Terbit: 16 Agustus 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Terkadang kita tanpa sengaja menelan ulat saat mengonsumsi sayur atau buah-buahan. Memang, serangga ini bisa ditemukan pada beberapa jenis bahan makanan sehat ini. Jika sampai kita menelan atau menggigitnya, hal ini tentu sangat menjijikkan, bukan, namun apakah hal ini juga bisa membahayakan kesehatan?

Tak Sengaja Telan Ulat Saat Makan Sayur atau Buah, Berbahayakah?

Dilansir dari Malang Voice, pakar kesehatan menyebutkan bahwa jika kita sampai tidak sengaja menelan ulat yang ada dalam sayur atau buah yang kita konsumsi, kita tidak perlu khawatir karena hal ini tidak akan membahayakan kesehatan. Hanya saja, kondisi ini tentu akan membuat kita jijik dan kehilangan selera makan.

Sistem pencernaan manusia memiliki pertahanan yang sangat baik untuk mengatasi berbagai benda asing. Hal ini berarti, bagian dari tubuh ulat yang tertelan ini akan bisa segera dihancurkan oleh asam lambung begitu mencapai perut.

Ulat, belatung, lalat, dan berbagai hewan lain ini juga akan mati begitu terkena asam lambung. Hal ini berarti, jika ada yang berkata bahwa hewan ini bisa merusak bagian dalam perut kita, hal ini sama sekali tidak benar.

Mengingat ulat seringkali ditemukan dalam sayur dan buah-buahan, ada baiknya kita harus benar-benar teliti saat mencucinya sebelum memasak. Pastikan untuk mengecek hingga ke sela-sela sayuran demi memastikan berbagai kotoran dan hewan yang menempel bisa dihilangkan.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Kids Baby - Advertisement

Selain itu, ada baiknya kita juga mengurangi konsumsi makanan olahan kalengan karena bisa jadi di dalam bahan makanan ini terdapat ulat, cacing, dan binatang lainnya. Kita tentu pernah mendengar kasus adanya hewan seperti cacing berukuran kecil yang ada di dalam makanan kalengan, bukan?

Memang, biasanya hewan-hewan yang sudah mati ini tidak akan menyebabkan masalah kesehatan apapun meski sudah tertelan, namun jika kita mulai mengalami gejala seperti gatal-gatal, batuk, hingga demam, ada baiknya kita memeriksakan kondisi kesehatan ke dokter.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi