Terbit: 21 Februari 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Kadar gula darah tinggi atau dalam dunia medis disebut sebagai hiperglikemia bisa dialami oleh siapa saja. Masalahnya adalah terkadang kadar gula darah ini terus berada dalam kondisi yang tinggi sehingga bisa meningkatkan risiko terkena diabetes. Sebenarnya, seperti apa sih tanda dari kadar gula darah tinggi yang patut untuk kita waspadai?

Tanda Awal Gula Darah Tinggi Ini Sering Diabaikan

Gejala yang muncul jika kadar gula darah terus berada dalam kondisi tinggi

Kadar gula darah tinggi biasanya disebabkan oleh tubuh yang mengalami gangguan sensitivitas insulin. Kondisi ini menyebabkan pankreas tidak mampu memproduksi insulin dengan cukup. Padahal, insulin sangatlah dibutuhkan untuk memetabolisme glukosa atau gula darah yang didapatkan dari makanan yang kita konsumsi. Tanpa adanya insulin, maka gula darah terus berada dalam kondisi tinggi

Berikut adalah beberapa gejala yang muncul dari kondisi ini.

  1. Munculnya jerawat

Sebenarnya, jerawat lebih sering terjadi akibat kita tidak menjaga kebersihan kulit dengan baik, namun kondisi ini juga bisa disebabkan oleh hal lain seperti kebiasaan mengonsumsi makanan berlemak atau kadar gula darah yang tinggi.

Pakar kesehatan menyarankan kita untuk mengecek kadar gula darah jika jerawat sangat sering muncul. Hal ini disebabkan oleh adanya kemungkinan peradangan atau produksi kelenjar minyak alami kulit yang berlebihan terkait dengan tingginya kadar gula darah atau gangguan resistensi insulin.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Family Fest - Advertisement

  1. Sering haus meski sudah banyak minum dan sering buang air kecil

Tubuh akan berusaha untuk membuang kelebihan kadar gula darah yang ada di dalam tubuh. Caranya adalah dengan meminta kita untuk memperbanyak air putih sehingga membuat kita mengeluarkan urine yang dipenuhi dengan luruhan gula darah yang dibuang oleh tubuh. Kebutuhan air putih yang tinggi ini membuat kita terus merasa haus meski sudah cukup banyak minum.

  1. Tubuh yang mudah lelah

Tidak berfungsinya insulin membuat proses metabolisme gula darah menjadi sumber energi terhambat. Tubuh pun tidak mendapatkan energi yang dibutuhkan untuk melakukan aktivitas. Hal ini akan berimbas pada tubuh yang terasa lelah dan lesu. Bahkan dalam banyak kasus, kita bisa dengan mudah tertidur di waktu-waktu yang tidak biasa.

  1. Mudah lapar

Selain tubuh yang mudah lelah, kita juga akan cenderung mudah lapar. Hal ini disebabkan oleh tidak adanya sumber energi yang dihasilkan dari metabolisme gula darah akibat tidak bekerjanya insulin. Meski kadar gula darah tinggi, tubuh tetap kekurangan energi sehingga memberikan sinyal lapar demi memasukkan sumber energi lainnya. Meskipun keinginan untuk makan meningkat, tubuh justru akan menjadi semakin kurus.

  1. Mulut kering

Tingginya kadar gula darah di dalam tubuh juga akan mempengaruhi kondisi mulut kita. Salah satu yang terdampak adalah fungsi kelenjar air liur. Penurunan produksi air liur bisa membuat mulut menjadi lebih kering sehingga kita pun lebih sering merasa haus. Selain itu, hal ini juga akan memicu ketidakseimbangan bakteri di dalam mulut yang akhirnya berimbas pada masalah bau mulut. Bahkan, dalam banyak kasus, kadar gula darah tinggi juga akan menyebabkan gigi tanggal atau gusi berdarah.

  1. Penglihatan kabur

Kadar gula darah yang tinggi ternyata juga akan merusak pembuluh darah yang menyuplai darah ke bagian mata kita. Sistem saraf penglihatan juga akan lebih mudah mengalami kerusakan. Hal ini tentu akan membuat penglihatan terganggu.

  1. Sakit kepala

Tingginya kadar gula darah juga bisa memicu peningkatan frekuensi munculnya sakit kepala.

Jika kita mulai sering mengalami gejala-gejala kesehatan ini, sebaiknya segera memeriksakan kondisi kesehatan ke dokter untuk memastikan apakah kadar gula darah normal atau tidak.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi