Terbit: 6 Agustus 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Setiap ibu hamil pasti tidak menginginkan untuk melahirkan prematur. Bayi prematur, terutama yang lahir sangat awal, sering memiliki masalah medis yang rumit. Beberapa di antara ibu hamil cukup mencemaskan hal tersebut. Persalinan prematur terjadi pada sekitar 12% dari semua kehamilan.

Tanda-Tanda akan Melahirkan Prematur, Apa Saja?

Oleh karena itu, setiap ibu harus mengetahui lebih jauh tentang kelahiran prematur termasuk faktor-faktor risiko kelahiran prematur dan juga tanda-tanda melahirkan prematur. Seorang wanita dapat mengurangi peluangnya untuk melahirkan secara prematur setelah mengetahui informasi penting di bawah ini.

Apa itu kelahiran prematur?

Kelahiran prematur adalah kelahiran yang terjadi lebih dari tiga minggu sebelum perkiraan tanggal kelahiran bayi. Dengan kata lain, kelahiran prematur adalah salah satu yang terjadi sebelum usia kehamilan memasuki minggu ke-37.

Kategori kelahiran prematur

Kelahiran prematur terdiri dari 4 kategori berdasarkan waktu kelahiran sebelum hari perkiraan lahirnya, yaitu :

  1. Akhir prematur: lahir antara 34 dan 36 minggu usia kehamilan
  2. Cukup prematur: lahir antara 32 dan 34 minggu usia kehamilan
  3. Sangat prematur: lahir kurang dari 32 minggu usia kehamilan
  4. Ekstrim prematur: lahir pada atau sebelum 25 minggu usia kehamilan

Faktor risiko melahirkan prematur

Kelahiran prematur memiliki faktor risiko yang cukup banyak. Para ibu diharapkan bisa menghindari faktor-faktor risiko melahirkan prematur ini agar kelahiran prematur bisa dihindari. Berikut ini adalah beberapa faktor risiko melahirkan prematur:

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku RT Mandiri - Advertisement

  • Riwayat kelahiran prematur sebelumnya
  • Hamil bayi kembar dua, tiga, dan seterusnya
  • Jarak antara kehamilan kurang dari enam bulan
  • Hamil melalui program bayi tabung
  • Memiliki masalah dengan rahim, leher rahim atau plasenta
  • Perdarahan vagina yang tidak diketahui penyebabnya
  • Pernah mengalami keguguran atau aborsi
  • Infeksi cairan ketuban dan vagina
  • Infeksi saluran kemih dan ginjal
  • Menderita tekanan darah tinggi, preeklampsia, dan diabetes
  • Gangguan pembekuan darah
  • Cidera fisik atau trauma
  • Merokok
  • Menggunakan obat-obatan terlarang
  • Minum alkohol
  • Memiliki konflik kehidupan yang pelik dan berat
  • Tingkat stres yang tinggi
  • Berpenghasilan rendah
  • Jam kerja panjang dengan periode berdiri yang lama
  • Pernah menjadi sangat gemuk atau kurus sebelum hamil
  • Tidak mendapatkan perawatan pralahir yang baik

Baca juga: Kelahiran Prematur Memicu Persalinan Prematur pada Kehamilan Berikutnya

Tanda-tanda melahirkan prematur

Kelahiran prematur bisa dicegah dengan mengetahui tanda-tanda melahirkan prematur. Segeralah pergi ke bidan atau dokter Anda apabila Anda merasakan tanda-tanda melahirkan prematur seperti di bawah ini:

Tanda-tanda melahirkan prematur meliputi:

1. Sering kontraksi

Tanda-tanda melahirkan prematur yang umum adalah merasakan kontraksi rahim yang sering. Kontraksi rahim bisa terjadi minimal 5 kali dalam satu jam. Bahkan bisa jadi setiap 10 menit atau lebih sering.

2. Sakit punggung

Sakit punggung juga bisa menjadi tanda-tanda melahirkan prematur. Sakit punggung biasanya akan berada di punggung bagian bawah. Sakit punggung bisa terjadi secara konstan atau bisa hilang dan muncul lagi tiba-tiba. Sakit punggung sebagai tanda-tanda melahirkan prematur tidak akan mereda bahkan jika Anda mengubah posisi atau melakukan sesuatu yang lain untuk kenyamanan.

3. Kram

Kram yang dialami saat sedang hamil juga bisa menjadi tanda-tanda melahirkan prematur. Kram ini seperti menstruasi dan terasa di perut bagian bawah yang bisa datang dan pergi atau konstan. Kram perut pada kasus ini bisa terjadi dengan atau tanpa diare.

4. Keputihan berlebih

Jangan anggap remeh dengan keputihan yang berlebih walau hal itu normal terjadi ketika sedang hamil. Namun, peningkatan keputihan juga bisa menjadi tanda-tanda melahirkan prematur.

5. Pendarahan vagina

Tanda-tanda melahirkan prematur bisa juga ditandai dengan adanya pendarahan vagina. Pendarahan vagina yang terjadi biasanya berupa pendarahan vagina tingkat ringan.

6. Peningkatan tekanan di pelvis atau vagina

Apabila Anda merasakan tekanan di area panggul atau vagina Anda meningkat maka bisa jadi hal itu termasuk tanda-tanda melahirkan prematur. Tekanan yang terasa seperti tekanan yang datang dari bayi Anda.

Cara mencegah kelahiran prematur

Anda telah mengetahui informasi penting mengenai tanda-tanda melahirkan prematur. Apabila Anda merasakan tanda-tanda melahirkan prematur tersebut maka segeralah berkonsultasi dengan bidan atau dokter Anda.

Dan bila ternyata dokter mengatakan bahwa Anda memiliki kemungkinan kelahiran prematur maka dengan segera dokter akan merekomendasikan tindakan pencegahan kelahiran prematur.

BACA JUGA: 4 PERAWATAN UNTUK MENUNDA KELAHIRAN PREMATUR

Berikut ini beberapa tindakan untuk mencegah melahirkan prematur:

Bedrest

Bagi ibu dengan risiko kelahiran prematur tingkat ringan, biasanya dokter hanya akan merekomendasikan untuk melakukan istirahat di atas kasur atau bedrest. Ada dua tipe bedrest, yaitu bedrest total di atas kasur dan bedrest yang masih bisa ke toilet. Bedrest ini bisa mengurangi pergerakan ibu hamil sehingga mencegah kelahiran prematur.

Suplemen progesteron

Risiko kelahiran prematur bisa diturunkan dengan cara memberikan suplemen progesteron. Apalagi untuk wanita yang memiliki riwayat kelahiran prematur, leher rahim pendek atau kedua faktor tersebut.

Cervical cerclage

Tindakan pencegahan kelahiran prematur berupa cervical cerclage adalah tindakan pencegahan yang cukup ampuh. Cervical cerclage atau penjahitan serviks adalah tindakan penjahitan serviks atau leher rahim untuk mengurangi risiko kelahiran prematur. Jahitan dilepas ketika tiba saatnya untuk melahirkan.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi