Jika kita berbicara tentang kanker paru, maka hal pertama yang akan terpikirkan biasanya adalah masalah kesehatan yang disebabkan oleh kebiasaan merokok. Hanya saja, apakah benar jika mereka yang tidak merokok pasti akan terbebas dari risiko penyakit mematikan ini?

kanker-paru-doktersehat

Tidak Merokok akan Terbebas dari Risiko Kanker Paru?

Penelitian terbaru yang dilakukan oleh Rayjean Hung dari Lunenfeld-Tanenbaum Research Institute, Toronto, Kanada, menghasilkan fakta bahwa sistem kekebalan tubuh memiliki peran besar dalam risiko kanker paru orang yang tidak merokok. Jika sistem kekebalannya cenderung melemah atau tidak normal, maka risiko untuk terkena kanker paru anak naik dengan signifikan meski tak pernah merokok.

Hung menyebut sistem kekebalan tubuh memberikan perlindungan bagi risiko terkena peradangan. Jika sampai peradangan berlangsung di saluran pernapasan, bisa saja berujung pada datangnya kanker paru.

Fakta ini terungkap dalam penelitian yang melibatkan sekitar 80 ribu orang. Para partisipan ini dicek hingga ke level gen untuk mengetahui berbagai hal yang bisa meningkatkan risiko terkena kanker paru atau gangguan paru-paru lainnya. Ternyata, penyakit paru obstruktif kronis (COPD) juga terkait dengan risiko kanker paru-paru. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya kasus COPD pada 70 persen penderita kanker paru.

‚ÄúPenelitian yang kami lakukan menghasilkan fakta bahwa merokok bukanlah satu-satunya penyebab dari kanker paru. Ada beberapa hal lain yang bisa menjadi pemicunya, namun jika kita mampu menjaga sistem kekebalan tubuh tetap prima, risikonya bisa ditekan dengan signifikan,” ucap Hung.

Dalam penelitian yang kemudian dipublikasikan dalam Nature Communications Journal ini, disebutkan bahwa mereka yang mengalami masalah sistem kekebalan tubuh sebaiknya mendapatkan perhatian lebih, khususnya dalam hal mencegah datangnya kanker paru.

Beberapa Cara yang Bisa Dilakukan Demi Mencegah Kanker Paru

Pakar kesehatan menyebut ada beberapa cara yang bisa kita lakukan demi mencegah datangnya kanker paru, penyakit yang bisa meningkatkan risiko terkena kematian dini.

Berikut adalah cara-cara tersebut.

  1. Menghindari Asap Rokok

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, merokok adalah faktor utama dari datangnya kanker paru. Bahkan, 90 persen kasus kanker paru di Amerika Serikat ternya dipicu oleh kebiasaan buruk ini. Bahkan, tak hanya orang aktif merokok, mereka yang sebenarnya tidak merokok namun sering terpapar asap rokok akibat faktor lingkungan juga memiliki risiko lebih besar terkena kanker paru.

Mau tidak mau, kita harus benar-benar berhenti merokok atau lebih cermat dalam mengecek kondisi rumah atau tempat aktivitas lainnya agar tidak mudah terpapar asap rokok jika ingin mencegah datangnya penyakit ini.

  1. Menghindari Alkohol

Alkohol tak hanya buruk bagi kesehatan liver atau pencernaan. Dalam realitanya, sering mengonsumsinya juga bisa meningkatkan risiko terkena kanker paru dengan signifikan lho. Sebaiknya memang kita menghindari minuman ini.

  1. Menghindari Polusi Udara

Sering terpapar polusi udara ternyata bisa membuat kita lebih rentan terkena paru-paru, lho. Apalagi jika kita malas memakai masker saat berada di dekat jalan raya, memakai tranportasi umum, atau memakai alat transportasi sendiri seperti sepeda motor. Pastikan untuk sering memakainya di saat-saat tersebut.

  1. Makan Makanan Bergizi

Konsumsilah lebih banyak sayuran atau buah-buahan yang tinggi antioksidan. Kandungan ini bisa membuat sistem kekebalan tubuh menjadi lebih kuat. Semakin kuat sistem imun tubuh, semakin menurun pula risiko terkena kanker paru dan berbagai penyakit lainnya.

  1. Rutin Berolahraga

Sebagaimana makan sayur dan buah, rutin berolahraga bisa membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh yang bisa mencegah datangnya kanker paru.

 

Sumber

  1. Reinberg, Steven. 2020. Faulty Immune System May Lead to Lung Cancer. https://www.webmd.com/lung-cancer/news/20200124/faulty-immune-system-may-lead-to-lung-cancer (Diakses pada 29 Januari 2020).