Terbit: 11 September 2020
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

Tamoxifen adalah obat yang digunakan untuk mengobati kanker payudara pada wanita dan pria. Ketahui informasi selengkapnya tentang fungsi obat, peringatan, cara pakai, efek samping, dan lainnya di bawah ini!

Tamoxifen: Fungsi, Dosis, Cara Pakai, Efek Samping, dll

Rangkuman Informasi Obat Tamoxifen

Berikut ini adalah rangkuman informasi umum tentang obat tamoxifen:

 Nama Obat Tamoxifen
 Kandungan Obat Tamoxifen citrate USP
 Kelas Obat Terapi hormonal
 Kategori Obat Obat resep
 Manfaat Obat
  • Terapi kanker payudara
  • Menurunkan risiko kanker payudara pada wanita yang berisiko tinggi
 Kontraindikasi Hipersensitif
 Sediaan Obat Tablet
 Harga Obat Rp500.000/30 tablet

Harga obat ini mungkin berbeda di setiap apotek.

Tamoxifen Obat Apa?

Tamoxifen adalah obat yang digunakan untuk mengatasi kanker payudara baik pada wanita maupun pria. Obat ini dapat menurunkan risiko kanker payudara kambuh setelah operasi atau berkembang di payudara lainnya. Obat ini juga dapat mengontrol kanker payudara stadium lanjut untuk beberapa waktu.

Obat terkadang digunakan untuk wanita yang memiliki risiko tinggi terkena kanker payudara karena usia, riwayat kesehatan pribadi, dan riwayat kesehatan keluarga. Ini untuk mencegah berkembangnya kanker payudara.

Obat ini termasuk ke dalam kelas obat yang dikenal sebagai antiestrogen. Obat bekerja menghambat aktivitas estrogen (hormon wanita) di payudara dan dapat menghentikan pertumbuhan beberapa tumor payudara yang membutuhkan estrogen untuk tumbuh.

Fungsi Tamoxifen

Sejak disetujui di tahun 1998, tamoxifen adalah obat yang telah digunakan untuk merawat jutaan wanita dan pria yang memiliki kanker payudara.

Berikut ini fungsi dari penggunaan tamoxifen:

  • Mengurangi risiko kekambuhan kanker payudara sekitar 40% sampai 50% pada wanita pascamenopause dan sekitar 30% sampai 50% pada wanita pramenopause.
  • Mengurangi risiko kanker baru berkembang di payudara bagian lain sekitar 50%.
  • Mengecilkan ukuran tumor pada payudara yang termasuk besar sebelum menjalani operasi.
  • Memperlambat atau menghentikan pertumbuhan kanker payudara pada wanita pra dan pascamenopause.
  • Mengurangi risiko kanker payudara pada wanita yang memiliki risiko lebih tinggi kanker payudara.

Peringatan Tamoxifen

Tamoxifen adalah obat yang dapat meningkatkan risiko kondisi serius dan mengancam jiwa, termasuk kanker rahim, pembekuan darah, stroke, atau bahkan bisa berakibat fatal. Sebaiknya berkonsultasi dengan dokter tentang potensi manfaat dan risiko obat ini.

Berikut ini beberapa peringatan tamoxifen lainnya:

  • Katarak. Obat ini dapat meningkatkan risiko terkena katarak atau memerlukan operasi katarak.
  • Masalah hati. Obat ini dapat meningkatkan risiko masalah pada hati. Tanda dan gejala masalah hati termasuk hilangnya nafsu makan dan menguningnya kulit atau bagian putih mata.
  • Pengencer darah. Jika minum obat pengencer darah, obat ini dapat meningkatkan jumlah obat dalam tubuh, sehingga rentan mengalami pendarahan. Jika menderita karsinoma ductal carcinoma in situ (DCIS) atau riwayat penggumpalan darah dan harus mengonsumsi pengencer darah, Anda tidak boleh menggunakan obat ini.
  • Alergi. Obat ini dapat menyebabkan reaksi alergi yang parah. Gejalanya adalah sesak napas, pembengkakan tenggorokan atau lidah, dan gatal-gatal. Jika mengalami gejala ini, segera hubungi dokter. Jangan minum obat ini lagi jika pernah mengalami alergi terhadap obat ini. Kembali menggunakannya bisa berakibat fatal atau bahkan kematian.

Baca Juga: Kanker Payudara: Gejala, Penyebab, Cara Mengobati, Pencegahan, dll

Interaksi Tamoxifen dengan Obat Lainnya

Obat ini dapat berinteraksi dengan obat lain, vitamin, atau obat herbal. Interaksi adalah ketika suatu zat mengubah cara kerja obat. Interaksi obat bisa berbahaya atau menghambat obat bekerja dengan baik.

Guna membantu menghindari interaksi, dokter harus mengelola semua obat pasien dengan hati-hati. Pastikan memberi tahu dokter tentang semua obat, vitamin, atau obat herbal yang sedang digunakan.

Untuk mengetahui bagaimana obat ini dapat berinteraksi dengan obat lain yang dikonsumsi, konsultasikan dengan dokter atau apoteker.

Berikut sejumlah obat yang dapat menyebabkan interaksi dengan tamoxifen:

  • Aminoglutethimide
  • Warfarin
  • Bromocriptine
  • Letrozole
  • Anastrozole
  • Doxorubicin
  • Daunorubicin
  • Vincristine
  • Vinblastine
  • Cyclophosphamide
  • Cisplatin
  • Phenobarbital
  • Fosphenytoin
  • Phenytoin
  • Rifampin
  • Rifabutin
  • Rifapentine

Efek Samping Tamoxifen

Tamoxifen adalah obat yang menyebabkan beberapa efek samping serius, termasuk pembekuan darah, stroke, dan kanker endometrium. Jika diresepkan obat ini sebagai bagian dari rencana perawatan, beri tahu dokter jika Anda merokok atau memiliki riwayat pembekuan darah atau serangan jantung.

Segera hubungi dokter jika mengalami efek samping tamoxifen berikut:

  • Perdarahan atau keputihan abnormal
  • Nyeri atau tekanan di panggul
  • Pembengkakan atau nyeri di kaki
  • Masalah penglihatan
  • Pusing
  • Sakit kepala berat mendadak
  • Nyeri dada
  • Sesak napas
  • Kelemahan, kesemutan, atau mati rasa di wajah, lengan, atau kaki
  • Kesulitan berbicara atau memahami perkataan

Sedangkan efek samping tamoxifen yang paling umum, di antaranya:

  • Peningkatan nyeri pada tumor dan tulang
  • Hot flashes (sensasi kepanasan dalam tubuh)
  • Mual
  • Kelelahan
  • Depresi
  • Perubahan suasana hati (mood)
  • Sakit kepala
  • Kulit kering
  • Rambut menipis
  • Sembelit
  • Kehilangan libido

Dosis Tamoxifen

Dosis, bentuk, dan seberapa sering mengonsumsi obat ini bergantung pada usia, kondisi yang sedang dirawat, seberapa parah kondisi, kondisi medis lain yang diderita, dan bagaimana Anda bereaksi terhadap dosis pertama.

Berikut ini dosis tamoxifen berdasarkan kondisi:

1. Dosis untuk Kanker Payudara Metastatik

Sediaan obat berupa tablet oral dengan kekuatan 10 miligram dan 20 miligram. Dosis diberikan untuk dewasa berusia 18 tahun ke atas.

Dosis yang direkomendasikan khusus adalah 20-40 miligram per hari yang diminum dalam satu atau terbagi selama 5 tahun. Jika mengonsumsi lebih dari 20 miligram per hari, sebaiknya konsumsi setengah dosis di pagi hari dan setengah dari dosis di malam hari.

2. Dosis untuk Pengobatan Adjuvan Kanker Payudara

Dosis tamoxifen tablet oral dengan kekuatan 10 miligram diberikan untuk dewasa berusia 18 tahun ke atas.

Dosis khusus yang disarankan adalah 20-40 miligram per hari yang diminum dalam satu atau terbagi selama 5 tahun. Jika mengonsumsi lebih dari 20 miligram per hari, konsumsi setengah dosis di pagi hari dan setengah dari dosis di malam hari.

3. Dosis untuk Ductal Carcinoma in Situ (DCIS)

Obat dengan kekuatan 10 miligram untuk dewasa usia 18 tahun ke atas. Dosis yang direkomendasikan adalah 20 miligram sekali sehari.

4. Dosis untuk Pengurangan Risiko Kanker Payudara pada Wanita Berisiko Tinggi

Obat dengan kekuatan 10 miligram diberikan untuk dewasa berusia 18 tahun ke atas. Dosis yang disarankan sebanyak 20 miligram sekali sehari.

Sedangkan untuk anak-anak di bawah usia 18 tahun, dosis tamoxifen yang aman dan efektif belum ditentukan.

Baca Juga: 8 Ciri-Ciri Kanker Payudara yang Mudah Dikenali (Hati-Hati)

Cara Pakai Obat Tamoxifen

Berikut ini adalah beberapa cara aman mengonsumsi obat tamoxifen:

  • Sebelum menggunakan obat ini, pastikan memahami semua risiko dan manfaatnya.
  • Baca dan ikuti instruksi pada kemasan obat, atau tanyakan kepada dokter jika memiliki pertanyaan.
  • Minum obat sesuai yang diarahkan dokter.
  • Jangan menggunakan obat lebih banyak, lebih sering, dan lebih lama dari yang disarankan dokter.
  • Jangan merusak, membelah, menghancurkan, atau mengunyahnya.
  • Minum obat dengan atau tanpa makanan.

Petunjuk Penyimpanan Tamoxifen

Simpan obat dengan baik dan jangan menyimpannya sembarangan karena dapat merusak atau mengurangi fungsi obat. Berikut ini beberapa petunjuk cara menyimpan obat yang benar:

  • Menyimpan obat di tempat kering dan sejuk. Sebaiknya dengan kisaran suhu 20°C-25°C.
  • Simpan obat dalam wadah tertutup pada suhu kamar, jauh dari panas, lembap, berair, dan cahaya matahari langsung.
  • Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak.
  • Jangan menyimpan obat yang sudah kedaluwarsa atau obat yang tidak lagi dibutuhkan.
  • Tanyakan kepada dokter atau apoteker tentang bagaimana harus membuang obat yang sudah tidak digunakan.

 

  1. Anonim. 2020. Tamoxifen. https://www.drugs.com/pro/tamoxifen.html#:~:text=Each%20tablet%20contains%2015.2%20mg,to%2020%20mg%20of%20Tamoxifen. (Diakses pada 11 September 2020)
  2. Anonim. 2020. Tamoxifen (Brand Names: Nolvadex, Soltamox). https://www.breastcancer.org/treatment/hormonal/serms/tamoxifen. (Diakses pada 11 September 2020)
  3. Anonim. 2018. Tamoxifen. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a682414.html. (Diakses pada 11 September 2020)
  4. Anonim. Tanpa Tahun. Tamoxifen Citrate. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-4497/tamoxifen-oral/details. (Diakses pada 11 September 2020)
  5. Anonim. Tanpa Tahun. Tamoxifen (Oral Route). https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/tamoxifen-oral-route/description/drg-20066208. (Diakses pada 11 September 2020)
  6. University of Illinois-Chicago, Drug Information Group. 2020. Tamoxifen, Oral Tablet. https://www.healthline.com/health/tamoxifen-oral-tablet. (Diakses pada 11 September 2020)


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi