Dianggap Sepele, 8 Hal Ini Ternyata Tanda Diet Tak Sehat!

bleaching-rambut-doktersehat

DokterSehat.Com– Apa jenis diet yang sedang Anda lakukan? Dengan semakin berkembangnya informasi dan tren diet, tentu ada sangat banyak jenis diet yang bisa kita terapkan ya.

Sebut saja diet militer, diet keto, diet mayo, diet vegan, hingga diet paleo. Meskipun masing-masing jenis diet memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing, namun kita tentu tidak bisa dengan asal menerapkan diet.

Dari berbagai jenis dan prinsip diet yang semakin banyak berkembang, bukan tidak mungkin ada beberapa jenis diet yang jika dilakukan dengan asal atau tidak tepat, justru akan memberikan dampak negatif pada tubuh kita.

Bahkan, bisa jadi sejak awal diet tersebut hanya berfokus pada penurunan berat badan saja tanpa memerhatikan efek samping bagi kondisi kesehatan organ dan metabolisme tubuh.

Umumnya, diet semacam ini sulit untuk dideteksi, karena berbagai prinsip diet memiliki klaim yang berbeda-beda.

Untuk itu, kita harus peka dan waspada dengan tanda atau gejala pada tubuh yang menunjukkan bahwa diet yang sedang kita lakukan sedang tidak sehat.

Hal ini bisa kita lihat dengan munculnya beberapa hal yang dialami tubuh, antara lain:

1. Munculnya rasa kembung dan begah yang lebih sering dari biasanya

cara-mengatasi-perut-kembung-doktersehatGangguan pada pencernaan merupakan tanda awal tubuh tidak bisa menerima diet yang sedang dilakukan. Hal ini disebabkan pencernaan menjadi bekerja lebih keras atau sangat terganggu dengan pola makan yang mungkin berubah drastis.

Hasilnya, produksi asam lambung bisa meningkat, selain itu pilihan jenis makanan yang tidak tepat rentan menyebabkan perut menjadi bergas dan mengalami kembung.

Kondisi ini secara tidak langsung merupakan penolakan awal lambung dengan pola kebiasaan makanan baru yang tidak sehat.

2. Lebih sering merasa sembelit atau diare

Doktersehat-penyebab-air kencing-berbauTanda selanjutnya yang bisa Anda rasakan dengan penerapan diet yang tidak tepat adalah gangguan pencernaan, utamanya di usus, yaitu ditandai dengan munculnya sembelit atau diare.

Hal ini juga bisa disebabkan adaptasi yang cukup berat untuk tubuh terkait perubahan pola dan pemilihan bahan makanan yang kurang sesuai dengan kebutuhan.

3. Tubuh merasa lapar sepanjang waktu

doktersehat mudah lapar saat mensTanda yang satu ini biasanya dianggap normal terjadi, padahal tubuh yang merasa lapar sepanjang waktu merupakan tanda bahwa asupan gizi sangat kurang.

Jika dilanjutkan terus menerus maka fungsi dasar organ dan sistem tubuh bisa terganggu karena terus menerus bekerja lebih keras untuk memenuhi kebutuhan energi basal atau dasar yang tidak terpenuhi.

4. Tubuh merasa lebih sering lelah atau kedinginan sepanjang hari

doktersehat-stres-lelahHal ini merupakan efek lanjutan dari tubuh yang kekurangan energi cukup banyak.

Energi basal tubuh yang tidak terpenuhi menyebabkan organ, sistem, termasuk otot tubuh, menjadi lebih mudah lelah. Selain itu, berkurangnya cadangan energi, yaitu lemak, membuat tubuh sering merasa kedinginan.

5. Tubuh mudah terserang penyakit

Asupan dan cadangan energi yang kurang yang menyebabkan fungsi organ dan sistem tubuh yang tidak optimal, termasuk sistem kekebalan tubuh, sehingga akan membuat tubuh jadi lebih cepat sakit.

6. Kulit menjadi kusam dan bibir pecah-pecah

doktersehat-perawatan-bibirTanda ini mulai menunjukkan bahwa asupan zat gizi mikro dan hidrasi tubuh sudah sangat tidak terpenuhi kebutuhan hariannya.

7. Perubahan pada mood, depresi dan mudah lupa

belajar_depresi_ngantuk_doktersehat_1
Photo Source: Flickr/Kevin Zollman

Asupan zat gizi yang tidak tercukupi akan mengganggu fungsi dan sistem saraf tubuh sehingga menyebabkan gangguan pada mood dan ingatan.

8. Rambut menjadi mudah rontok

penyebab-rambut-rontok-doktersehat-1
Photo Credit: Pexels.com

Tanda terakhir yang merupakan tanda bahwa cadangan energi terakhir tubuh, yaitu protein, sudah mulai hilang adalah rambut menjadi mudah rontok.