7 Tanda Awal Diabetes pada Wanita yang Harus Diperhatikan

tanda-diabetes-wanita-doktersehat

DokterSehat.Com – Salah satu penyakit yang patut diwaspadai khususnya oleh wanita adalah diabetes. Penyakit ini bisa mengganggu proses metabolisme pada tubuh sehingga menimbulkan banyak masalah mulai dari penurunan daya tahan tubuh, infeksi penyakit berbahaya, hingga mengalami kematian saat kondisi tubuh sudah sangat drop.

Tanda Awal Diabetes pada Wanita

Diabetes bisa muncul pada wanita karena gaya hidup dan faktor keturunan. Kalau diabetes muncul karena faktor keturunan, Anda harus berhati-hati sejak awal. Mulai jauhi makanan yang terlalu manis seperti gula dan olahan tepung.

Selanjutnya, mulai kenali gejala ringan dari diabetes yang kerap diabaikan karena dianggap biasa dan tidak berbahaya. Berikut gejala-gejala diabetes yang wajib diperhatikan.

  1. Selalu Merasakan Haus

Kalau gula darah di dalam tubuh meningkat, jumlah natrium di dalam darah akan menurun dengan cukup drastis. Padahal natrium bermanfaat untuk menahan air di dalam tubuh untuk sementara waktu sebelum akhirnya dikeluarkan melalui sistem ekskresi baik itu kencing atau keringat.

Kalau kadar natrium di dalam tubuh menurun dengan cepat, air akan mudah sekali dikeluarkan. Kondisi ini akan membuat tubuh menjadi kekurangan air sehingga Anda akan sering sekali haus karena tubuh mengalami dehidrasi yang cukup akut.

  1. Kerap Buang Air Kecil

Menyambung poin pertama, wanita yang mengalami diabetes biasanya akan mudah sekali buang air kecil. Frekuensi buang air kecilnya cukup tidak normal sehingga Anda akan merasa terganggu karena harus bolak-balik ke kamar mandi karena air kencing seperti keluar tidak tuntas.

Buang air yang terjadi secara terus-menerus ini kadang terjadi saat malam hari. Ketika Anda sedang tidur, tubuh mendadak terbangun karena ada perasaan tidak nyaman dari kandung kemih. Akhirnya mau tidak mau Anda harus ke kamar mandi untuk mengeluarkan urine.

  1. Kerap Mengalami Infeksi Saluran Kemih

Kadar gula di dalam darah yang cukup tinggi menyebabkan gangguan lain di sekitar saluran kemih. Infeksi bisa terjadi di sana karena bakteri mudah sekali masuk akibat pH vagina yang berubah dan flora normal yang ada di dalamnya mati atau berkurang.

Infeksi kandung kemih yang terjadi akibat diabetes biasanya sulit sekali disembuhkan atau sering kambuh. Kalau Anda mengalami kondisi ini coba lihat apakah sering kambuh atau tidak. Jika sering kambuh berarti ada kemungkinan terjadi diabetes.

Sebisa mungkin untuk menjaga kebersihan dari vagina dan selangkangan. Dengan menjaga kebersihan, Anda tidak akan mengalami infeksi saluran kemih yang berbahaya. Pasalnya kalau bakteri sudah banyak bisa saja menjalar sampai menuju ke ginjal. Kalau sampai ke organ ini penanganan serius harus dilakukan.

  1. Penurunan Kemampuan dalam Melihat

Kadar gula yang cukup tinggi di dalam tubuh juga menyebabkan gangguan pada tubuh khususnya mata. Glukosa bisa masuk ke pembuluh darah di mata dan menyebabkan pandangan jadi kabur. Penurunan penglihatan ini biasanya sementara meski bisa terjadi berkali-kali.

Kalau Anda mengalami gangguan penglihatan padahal tidak mengalami mata minus, bisa jadi gangguannya karena diabetes dan naiknya gula di dalam darah. Lebih baik segera memeriksakan diri ke dokter agar segera mendapatkan penanganan yang tepat dan mencegah penyakit semakin parah.

  1. Tubuh Sering Terasa Lemah

Saat tubuh mengalami dehidrasi berkali-kali akibat naiknya gula darah di dalam tubuh, Anda akan sering mengalami lelah. Meski tidak melakukan aktivitas yang terlalu berat, tubuh akan menjadi lemah sehingga Anda sering malas melakukan apa pun karena seperti tidak ada tenaga.

Kondisi lemah dan lemas ini kerap muncul dan susah sekali dihilangkan. Meski sudah beristirahat dengan baik dan makan dengan gizi yang seimbang, rasa lelah tetap muncul dan membuat berbagai kegiatan berjalan tidak maksimal.

  1. Saat Terluka Lama Sembuhnya

Tanda lain yang paling menonjol dan tidak bisa disembunyikan adalah saat terkena luka. Wanita normal biasanya akan mudah menyembuhkan lukanya selama tidak parah. Misal luka tergores mudah sembuh dalam beberapa hari dan tidak mengalami infeksi atau terlihat jadi lembek dan menyebar ke mana-mana.

Kalau seorang wanita memiliki luka di tubuhnya dengan ukuran kecil, tapi tidak kunjung sembuh, ada baiknya waspada. Apalagi kalau suka sampai menyebar ke mana-mana dan mulai memunculkan rasa nyeri yang sangat intens. Bisa jadi gula darah di dalam tubuh memang sedang tinggi.

  1. Sering Nyeri dan Kesemutan di Kaki Tangan

Tanda terakhir yang muncul kalau seorang wanita mengalami diabetes adalah tubuh sering nyeri atau kesemutan. Pada beberapa bagian tubuh hal seperti ini sering muncul dan akhirnya memicu perasaan tidak nyaman. Bahkan, saat tidak melakukan aktivitas intens sekalipun tubuh selalu nyeri.

Kalau Anda merasa mengalami masalah dengan nyeri, kesemutan, dan sejenisnya di tubuh, ada baiknya segera memeriksakan diri. Selain diabetes bisa saja ada gangguan lain. Dengan memeriksakan diri Anda akan tahu dengan jelas apa yang terjadi di tubuh.

Kalau Anda mengalami salah satu atau semua gejala di atas, ada baiknya untuk waspada dan segera memeriksakan kesehatannya. Lebih baik waspada dari awal daripada terjadi apa-apa di belakang, Anda akan kesusahan sendiri.

 

 

Sumber:

  1. Cunha, John P. What is diabetes mellitus?. https://www.medicinenet.com/diabetes_symptoms_in_women/article.htm. (Diakses pada 3 November 2019)
  2. Gotter, Ana dan Valencia Higuera. 2018. How Diabetes Affects Women: Symptoms, Risks, and More. https://www.healthline.com/health/diabetes/symptoms-in-women. (Diakses pada 3 November 2019)
  3. Galan, Nicole. 2018. What are the early signs of type 2 diabetes?. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323185.php. (Diakses pada 3 November 2019)
  4. De Bellefonds, Colleen. 2018. 11 Super-Subtle Signs You Might Actually Have Diabetes. https://www.womenshealthmag.com/health/a19956435/subtle-diabetes-symptoms/. (Diakses pada 3 November 2019)