Tak Hanya Berbahaya Bagi Tulang, Kurang Vitamin D Juga Bisa Memicu Diabetes Lho!

vitamin-d-doktersehat
Photo Credit Flickr.com/Emmie Enriquez

DokterSehat.Com– Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan oleh pakar kesehatan dari Seoul National University menghasilkan fakta mengejutkan tentang bahaya kekurangan dari vitamin D. Kebanyakan orang berpikir jika kekurangan vitamin ini hanya akan memberikan dampak buruk bagi kesehatan tulang. Padahal, hal ini juga bisa memicu datangnya diabetes!

Dalam penelitian yang melibatkan 903 orang ini, para partisipan ini diukur kadar gula darah, glukosa plasma, sekaligus toleransi glukosa dalam tubuhnya. Pengukuran ini dilakukan pada tahun 1997 hingga 1999 dan kembali dilakukan hingga 2009. Hasilnya adalah, 47 orang mengalami diabetes dan 337 lainnya mengalami pra-diabetes di akhir penelitian.

Salah satu peneliti yang terlibat, Dr. Sue K Park berkata bahwa para partisipan yang mengalami kekurangan vitamin D, tepatnya yang memiliki 30 nanogram per millimeter calcifediol dan 25-hydroxyvitamin D, mengalami peningkatan terkena risiko diabetes hingga 3 kali lipat.

Penelitian lain yang dipublikasikan dalam jurnal pada tahun 2006 silam menyebutkan bahwa gaya hidup masyarakat memang bisa memicu masalah kekurangan vitamin D. Selain itu, penelitian lainnya yang dilakukan pada 2008 juga menemukan fakta menarik yang mereka mereka yang mengalami obesitas dan perut membuncit cenderung mengalami kekurangan vitamin D.

Orang dengan masalah kolesterol tinggi juga cenderung mengalami masalah kekurangan vitamin D. Namun, penderita masalah kolesterol tinggi yang rutin mengonsumsi obat penurun kolesterol cenderung memiliki kadar vitamin D yang lebih baik.

Pakar kesehatan dari Cambridge University menyebutkan bahwa vitamin D memiliki peran lebih besar dari sekadar menyehatkan tulang. Mencukupinya kebutuhan vitamin ini juga bisa menurunkan risiko terkena penyakit berbahaya seperti penyakit jantung, flu, multiple sclerosis, dan depresi.

Melihat adanya fakta ini, sering-sering berjemur di pagi hari agar bisa mendapatkan vitamin D ya?