Obat Tamsulosin: Sediaan, Indikasi, dan Efek Samping

obat tamsulosin
Photo Credit: Sun Pharma & Daily Med

Salah satu penyakit yang menjadi momok untuk pria adalah BPH (benign prostatic hyperplasia) atau dengan kata lain pembesaran pada kelenjar prostat. Pembesaran prostat dapat menghimpit uretra yang merupakan saluran urine dari kandung kemih ke lubang kencing, sehingga dapat menghambat atau menganggu fungsi dari uretra yang merupakan saluran pembuangan urine dan air mani. Setelah Anda tahu mengenai penyakit tersebut, tahukah Anda mengenai jenis pengobatan untuk merawat penyakit BPH? Jika Anda mendatangi dokter, Anda akan disarankan untuk mengkonsumsi obat, salah satunya adalah obat Tamsulosin. Tahukah Anda Tamsulosin obat apa? Obat Tamsulosin adalah obat yang termasuk dalam kelompok obat yang disebut penghambat alfa-adrenergik.

Obat Tamsulosin ini dapat melemaskan otot-otot di prostat dan leher kandung kemih, sehingga lebih mudah buang air kecil. Obat Tamsulosin digunakan untuk memperbaiki kencing yang sulit pada pria dengan benign prostatic hyperplasia (pembesaran prostat). Obat Tamsulosin adalah obat juga dapat digunakan untuk tujuan lain yang tidak tercantum dalam panduan pengobatan ini.

Obat Tamsulosin tidak dijual secara umum di setiap apotek. Jika Anda mendatangi apotek tanpa membawa resep yang telah dituliskan oleh dokter, apoteker tidak akan memberikan obat ini untuk Anda. Obat Tamsulosin adalah obat khusus resep yang hanya bisa didapatkan jika Anda melakukan pemeriksaan dengan dokter terhadap penyakit BPH yang Anda alami.

Penggunaan obat Tamsulosin harus mengikuti anjuran yang telah dokter berikan. Anda juga harus membaca petunjuk dari penggunaan obat yang tertera di dalam kemasan. Baca dengan saksama supaya Anda tidak keliru ketika mengkonsumsi obat ini.

Obat Tamsulosin adalah obat yang Anda konsumsi 30 menit setelah makan. Konsumsi obat ini secara teratur dengan waktu yang tepat setiap harinya dan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter.

Supaya efek atau manfaat dari penggunaan obat dapat terlihat, sekalipun dibutuhkan waktu selama 4 minggu untuk melihat respons tubuh Anda terhadap obat. Jika kondisi Anda sudah membaik, Anda harus tetap melanjutkan pengobatan seperti yang dokter anjurkan.

Anda juga tidak boleh menghentikan pengobatan tanpa ada izin dari dokter terlebih dahulu. Penghentian obat harus dilakukan secara bertahap. Maka dari itu selalu konsultasikan keadaan tubuh Anda dengan dokter selama masa pengobatan.

Manfaat Tamsulosin & Fungsi Tamsulosin

Setelah Anda mengetahui obat Tamsulosin obat apa, Anda juga perlu tahu mengenai manfaat Tamsulosin dan fungsi Tamsulosin. Mengapa? Supaya Anda menjadi konsumen yang cermat sebelum berniat untuk mengkonsumsi obat yang disarankan oleh dokter. Informasi di bawah ini dapat membantu Anda memahami lebih mendalam mengenai kegunaan dari obat Tamsulosin.

Manfaat Tamsulosin adalah meredakan gejala BPH pada pria, seperti sulit mengeluarkan urine, aliran urine lemah, dan rasa ingin selalu berkemih. Selain itu, fungsi dari Tamsulosin adalah mengendurkan otot-otot yang ada dalam prostat dan kandung kemih, sehingga urine dan air mani dapat mengalir lebih mudah.

Setelah Anda mengetahui manfaat dan fungsi dari penggunaan obat Tamsulosin obat apa, Anda juga harus mengetahui tentang sediaan, dosis Tamsulosin, dan juga efek samping yang mungkin saja terjadi dari penggunaan obat tersebut. Simak informasi di bawah ini dengan teliti supaya lebih cermat dalam memahami efek samping yang bisa saja terjadi pada tubuh Anda setelah penggunaan obat ini.

Nama generik: Tamsulosin
Nama dagang: Flomax
Sediaan: Kapsul 0,4 mg

Apa efek samping obat tamsulosin (Flomax) yang mungkin terjadi?

Dapatkan bantuan medis darurat jika Anda memiliki tanda-tanda reaksi alergi ini:

  • Gatal-gatal
  • Sulit bernafas
  • Pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan

Berhenti menggunakan obat tamsulosin dan segera hubungi dokter Anda jika Anda memiliki efek samping yang serius ini:

Efek samping yang kurang serius bisa meliputi:

  • Pusing ringan
  • Kelemahan, kantuk
  • Sakit kepala
  • Mual, diare
  • Sakit punggung
  • Penglihatan kabur
  • Masalah gigi
  • Masalah tidur (insomnia)
  • Ejakulasi abnormal, dorongan seksual menurun
  • Pilek, sakit tenggorokan, batuk

Ini bukan daftar lengkap efek samping dan yang lainnya mungkin terjadi. Hubungi dokter Anda untuk mendapatkan saran medis tentang efek samping. Carilah bantuan medis darurat atau hubungi bantuan keracunan segera di nomor (021) 4250767 atau (021) 4227875.

Mengetahui fungsi Tamsulosin dan manfaat Tamsulosin sangat penting agar Anda dapat memanfaatkan obat ini dengan tepat. Jangan lupa, selalu gunakan obat Tamsulosin sesuai dengan anjuran dan petunjuk dokter. Jangan memulai atau menghentikan pengobatan/terapi obat Tamsulosin ini tanpa disertai dengan pengawasan dokter. Jika terjadi efek samping yang serius, segera hubungi dokter untuk mendapatkan perawatan medis yang tepat.

Untuk Anda yang masih ingin mengetahui lebih lanjut tentang obat Tamsulosin, Anda dapat membaca informasi selengkapnya tentang obat Tamsulosin pada halaman selanjutnya.

Obat Tamsulosin – Halaman Selanjutnya :   1   2   3   4