Terbit: 24 April 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Kekurangan zat besi adalah hal umum yang dialami oleh remaja wanita yang sudah mendapatkan menstruasi. Pada remaja pria, kondisi ini sering diabaikan. Mereka menganggap kalau remaja pria tidak akan mendapatkan kondisi ini meski gejalanya sering muncul.

Tanda dan Dampak Kekurangan Zat Besi pada Remaja Pria

Kekurangan zat besi adalah gangguan nutrisi paling banyak terjadi di dunia khususnya pada remaja apa pun jenis. Jadi, mau pria atau wanita kekurangan zat besi bisa saja terjadi dan menyebabkan cukup banyak gangguan yang diabaikan.

Faktor yang Menyebabkan Kekurangan Zat Besi

Ada beberapa faktor yang menyebabkan gangguan zat besi pada remaja pria. Pertama adalah diet yang dijalankan tidak sehat. Remaja pria cenderung mengonsumsi apa saja  khususnya makan cepat saji. Selanjutnya remaja pria yang terobsesi melakukan penurunan berat badan juga bisa alami kondisi ini.

Tanda dan Dampak yang Muncul

Beberapa tanda yang sering muncul dari kondisi kekurangan zat besi adalah seringnya mengalami capai meski tidak melakukan apa-apa. Selanjutnya remaja pria juga sering alami kesulitan bernapas atau napasnya hanya pendek. Pusing dan sering mual juga terjadi kalau kadar zat besi di dalam tubuh menurun.

Tanda di atas akan disertai dengan beberapa dampak seperti sering mengalami sakit dan infeksi pada tubuh. Performa di sekolah akan menurun dan jarang bisa konsentrasi saat menerima pelajaran. Lebih lanjut kekurangan zat besi pada remaja pria juga bisa sebabkan penurunan berat badan yang tidak normal..

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Kids Baby - Advertisement

Cara Mencegah dan Mengatasi Kekurangan Zat Besi

Untuk mengembalikan kondisi tubuh kembali seperti semula dan juga menurunkan risiko kekurangan zat besi, konsumsi makanan sehat. Anda disarankan untuk mengonsumsi banyak bayam, daging merah, kacang-kacangan, ayam, dan ikan laut yang sehat.

Semoga ulasan di atas bermanfaat untuk remaja pria dan tumbuh kembangnya!


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi