Tanda-Tanda dan Gejala Awal Kehamilan

Doktersehat-gejala-awal-kehamilan

DokterSehat.Com – Ketika gejala awal kehamilan seperti muntah-muntah di pagi hari, terlambat haid atau sakit perut sebelah kiri bawah tanda sakit muncul, perasaan yang sering dialami oleh seorang wanita adalah pertanyaan apakah dirinya hamil. Namun, perlu diketahui juga ada beberapa gejala awal kehamilan yang tidak semua wanita mengalaminya.

Gejala Awal Kehamilan

Bukti yang sesungguhnya bahwa seorang wanita hamil dapat dilihat pada tes kehamilan. Tapi Anda bisa menduga  atau berharap bahwa Anda hamil, bahkan sebelum anda terlambat menstruasi, bila Anda mengalami satu atau lebih tanda dan gejala kehamilan.

Berikut adalah tanda kehamilan pertama yang bisa Anda kenali, di antaranya

1. Payudara kencang dan sakit, puting nyeri dan bengkak

Gejala awal kehamilan yang pertama harus Anda perhatikan adalah adanya perubahan fisik. Salah satu perubahan fisik yang dialami saat kehamilan adalah payudara terasa kencang dan sakit.

Penyebab payudara terasa nyeri dan kencang ini adalah sebagai persiapan untuk memproduksi susu. Selain itu, penyebab payudara terasa nyeri dan kencang ini secara fisiologis dikarenakan adanya peningkatan produksi hormon esterogen dan progesteron. Perubahan pada payudara akan terlihat lebih jelas apabila Anda baru pertama kali hamil.

2. Kelelahan yang berlebihan

Gejala awal kehamilan selanjutnya adalah banyak perempuan merasa sering kehabisan tenaga selama kehamilan, terutama pada minggu-minggu pertama. Gejala awal kehamilan ini mungkin merupakan cara alami untuk membujuk para calon ibu untuk mengambil waktu lebih untuk tidur–dalam rangka persiapan untuk malam-malam di mana dia tidak bisa tidur di masa yang akan datang. Akan tetapi ada juga alasan fisik untuk kelelahan ini.

Pada minggu-minggu pertama masa kehamilan, tubuh Anda bekerja dengan sangat keras memompa hormon dan memproduksi lebih banyak darah untuk membawa nutrisi bagi janin. Untuk mengakomodasi meningkatnya aliran darah ini, jantung akan memompa lebih keras dan lebih cepat.

Ditambah, hormon progesteron yang merupakan depresan alami bagi sistem saraf pusat, sehingga adanya hormon ini dalam jumlah yang banyak menyebabkan ibu hamil merasa mengantuk.

Sebagai tambahan, adanya kemungkinan hamil dapat menyebabkan timbulnya perasaan khawatir yang dapat menyerap energi Anda dan menyebabkan susah tidur. Jangan sampai mengabaikan gejala kehamilan ini agar Anda bisa segera mengambil keputusan untuk melakukan perawatan prenatal jika Anda benar-benar hamil.

3. Flek darah dan sakit perut sebelah kanan bawah tanda hamil

Ada yang mengalami flek atau sedikit perdarahan pada saat awal kehamilan, sekitar 10 atau 14 hari setelah pembuahan. Dikenal sebagai pendarahan karena implantasi, yang terjadi bila sel telur yang telah dibuahi menempelkan dirinya pada dinding uterus. Perdarahan seperti ini biasanya terjadi lebih awal, lebih sedikit dengan warna yang lebih terang daripada darah yang biasa keluar pada saat haid, dan biasanya terjadinya hanya sebentar.

Ada juga yang mengalami nyeri atau kram perut pada awal-awal kehamilannya saat rahim mulai membesar. Rasa nyeri ini persis seperti rasa sakit pada saat haid. Biasanya, sakit perut sebelah kanan bawah tanda hamil atau sakit perut sebelah kiri bawah tanda sakit. Namun, ada pula yang mengalami nyeri perut di bagian perut yang lain sebagai tanda kehamilan.

4. Mual dengan atau tanpa muntah

Gejala awal kehamilan yang sering dialami adalah mual pada pagi hari. Kebanyakan rasa mual mulai terasa sekitar minggu keempat sampai kedelapan kehamilan, tapi muntah-muntah bisa dimulai pada dua minggu pertama setelah kehamilan.

Meskipun mual dan muntah selama masa kehamilan biasa dikenal dengan nama morning sickness (muntah di pagi hari), akan tetapi pada kenyataannya mual dan muntah itu bisa terjadi kapan saja. Hal ini terjadi karena peningkatan drastis kadar esterogen yang diproduksi oleh plasenta dan janin.

Hormon ini menyebabkan pengosongan usus berjalan lebih lambat, sehingga menyebabkan mual dan muntah. Ibu hamil juga dikenal lebih sensitif terhadap bau, sehingga berbagai macam bau seperti bau masakan, kopi, parfum atau bau asap rokok dapat memicu terjadinya rasa mual.

5. Tidak suka atau ingin makan satu makanan tertentu

Memalingkan hidung Anda dari suatu makanan tertentu biasanya merupakan tanda-tanda awal bahwa Anda sedang hamil. Bahkan, bau makanan tertentu bisa menyebabkan rasa mual di awal kehamilan.

Sebuah studi mengatakan bahwa ibu hamil biasanya tidak suka pada bau kopi di minggu-minggu awal kehamilannya. Selain itu, daging, produk yang mengandung susu dan makanan berbumbu tajam adalah objek yang biasanya paling tidak disukai pada saat kehamilan.

Akan tetapi, pada beberapa kasus justru bisa terjadi sebaliknya, beberapa ibu hamil malah bisa mengidam makanan tertentu. Seperti juga gejala kehamilan yang lain, keinginan untuk makan makanan tertentu ini bisa diakibatkan oleh perubahan hormon. Ibu hamil biasanya mengalami perubahan selera makan, terutama pada trimester pertama, di mana perubahan hormon masih sangat kuat.

6. Sakit saat buang air kecil apakah tanda kehamilan?

Tanda kehamilan pertama lainnya yang bisa dikenali adalah ibu hamil menjadi lebih sering pergi ke kamar kecil. Hal ini disebabkan karena rahim yang membesar menekan ke arah kandung kemih.

Ada pula wanita yang bertanya-tanya apakah sakit saat buang air kecil adalah gejala awal kehamilan? Jawabannya bisa ya, bisa tidak. Pada prinsipnya wanita hamil sangat mudah mengalami infeksi saluran kemih.

Saat wanita mulai hamil, daerah kewanitaan akan cenderung menjadi lebih lembap karena pengaruh hormonal. Hal ini menyebabkan sebagian dari wanita hamil mudah mengalami infeksi saluran kemih yang menyebabkan buang air kecil terasa sakit.

Jadi, bagi Anda yang masih ragu mengenai sakit saat buang air kecil apakah tanda kehamilan, sebaiknya periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.

7. Sakit kepala

Gejala awal kehamilan yang sering dialami oleh banyak ibu hamil adalah adalah munculnya sakit kepala ringan. Pada masa awal kehamilan, sakit kepala mungkin disebabkan oleh meningkatnya sirkulasi darah yang disebabkan oleh adanya perubahan hormon.

Selain sakit kepala, ibu hamil juga bisa merasakan ‘melayang’. Sensasi ini biasanya adalah akibat dari perubahan sirkulasi saat pembuluh darah dalam tubuh membesar dan tekanan darah menurun. Sebagai gejala awal kehamilan, rasa pusing ini juga bisa disebabkan oleh rendahnya gula darah. 

8. Konstipasi

Konstipasi atau susah buang air besar adalah salah indikator gejala awal kehamilan. Peningkatan jumlah hormon progesteron menyebabkan proses pencernaan berjalan lambat, sehingga makanan lebih lambat bisa masuk ke saluran pencernaan, yang bisa menyebabkan terjadinya konstipasi.

9. Perubahaan suasana hati

Anda bukan jenis perempuan yang sensitif jadi mengapa bisa menangis melihat iklan atau menonton film tertentu? Membanjirnya jumlah hormon dalam tubuh Anda di masa awal kehamilan bisa membuat lebih emosional dan cengeng. Perubahan suasana hati ini–dari gembira menjadi sedih juga biasa terjadi, terutama pada trimester pertama.

10. Suhu basal tubuh meningkat

Suhu basal tubuh adalah temperatur yang diambil secara oral pada saat Anda pertama kali bangun di pagi Hari. Temperatur ini akan sedikit meningkat setelah masa ovulasi dan menetap pada level tersebut sampai Anda mendapatkan haid berikutnya.

Apabila Anda sering mencatat suhu basal tubuh untuk menentukan kapan Anda mengalami ovulasi, Anda akan melihat bahwa peningkatan selama lebih dari dua minggu berarti Anda mengalami kehamilan. Pada kenyataannya, suhu basal tubuh akan tetap tinggi selama masa kehamilan anda.

Apakah semua tanda dan gejala di atas otomatis menandakan bahwa Anda sungguh-sungguh hamil?

Sayangnya, tanda dan gejala awal kehamilan di atas tidak hanya dikhususkan untuk menandakan adanya kehamilan. Ada beberapa yang menandakan bahwa Anda sedang sakit atau periode haid akan segera dimulai.

Sebaliknya, Anda bisa saja hamil tanpa mengalami gejala awal kehamilan seperti di atas. Gejala awal kehamilan bisa berbeda untuk beberapa orang.

Akan tetapi, alangkah baiknya bila Anda melihat salah satu dari gejala awal kehamilan pada daftar di atas, segera lakukan tes kehamilan di rumah, terutama bila Anda tidak mencatat siklus haid atau bila siklus Anda selalu bergeser jauh dari satu bulan ke bulan berikutnya.

Selain itu, jangan lupa untuk menjaga kesehatan Anda dengan sebaik baiknya. Siapa tahu beberapa tanda di atas merupakan gejala awal kehamilan.