajar jika gangguan pada organ ini akan menyebabkan gangguan pencernaan. Beberapa gejala yang patut untuk kita waspadai adalah nyeri perut, perut begah, kembung, diare, atau bahkan sembelit. Masalahnya adalah, beberapa gejala ini juga bisa jadi menandakan kanker usus yang mematikan. Jika kita cenderung sering mengalami gangguan pencernaan, jangan ragu untuk memeriksakan kondisi kesehatan ke dokter untuk mengetahui penyebab pastinya.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku RT Mandiri - Advertisement

  1. Bau mulut

Siapa bilang bau mulut hanya disebabkan oleh kebiasaan malas membersihkan gigi dan mulut? Dalam realitanya, bau mulut bisa dipicu oleh gangguan pada organ pencernaan, tepatnya dalam hal ketidakseimbangan bakteri di dalam usus. Karena di dalam perut terjadi gangguan, maka akan muncul gas dengan bau yang tidak sedap yang akhirnya keluar lewat mulut. Meskipun kita sudah berusaha untuk membersihkannya dengan memakai obat kumur, bau mulut ini tak kunjung mereda.

  1. Kecemasan

Gangguan pada usus ternyata juga bisa memberikan dampak bagi kesehatan mental. Hal ini disebabkan oleh pengaruh kesehatan usus bagi produksi hormon serotonin, tepatnya mencapai 70 persen dari produksi hormon bahagia ini. Jika sampai usus terganggu, maka kita pun akan lebih rentan terkena gangguan kecemasan atau depresi.

  1. Keinginan mengonsumsi makanan manis berlebihan

Meskipun makanan manis memang sangat nikmat untuk dikonsumsi dan bisa menyebabkan ketagihan, ada baiknya kita mewaspadai keinginan untuk mengonsumsi makanan ini terus-menerus karena ada kemungkinan terjadi ketidakseimbangan mikroba yang ada di dalam usus.

  1. Kenaikan kadar gula darah

Kenaikan kadar gula darah seringkali dikaitkan dengan masalah diabetes. Hanya saja, kondisi ini juga bisa menandakan adanya gangguan pada usus kita. Jika sampai kadar gula darah terus berada dalam kondisi yang tinggi, maka usus akan lebih rentan mengalami peradangan dan akhirnya tidak berfungsi dengan baik. Tubuh juga akan semakin kesulitan untuk memetabolisme gula menjadi energi.

  1. Gangguan tidur

Ternyata, gangguan kesehatan pada usus juga bisa menyebabkan gangguan tidur. Terganggunya produksi hormon serotonin ternyata akan membuat kita cenderung lebih rentan terkena insomnia. Kecemasan berlebihan juga akan membuat tidur tidak nyenyak atau sering terbangun di malam hari.

  1. Mengalami alergi

Sebagian orang memiliki usus yang kesulitan untuk mencerna kandungan makanan seperti laktosa atau gluten sehingga menyebabkan gejala layaknya gangguan pencernaan. Jika kita memiliki kondisi ini dan tetap nekat mengonsumsi makanan-makanan dengan kandungan ini, maka sistem kekebalan tubuh bisa semakin menurun.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi