37 Tanda-Tanda Hamil yang Jarang Disadari, Wanita Harus Paham!

tanda-tanda-hamil-doktersehat

Tidak jarang seorang wanita bingung dengan tanda-tanda hamil yang dialaminya. Bahkan pada beberapa kasus, banyak wanita yang tidak bisa membedakan ciri-ciri orang hamil muda dengan menstruasi.

Tanda-Tanda Hamil Awal dan Ciri-Ciri Orang Hamil Muda

Banyak wanita menilai bahwa tanda kehamilan hanya berdasarkan menstruasi yang datang terlambat. Meski ciri-ciri hamil muda tersebut dapat dijadikan patokan, namun terdapat tanda-tanda lainnya yang juga harus dipahami oleh wanita.

Perlu diketahui juga bahwa terlambat menstruasi bukan hanya disebabkan oleh kehamilan. Terdapat banyak hal yang memengaruhinya seperti pola makan, stres, terlalu lelah, hingga adanya gangguan hormonal.

Berikut ini adalah ciri-ciri hamil muda lainnya yang bisa Anda kenali, di antaranya:

1. Terjadi Perubahan pada Payudara

Ciri-ciri orang hamil yang pertama adalah perubahan bentuk payudara. Perubahan akan terlihat dari bentuk payudara yang semakin membesar. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya produksi hormon estrogen dan progesteron

Tanda-tanda hamil juga terlihat dari kondisi kulit payudara yang lebih lembut, sehingga menimbulkan rasa sensitif yang lebih tinggi. Payudara akan terasa sakit atau nyeri saat dipegang.

Selain itu, tanda-tanda berikutnya juga bisa ditunjukkan dengan puting susu yang membesar dan warnanya akan semakin gelap—kadang juga terasa gatal. Pembuluh vena pada payudara biasanya akan terlihat akibat penegangan payudara.

Perlu diketahui, saat usia kehamilan memasuki usia 6 minggu, plasenta akan memproduksi human placental lactogen. Hormon ini memiliki peran dalam menyiapkan nutrisi yang dibutuhkan janin dan merangsang kelenjar susu di payudara hingga masa menyusui.

2. Muncul Flek yang Diikuti Kram Perut

Biasanya, 8 sampai 10 hari setelah terjadinya ovulasi bercak darah atau flek bisa muncul.

Bercak darah sebagai ciri-ciri hamil disebabkan oleh implantasi (implantation bleeding) atau menempelnya embrio pada dinding rahim. Ketika implantasi terjadi, perdarahan ringan atau bercak adalah normal. Munculnya bercak darah pada saat kehamilan kadang disalahartikan sebagai menstruasi.

Keluarnya bercak darah biasanya diikuti oleh kram perut. Kram perut yang menjadi ciri hamil muda biasanya berlanjut sampai kehamilan trimester kedua. Meski begitu, seorang wanita tidak perlu khawatir apabila tidak mengeluarkan bercak darah atau kram karena Anda masih memiliki kemungkinan untuk hamil.

Baca Juga: Terlambat Menstruasi Tidak Selalu Pertanda Hamil, Mengapa?

3. Mual dan Muntah (Morning Sickness)

Kondisi ini adalah yang paling umum terjadi, namun tidak semua wanita hamil mengalaminya.

Penyebab mual di pagi hari tidak diketahui secara pasti tetapi hormon kehamilan kemungkinan berkontribusi pada gejala ini. Mual selama kehamilan dapat terjadi kapan saja tetapi paling sering di pagi hari.

Munculnya mual ini biasanya terjadi 2 hingga 8 minggu setelah pembuahan. Morning sickness biasanya terjadi selama trimester pertama dan akan terus mereda seiring bertambahnya usia kehamilan. Namun, ada juga ibu hamil yang mengalami mual sepanjang kehamilan.

4. Sering Buang Air Kecil

Sering buang air kecil adalah ciri hamil lainnya yang mudah untuk dikenali. Namun, kondisi ini biasanya terjadi di minggu ke 6 hingga 8 usia kehamilan. Hal ini disebabkan janin yang tumbuh di rahim menekan kandung kemih dan mengakibatkan adanya peningkatan sirkulasi darah.

Selain itu, peningkatan keinginan untuk buang air kecil juga bisa disebabkan oleh peningkatan hormon kehamilan. Pada akhirnya, meski keinginan buang air kecil lebih sering dari biasanya, sebaiknya Anda jangan terlalu sering untuk menahannya.

5. Pusing dan Sakit Kepala

Tanda-tanda awal kehamilan berikutnya adalah sering merasa pusing dan sakit kepala. Gangguan pusing dan sakit kepala yang sering dirasakan oleh ibu hamil diakibatkan oleh faktor fisik yaitu rasa lelah, mual, lapar dan tekanan darah rendah.

Sedangkan untuk penyebab emosional bisa disebabkan oleh perasaan tegang dan depresi. Diperkirakan terdapat peningkatan sebesar 50 % dalam volume darah yang mengalir selama kehamilan.

Peningkatan volume darah juga bisa memicu sakit kepala ringan beberapa minggu setelah seorang wanita dinyatakan hamil. Meski sakit kepala menjadi ciri-ciri hamil muda, sakit kepala juga bisa dipicu karena Anda tidak mendapatkan asupan cairan yang cukup atau jika Anda menderita anemia.

6. Kelelahan yang Berlebih

Pada awal minggu pertama setelah pembuahan, banyak wanita menyatakan rasa lelah sebagai ciri-ciri orang hamil. Selain itu, meningkatnya kadar progesteron pada ibu hamil juga akan membuatnya lebih mudah mengantuk.

Anda harus memiliki waktu tidur yang cukup. Menjaga suhu kamar tidur untuk tetap dingin dan memenuhi asupan yang kaya protein serta zat besi adalah cara yang bisa membantu untuk mengimbanginya.

7. Sembelit

Seperti halnya gejala saat periode menstruasi, ciri hamil berikutnya adalah munculnya sembelit. Kondisi ini mungkin terjadi karena adanya perubahan hormon, sehingga memperlambat sistem pencernaan Anda. Dampaknya, gangguan pencernaan seperti sembelit bisa terjadi.

8. Hidung Berdarah

Selama masa kehamilan hidung berdarah adalah sesuatu yang umum terjadi. Peningkatan volume darah memberi tekanan lebih besar pada pembuluh darah halus seperti yang ada di hidung. Selain peningkatan pembuluh darah, hidung berdarah juga bisa disebabkan meningkatkan kadar hormon di dalam tubuh.

Jika terjadi kehamilan atau ovulasi, maka suhu basal tubuh ibu hamil akan meningkat. Kondisi ini akan bertahan selama terjadinya kehamilan. Kondisi ini tidak akan turun ke kondisi sebelum terjadinya ovulasi.

Suhu inti tubuh Anda juga dapat meningkat lebih mudah selama berolahraga atau dalam cuaca panas. Selama waktu ini, Anda harus memastikan untuk minum lebih banyak air dan berolahraga dengan hati-hati.

10. Suasana Hati yang Berubah-ubah

Tingkat estrogen dan progesteron dalam tubuh ibu hamil akan tinggi.

Peningkatan ini dapat memengaruhi suasana hati dan membuat Anda lebih emosional atau reaktif dari biasanya. Ciri-ciri hamil ini dapat menyebabkan perasaan depresi, lekas marah, cemas, dan euforia. Setiap wanita memiliki perubahan suasana hati yang berbeda-beda.

11. Perubahan Selera Makan

Seorang suami tidak perlu kaget apabila mendapati istri tertarik pada sesuatu yang biasanya tidak diinginkan dan menghindari hal-hal yang biasanya disukai. Makanan yang diinginkan atau dihindari wanita hamil cukup bervariasi. Ciri-ciri hamil ini dapat terjadi pada awal kehamilan atau kapan saja sepanjang kehamilan.

12. Peningkatan Denyut Jantung

Tanda-tanda hamil juga bisa dikenali adalah denyut jantung yang meningkat lebih kencang. Meningkatnya denyut jantung terjadi karena adanya perubahan hormon di dalam tubuh.

13. Tekanan Darah Tinggi

Dalam banyak kasus, kondisi ini adalah sesuatu yang umum terjadi. Tekanan darah tinggi pada kehamilan ini bisa menyebabkan perasaan pusing karena pembuluh darah yang melebar.

Hampir semua kasus hipertensi terjadi dalam 20 minggu pertama kehamilan. Dokter akan memeriksa tekanan darah selama pemeriksaan rutin kehamilan untuk menetapkan garis dasar pembacaan tekanan darah normal.

14. Hidung Lebih Sensitif

Tanda awal kehamilan yang banyak dialami oleh ibu hamil adalah sensitivitas terhadap bau. Meski begitu, sensitivitas bau yang biasanya dialami pada trimester pertama ini belum memiliki banyak bukti ilmiah.

Indra penciuman yang lebih sensitif ini bisa memicu mual dan muntah. Pada beberapa kasus, kondisi ini menyebabkan ketidaksukaan yang kuat pada makanan tertentu. Sebuah penelitian mengungkapkan, wanita hamil cenderung menilai bau lebih intens selama trimester pertama.

15. Kulit Lebih Bersinar dan Muncul Jerawat

Ketika hamil biasanya kulit akan lebih bersinar dari biasanya. Hal ini disebabkan dari peningkatan volume darah dan kadar hormon yang tinggi mendorong lebih banyak darah melalui pembuluh darah.

Meningkatnya aktivitas pembuluh darah menyebabkan kelenjar minyak tubuh bekerja ekstra. Peningkatan aktivitas kelenjar minyak tubuh ini membuat kulit tampak memerah dan mengkilap. Di sisi lain, Anda juga mungkin mengalami jerawat.

16. Keputihan

Beberapa wanita mungkin mengalami keputihan seperti susu dari vagina pada awal kehamilan. Tanda-tanda ibu hamil muda ini biasanya terjadi pada minggu-minggu pertama kehamilan saat dinding vagina menebal.

Meski begitu, keputihan ini dapat terjadi sepanjang kehamilan. Jika keputihan menimbulkan bau yang menyengat atau jika dikaitkan dengan rasa terbakar dan gatal, hal ini bisa menjadi tanda infeksi jamur atau bakteri. Anda harus menghubungi profesional kesehatan Anda jika ini terjadi.

Perlu menjadi catatan bahwa tidak semua perempuan pada awal kehamilan mengalami semua ciri yang sudah disebutkan di atas. Segera konsultasi dengan dokter kandungan atau menggunakan test pack untuk mendapatkan hasil yang terbaik!

Tanda Hamil Anak Laki Laki

Alat kelamin bayi mulai berkembang sekitar minggu ke 11 kehamilan. Namun sebelum masa tersebut, Anda tidak bisa melihat jenis kelamin bahkan dengan bantuan USG. Kondisi ini sering kali membuat orang tua membuat prediksi sendiri.

Berikut ini adalah beberapa tanda-tanda hamil anak laki-laki yang banyak dipercaya:

1. Morning Sickness

Salah satu cerita ciri hamil anak laki-laki yang cukup populer di masyarakat adalah mual yang parah pada pagi hari. Faktanya, mual di pagi hari dapat bervariasi setiap wanita. Hingga saat ini belum ada penelitian pasti yang mengaitkan antara morning sickness dengan jenis kelamin.

2. Kondisi Kulit dan Rambut

Tanda tanda hamil anak laki-laki yang banyak dipercaya masyarakat lainnya adalah munculnya banyak jerawat. Selain munculnya masalah pada kulit, cerita lain yang berkembang di masyarakat mengatakan rambut ibu akan lebih berkilau dan cepat panjang

Pada kenyataannya, perubahan ini tergantung pada hormon kehamilan. Beberapa wanita dapat mengalami pigmentasi kulit atau jerawat, sementara yang lain akan memiliki rambut lebih tebal dan ‘bercahaya’.

3. Mengidam

Cerita mengenai ciri-ciri orang hamil dengan kelamin laki-laki adalah ibu akan menginginkan makanan asin dan gurih. Sebenarnya, tidak ada penelitian konklusif terkait mengidam makanan sebagai prediktor kelamin yang akurat. Mengidam mungkin lebih berkaitan dengan perubahan kebutuhan gizi tubuh.

4. Detak Jantung

Salah satu mitos paling umum tentang gender berkisar pada detak jantung janin. Jika detak per menit di bawah 140 menandakan bayi laki-laki. Sementara tanda tanda hamil anak perempuan adalah di atas 140.

Sayangnya, meskipun ciri-ciri orang hamil anak laki-laki ini terdengar lebih ilmiah, belum ada bukti kuat yang mendukung kebenarannya. Sebuah studi mengungkapkan, tidak ada perbedaan bermakna antara denyut jantung laki-laki dan perempuan pada awal kehamilan.

5. Tidak Ada Perubahan Suasana Hati

Adakah yang benar-benar percaya bahwa memiliki anak laki-laki berarti wanita hamil akan terhindar dari perubahan suasana hati?

Sayangnya, hal itu tidak benar. Anda mungkin akan mengalami perubahan suasana hati baik saat Anda memiliki anak laki-laki atau perempuan. Perubahan suasana hati sangat umum terjadi bagi banyak wanita hamil.

6. Konsumsi Makanan Tinggi Kalori

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa tanda hamil anak laki-laki bisa terlihat jika ibu mengonsumsi makanan-makanan tinggi kalori. Para peneliti menemukan bahwa 56 persen wanita dengan asupan kalori tinggi pada saat pembuahan memiliki anak laki-laki.

Para peneliti menduga testosteron yang dikeluarkan oleh janin laki-laki bisa mengirim sinyal kepada ibu untuk makan lebih banyak. Kondisi itu bisa menjelaskan mengapa bayi laki-laki cenderung lebih besar saat lahir daripada bayi perempuan.

7. Tidak Suka dengan Makanan Favorit

Cerita mengenai tanda hamil anak laki-laki lainnya adalah ibu hamil akan menolak makanan favoritnya. Semakin Anda merasa jengah dengan makanan favorit, besar kemungkinan Anda mengandung anak laki-laki.

Kenapa hal ini bisa terjadi? Keengganan untuk mengonsumsi makanan tertentu terkait dengan cara sistem kekebalan wanita yang berusaha melindungi janinnya yang sedang tumbuh. Mual, menurut para peneliti, dirancang untuk melindungi janin laki-laki yang sangat rentan dengan membuat ibu hamil menjauh dari zat-zat yang berbahaya.

8. Diabetes Gestasional

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa hamil laki-laki lebih berisiko untuk mengembangkan diabetes gestasional. Meski begitu, para peneliti tidak yakin mengapa janin laki-laki menyebabkan perubahan metabolisme terkait kehamilan yang lebih besar daripada janin perempuan.

Ciri-Ciri Hamil Anak Perempuan

Seperti tanda-tanda hamil anak laki-laki, ciri-ciri orang hamil anak perempuan berikut masih membutuhkan penelitian lanjutan. Berikut ini ciri-ciri hamil anak perempuan yang banyak dipercaya:

1. Mual di Pagi Hari

Beberapa orang berpikir bahwa mual di pagi hari adalah tanda memiliki anak perempuan. Sebuah studi menemukan bahwa wanita yang mengandung anak perempuan mengalami lebih banyak peradangan ketika sistem kekebalan mereka terpapar bakteri dibandingkan dengan anak laki-laki. Perbedaan ini dapat berdampak pada kondisi ibu hamil seperti mengalami mual di pagi hari.

Meski begitu, klaim terhadap hal ini masih diperlukan penelitian lanjutan untuk memahami sepenuhnya hubungan antara mual di pagi hari dan jenis kelamin bayi. Mual di pagi hari berhubungan dengan melonjaknya hormon dan kadar gula darah rendah.

2. Perubahan Suasana Hati yang Ekstrem

Perubahan hormon selama kehamilan sering kali dapat menyebabkan perubahan suasana hati. Beberapa orang berpikir bahwa wanita yang hamil anak perempuan memiliki kadar estrogen yang lebih tinggi dan lebih moody. Namun, belum ada penelitian yang mendukung klaim ini.

Faktanya, kadar hormon bisa naik turun selama kehamilan terlepas dari apakah janin laki-laki atau perempuan.

3. Berat Badan Bertambah di Tengah

Jika seorang wanita mengalami kenaikan berat badan yang signifikan di bagian tengah tubuhnya, beberapa orang memercayai hal itu menandakan bahwa Anda mengandung anak perempuan. Selain itu, banyak orang juga percaya bahwa kenaikan berat badan hanya di bagian depan tubuh adalah ciri mengandung anak laki-laki.

Pada akhirnya, klaim terhadap hal ini tidak didukung oleh bukti ilmiah. Seorang ibu hamil dapat bertambah berat dalam kehamilan tergantung pada tipe tubuhnya.

4. Menginginkan Sesuatu yang Manis

Hingga kini masih banyak orang yang percaya bahwa seorang ibu hamil yang mengidam sesuatu yang manis, berarti janin di dalam kandungannya berjenis kelamin perempuan. Tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa mengidam makanan tertentu selama kehamilan dapat menunjukkan jenis kelamin bayi.

5. Tingkat Stres

Tingkat stres wanita sebelum hamil dapat memengaruhi jenis kelamin anak. Sebuah studi menemukan hubungan antara kadar hormon stres kortisol dan rasio kelahiran pria dan wanita.

Dalam studi ini, wanita dengan tingkat kortisol yang tinggi secara statistik lebih mungkin untuk memiliki anak perempuan. Meski begitu, ciri hamil anak perempuan ini belum bisa dijadikan patokan. Diperlukan lebih banyak penelitian untuk memahami dengan benar hubungan antara stres dan jenis kelamin bayi yang belum lahir.

6. Kulit Berminyak dan Rambut Kusam

Beberapa orang percaya bahwa memiliki kulit berminyak dan rambut kusam dapat berarti Anda mengandung anak perempuan. Ciri hamil anak perempuan yang akurat ini tidaklah berbasis ilmiah.

Di sisi lain, perubahan dalam produksi minyak atau penampilan rambut selama kehamilan mungkin berhubungan dengan perubahan hormon atau perubahan dalam diet.

7. Detak Jantung Bayi yang Cepat

Beberapa orang percaya bahwa jika jantung janin berdetak cepat, hal itu menjadi tanda hamil anak perempuan. Namun, dalam sebuah penelitian para peneliti tidak menemukan perbedaan signifikan antara denyut jantung pada janin pria dan wanita.

Ciri-Ciri Hamil Anak Kembar

Seperti ciri-ciri hamil anak laki-laki dan perempuan, ciri-ciri orang hamil anak kembar tidak bisa terlihat dari perubahan-perubahan fisik yang terjadi. Hanya USG yang bisa memastikan kehamilan kembar. Beberapa ibu hamil kembar melaporkan gejala intens mual, kelelahan, nyeri payudara, mengidam makanan, atau sejenisnya.

Berikut ini ciri-ciri hamil anak kembar yang perlu diketahui calon ibu:

1. Tingkat Human Chorionic Gonadotropin (hCG)

Secara umum, kehamilan kembar bisa menyebabkan tubuh wanita memproduksi lebih banyak hCG, hormon yang dikeluarkan tubuh selama kehamilan. Sebuah studi mengungkapkan, ciri-ciri orang hamil kembar menghasilkan lebih banyak hCG dan lebih lama daripada kehamilan tunggal.

Perlu diingat, bahwa produksi hCG sangat bervariasi dari satu wanita ke wanita sehingga tingginya hCG tidak bisa digunakan sebagai ukuran definitif apakah seorang wanita mengandung anak kembar.

Beberapa wanita dengan kehamilan tunggal menghasilkan jumlah hCG yang sangat tinggi, dan beberapa wanita yang mengandung lebih dari satu menghasilkan tingkat hCG yang sangat rendah.

2. Mual Pagi yang Ekstrem

Karena peningkatan yang lebih besar dalam beberapa hormon kehamilan, mual di pagi hari bisa sangat buruk selama kehamilan kembar. Sebuah penelitian mengungkapkan, kehamilan kembar dapat meningkatkan morning sickness yang paling parah yaitu hiperemesis gravidarum.

Akan tetapi, tidak semua ibu yang mengandung anak kembar akan mengalami morning sickness yang parah. Beberapa mungkin tidak merasa mual sama sekali.

3. Intoleransi Makanan

Ciri-ciri hamil anak kembar yang bisa dikenali adalah keengganan yang kuat terhadap makanan tertentu. Terdapat teori yang mengatakan bahwa keengganan pada makanan tertentu adalah terkait kondisi janin yang sedang berkembang, tetapi juga bisa lebih kompleks dari hal tersebut.

Langkah terbaik yang bisa dilakukan adalah terus konsumsi makan makanan sehat dan ringan yang dapat Anda toleransi seperti kaldu, pisang, alpukat, gandum dan smoothie. Keengganan ini biasanya berlalu dalam beberapa minggu.

4. Perut Lebih Besar dari Biasanya

Terlihat lebih besar dari yang diperkirakan untuk usia kehamilan adalah tanda kemungkinan kehamilan kembar. Mengukur tinggi fundus (tinggi rahim) dapat menjadi pengidentifikasi yang lebih andal untuk kemungkinan kembar.

Bidan atau dokter dapat mengukur tinggi fundus mulai 12 minggu usia kehamilan untuk melihat tumbuh kembang janin. Ketika ketinggian fundus lebih besar dari yang diharapkan, hal itu bisa menandakan bahwa Anda memiliki anak kembar. Meskipun ada banyak tanda dan gejala kehamilan kembar, hanya ada satu cara untuk mengetahuinya dengan pasti yaitu dengan ultrasonografi.

5. Kelelahan Ekstrem

Tanda awal kehamilan yang paling umum dialami adalah kelelahan. Banyak ibu dengan kehamilan kembar melaporkan merasa sangat lelah. Hal ini terjadi karena peningkatan tajam progesteron untuk mendukung kehamilan dua bayi, dikombinasikan dengan tingkat metabolisme basal yang lebih tinggi (tingkat di mana tubuh menggunakan energi) dapat menyebabkan kelelahan ekstrem.

6. Nyeri Payudara yang Berlebih

Kehamilan bisa membuat payudara nyeri, tanda-tanda kehamilan ini adalah gejala awal kehamilan. Nyeri menjadi yang lebih kuat ketika kehamilan kembar dan meningkatnya kadar hormon. Payudara harus bekerja ekstra karena harus menyuplai dua bayi.

Berikut adalah beberapa tips untuk mengurangi rasa sakit pada payudara, antara lain:

  • Hindari menggunakan bra yang terlalu ketat.
  • Kenakan bra berbahan katun.
  • Hindari aktivitas berat seperti berlari.
  • Komunikasikan dengan pasangan untuk sementara waktu tidak menyentuh payudara Anda.

Tanda-Tanda Hamil Kosong

Hamil kosong atau blighted ovum terjadi ketika sel telur yang dibuahi di dalam rahim tidak berkembang menjadi embrio. Kondisi ini merupakan penyebab keguguran. Sering kali kondisi ini bisa terjadi di awal kehamilan, bahkan pada beberapa kasus seseorang tidak menyadari bahwa dirinya hamil.

Ketika seorang wanita hamil, sel telur yang telah dibuahi menempel pada dinding rahim. Sekitar lima hingga enam minggu kehamilan, embrio harus ada. Pada waktu ini, kantong kehamilan berkembang sekitar 18 milimeter. Hamil kosong menjadi menjadi penyebab dari separuh kasus keguguran pada trimester pertama.

Apabila Anda mengalami hamil kosong, Anda mungkin pernah mengalami tanda-tanda kehamilan. Misalnya, Anda mungkin telah menjalani tes kehamilan positif atau menstruasi yang terlewat.

Maka Anda mungkin memiliki tanda-tanda keguguran, seperti:

  • Kram perut.
  • Bercak atau pendarahan vagina.
  • Menstruasi yang lebih berat dari biasanya.

Jika Anda mengalami salah satu dari tanda atau gejala ini, Anda mungkin mengalami keguguran. Tidak semua perdarahan pada trimester pertama berakhir dengan keguguran. Atas alasan ini, tes ultrasonik biasanya diperlukan untuk mendiagnosis hamil kosong untuk memastikan bahwa kantong kehamilan kosong.

Jadi, pastikan untuk menemui dokter dengan segera untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Pada akhirnya, meski tanda-tanda kehamilan anak laki-laki, perempuan, kembar, dan hamil kosong di atas memang pernah Anda alami, ada kemungkinan ciri-ciri orang hamil tersebut tidak terjadi pada orang lain.

 

Cek juga video menarik dari Lyfe Pink berkut ini:

 

Informasi kesehatan ini telah ditinjau dr. Jati Satriyo

Sumber:

  1. Pregnancy Symptoms – Early Signs of Pregnancy. https://americanpregnancy.org/getting-pregnant/early-pregnancy-symptoms/. (Diakses pada 7 Oktober 2019).
  2. Wiener, Lauren. 14 (Very) Early Pregnancy Symptoms. https://www.parents.com/pregnancy/signs/symptoms/signs-you-may-be-pregnant/?. (Diakses pada 7 Oktober 2019).
  3. Early Pregnancy Symptoms. https://www.webmd.com/baby/guide/pregnancy-am-i-pregnant#1. (Diakses pada 7 Oktober 2019).
  4. Holland, Kimberly and Rachel Nall. 2018. Early Pregnancy Symptoms. https://www.healthline.com/health/pregnancy/early-symptoms-timeline#heartburn. (Diakses pada 7 Oktober 2019).
  5. Howland, Genevieve. 2019. Twin Pregnancy: 10 Weird Signs You’re Carrying Two Babies. https://www.mamanatural.com/twin-pregnancy-symptoms/. (Diakses pada 30 Oktober 2019).
  6. Fierro, Pamela Prindle. 2019. Signs and Symptoms of a Twin or Multiple Pregnancy. https://www.verywellfamily.com/is-it-twins-10-signs-youre-pregnant-with-more-than-one-2447305. (Diakses pada 30 Oktober 2019).
  7. Burgess, Lana. 2018. What are the signs of having a girl. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322368.php. (Diakses pada 30 Oktober 2019).
  8. 9 Scientific Hints to Predict the Sex of Your Baby. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/predicting-sex-of-baby. (Diakses pada 30 Oktober 2019).
  9. Marcin, Ashley. 2018. Myths vs. Facts: Signs You’re Having a Baby Boy. https://www.healthline.com/health/pregnancy/signs-of-having-a-boy#5-myths. (Diakses pada 30 Oktober 2019).